Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter kembali mengoperasikan eskalator menuju peron 5 Stasiun Duri pada Rabu (14/10/2026), setelah fasilitas tersebut mengalami gangguan sejak 3 Oktober lalu.
Pengguna Commuter Line kini dapat memanfaatkan kembali fasilitas itu setelah perbaikan dan pemeriksaan kelayakan selesai dilakukan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, perbaikan dilakukan secara intensif oleh tim teknis hingga eskalator dipastikan berfungsi dengan baik. Proses perbaikan juga telah melewati pemeriksaan atau riksa kelayakan oleh pihak eksternal.
“Tanpa mengabaikan aspek keselamatan, perbaikan fasilitas ini selesai lebih cepat dari target di minggu ketiga bulan ini,” jelas Karina.
Pengoperasian kembali eskalator tersebut penting untuk mendukung mobilitas pengguna di Stasiun Duri, yang melayani lebih dari 13 ribu pengguna transit setiap hari. Selain eskalator, perpindahan menuju dan dari peron 5 juga didukung tangga manual serta lift khusus pengguna prioritas.
Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, gangguan terjadi pada sistem penggerak eskalator. Salah satu faktor yang menjadi perhatian ialah hentakan beban ketika pengguna berlari atau berjalan saat menggunakan fasilitas tersebut. Kebiasaan itu dinilai dapat mempercepat kerusakan komponen sekaligus meningkatkan risiko keselamatan.
Karina menegaskan, pengguna Commuter Line diimbau untuk tetap diam saat berada di eskalator dan tidak berjalan maupun berlari selama menggunakan fasilitas tersebut.
“Dengan pertimbangan mengacu pada kajian dan keselamatan, KAI Commuter menegaskan bahwa saat ini pengguna diimbau untuk tertib dengan diam atau tidak berjalan atau berlari ketika berada di eskalator. Tujuannya adalah untuk keselamatan bersama pada saat menggunakan eskalator. Bagi pengguna yang terburu-buru bisa menggunakan tangga manual,” imbau Karina.
KAI Commuter menyatakan akan terus mengevaluasi dan merawat fasilitas pelayanan di Stasiun Duri maupun stasiun lainnya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna.
Karina kembali mengingatkan pengguna yang melakukan transit atau berpindah peron agar tidak terburu-buru dan selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat menggunakan eskalator.(fahmi)


























