Wartatrans.com, BARANG HARI — Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Batang Hari resmi dilantik. Kepengurusan baru tersebut dipimpin Eso Pamenan sebagai ketua.
Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi APPSI Batang Hari untuk memperkuat posisi pedagang pasar sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif dengan pemerintah daerah, pengelola pasar dan berbagai pemangku kepentingan.
Ketua DPW APPSI Provinsi Jambi, Ari Budhi Pratiwi (Riri), menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPD APPSI Batang Hari yang baru dilantik. Ia berharap organisasi tersebut tidak berhenti sebagai wadah berhimpun para pedagang, tetapi mampu menghadirkan manfaat yang konkret.
“APPSI harus hadir untuk memajukan pedagang pasar. Kita ingin membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola pasar dan seluruh stakeholder agar berbagai persoalan yang dihadapi pedagang dapat dicarikan solusi bersama,” ujar Riri.
Menurutnya, dinamika pasar rakyat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas jual beli. Berbagai persoalan yang muncul membutuhkan komunikasi dan koordinasi lintas sektor.
Sejumlah isu yang perlu mendapat perhatian antara lain keamanan pasar, pengelolaan parkir, fluktuasi harga, ketersediaan kebutuhan pokok serta akses pedagang terhadap komoditas dengan harga yang lebih terjangkau.
Karena itu, keberadaan organisasi pedagang dinilai penting sebagai jembatan komunikasi antara pedagang dengan pemerintah maupun pihak-pihak terkait.
Riri mendorong pengurus DPD APPSI Batang Hari membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh pihak. Menurutnya, penguatan organisasi harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan pedagang.
Pasar rakyat memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Di dalamnya terdapat aktivitas perdagangan yang melibatkan pedagang kecil, pelaku UMKM, pemasok hingga konsumen.
Dengan kepengurusan baru, APPSI Batang Hari diharapkan mampu menjadi wadah yang aktif menyerap aspirasi pedagang sekaligus mendorong lahirnya solusi atas berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.
Pelantikan pengurus tersebut sekaligus menandai dimulainya kerja organisasi untuk memperkuat keberadaan pedagang pasar dan mendorong pasar rakyat tetap menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.*** (Dull)
Sumber: Gaperta.id

























