Menu ✖

Mode Gelap
Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas? Dua KA Babaranjang Bertabrakan di OKU Sumsel, Sejumlah Lokomotif dan Gerbong Anjlok APPSI Kalbar Didorong Turun ke Pasar, Lindungi Pedagang dari Premanisme dan Beban Usaha Konsolidasi ke Jawa Tengah, BRSN DPP PKS Perkuat Koordinasi Program Join PKS Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota Nina Nugroho Sulap Tenun Makassar Jadi Busana Modern, Filosofi Kehormatan dan Harmoni Jadi Inspirasi

PERON

Dua KA Babaranjang Bertabrakan di OKU Sumsel, Sejumlah Lokomotif dan Gerbong Anjlok

badge-check


 Dua kereta api pengangkut batu bara rangkaian panjang (babaranjang) mengalami kecelakaan di emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026) dini hari. (Polres OKU) Perbesar

Dua kereta api pengangkut batu bara rangkaian panjang (babaranjang) mengalami kecelakaan di emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026) dini hari. (Polres OKU)

Wartatrans.com, PALEMBANG – Dua kereta api (KA) pengangkut batu bara rangkaian panjang (babaranjang) bertabrakan di emplasemen Stasiun Talang Baru, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026) dini hari.

Insiden tersebut menyebabkan sejumlah lokomotif dan gerbong anjlok hingga terguling serta dua awak kereta mengalami luka-luka.

Dikutip dari Antara, Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela mengatakan, kecelakaan yang melibatkan KA 4045 dan KA 4136 itu terjadi sekitar pukul 02.32 WIB di KM 272+5/7, jalur 1 emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan.

“Berdasarkan laporan awal, kecelakaan terjadi ketika KA 4045 memasuki jalur 1 dan menabrak KA 4136 yang sedang berhenti di jalur tersebut,” demikian laporan awal yang disampaikan kepolisian.

Benturan keras mengakibatkan dua lokomotif KA 4045 terguling dan tiga gerbongnya anjlok. Sementara itu, satu lokomotif KA 4136 anjlok dan 12 gerbong lainnya terguling.

Helmy menjelaskan, kecelakaan tersebut mengakibatkan masinis KA 4045, Cokro Waskito (37), mengalami memar di bagian kepala. Adapun asisten masinisnya, Ahmad Marjuki (23), mengalami luka robek di sisi kanan kepala.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Masinis dan asisten masinis dari kedua kereta hanya mengalami luka-luka,” katanya.

KA 4136 diketahui diawaki masinis Hendri Okta Riandi (35) dan asisten masinis Arya Nur Dika (23).

Informasi awal mengenai kecelakaan tersebut diterima dari personel Koramil 403-02/Peninjauan, yakni Sertu Padri dan Serka Anas Bahtiar.

Hingga laporan awal disampaikan, penyebab KA 4045 memasuki jalur yang ditempati KA 4136 belum diketahui. Penyebab pasti tabrakan tersebut masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KAI Services Perluas Pasar Kuliner Kereta Lewat Pameran Pangan Nusa 2026

15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

KAI Benahi Stasiun Gambir Jelang Nataru, Toilet Utara Ditargetkan Rampung November

15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Platform Time Out Sebut Penumpang LRT Jakarta Juli 2026 Turun 6,81%

15 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Angkutan Semen dan Klinker KAI Tembus 1,82 Juta Ton dalam Sembilan Bulan

15 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Stasiun di Jawa dan Sumatra Ramai, Bogor Paledang Catat Pertumbuhan Tertinggi

15 Oktober 2026 - 11:57 WIB

KCIC Bangun Dua Akses Baru ke Stasiun Whoosh Karawang, Hubungkan Trans Heksa dan Deltamas

14 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Barang Tertinggal di Kereta Api? Ini Cara Melapor dan Mengambilnya Lewat Layanan KAI

14 Oktober 2026 - 19:10 WIB

KAI Daop 1 Catat 3.634 Barang Tertinggal Senilai Rp4,46 Miliar, 2.089 Dikembalikan

14 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi, KAI Commuter Minta Pengguna Tak Berjalan

14 Oktober 2026 - 09:00 WIB

KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan

13 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Trending di PERON