Menu ✖

Mode Gelap
Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025 Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026 Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

MEGAPOLITAN

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

badge-check


 Suasana di Jakarta Perbesar

Suasana di Jakarta

Wartatrans.com, JAKARTA – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan terdeteksi memasuki atmosfer Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Temuan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ini bertepatan dengan memburuknya kualitas udara Ibu Kota, tetapi belum membuktikan bahwa asap karhutla menjadi penyebab peningkatan polutan di permukaan.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengonfirmasi keberadaan asap tersebut.

“Betul, sudah masuk (Jakarta), asap Karhutla yang dari Kalimantan, tetapi, masih di lapisan atmosfer atas,” kata Guswanto.

Dia mengingatkan, citra satelit tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan tingkat paparan yang dialami masyarakat.

“Yang paling menentukan risiko kesehatan adalah data kualitas udara (PM2.5/AQI) saat itu, bukan hanya citra satelit sebaran asap,” ujarnya.

Data stasiun pemantauan BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat, mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 sebesar 69,3 mikrogram per meter kubik pada Jumat pukul 08.00 WIB.

Nilai tersebut menghasilkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) 108, kategori tidak sehat.

Pengukuran itu menunjukkan kondisi udara di Kemayoran sebelum citra sebaran asap diterbitkan pada pukul 13.00 WIB.

Karena itu, angka tersebut tidak dapat dipakai untuk menyimpulkan bahwa asap karhutla menyebabkan peningkatan PM2.5 di permukaan Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga mengakui kualitas udara Ibu Kota memburuk dalam beberapa hari terakhir.

“Yang pertama, saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi asap kita, kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk,” ucap Pramono.

Sebagai langkah antisipasi, dia memerintahkan penyiagaan 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan berkaitan dengan kondisi cuaca, termasuk masalah pernapasan.

Namun, kesiagaan fasilitas kesehatan tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya lonjakan kasus akibat asap karhutla.

Dari sisi kesehatan, dokter spesialis paru Feni Fitriani Taufik, yang berpraktik di RSUP Persahabatan dan mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengingatkan risiko paparan asap bagi kelompok rentan.

“Kelompok-kelompok yang sangat mudah terdampak baik oleh efek jangka pendek maupun jangka panjang akibat kebakaran hutan. Jadi, pada keluarga-keluarga yang memiliki kelompok rentan tersebut harus lebih waspada,” kata Feni, Rabu (26/8/2026).

Kelompok yang perlu mendapat perhatian meliputi anak-anak, balita, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit kronis saluran pernapasan dan jantung.

Bagi pemerintah daerah, tantangan berikutnya ialah memastikan apakah sebaran asap di atmosfer berlanjut menjadi peningkatan polutan di permukaan.

Pemantauan PM2.5 secara berkala dan analisis pergerakan asap diperlukan agar respons kesehatan masyarakat serta kebijakan pengendalian polusi didasarkan pada bukti. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen

16 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Prabowo Ganti Kepala BNPB di Tengah Kasus OTT KPK, Kristomei Dituntut Benahi Internal

15 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Karena Dianggap Cacat Hukum, Yon Bayu Wahyono Desak Pemilihan Ulang DKJ, DPRD Jakarta Siap Panggil Pihak Terkait

15 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Dana Bencana Diduga Jadi Bancakan, KPK Bongkar Korupsi di BNPB: Lima Tersangka, Rp3,3 Miliar Disita

15 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Lagi dan Lagi, KPK Melakukan OTT di Jawa Tengah

15 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Sambut Lima Abad Jakarta, CGR Dorong  Penguatan Identitas Budaya Betawi 

14 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran

14 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Kabut Asap Kepung Papua Barat, 193 Titik Panas Terdeteksi, Ratusan Warga Terserang ISPA

14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan

14 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pembiayaan Elektrifikasi Transjakarta Rp5,07 Triliun

13 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Trending di JALUR