Menu ✖

Mode Gelap
KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati KAI: Lima Stasiun di Dekat Pelabuhan Catat Hampir 12 Juta Aktivitas Pelanggan KAI Angkut 4,44 Juta Ton Petikemas, Naik 19,57 Persen KKP-BPOM Bersinergi Jamin Keamanan Produk Perikanan untuk MBG KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tempatkan Petugas Jaga di Lima Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Uncategorized

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

badge-check


 Penandatanganan antara KDMP Bumatik ikan lele dan tilapia dengan SPPG di Kota Semarang. (Ist) Perbesar

Penandatanganan antara KDMP Bumatik ikan lele dan tilapia dengan SPPG di Kota Semarang. (Ist)

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong ikan nila dan lele hasil budi daya ikan darat tematik dari 100 lokasi berbasis bioflok, diolah menjadi produk siap masak (ready to cook) berkualitas. Langkah tersebut untuk menjawab kebutuhan variasi produk perikanan di tengah masyarakat, sekaligus untuk memasok kebutuhan ikan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Komoditas hasil budi daya ikan darat tematik yang dikembangkan KKP saat ini, yaitu lele dan nila, perlu ditangani dan diolah menjadi produk bernilai tambah, bermutu, aman, serta memenuhi permintaan dapur SPPG. Jika ini terpenuhi, para offtaker, termasuk dapur SPPG, akan semakin tertarik untuk menyerap produknya,” jelas Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Jumat (9/10).

Salah satu upaya yang dilakukan KKP yakni menggelar Bimbingan Teknis Diversifikasi dan Nilai Tambah Komoditas Perikanan Berbasis Budi Daya Tematik di Semarang, Jawa Tengah belum lama ini. Kegiatan tersebut melibatkan pengelola budi daya ikan darat tematik berbasis bioflok di 100 lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pulau Jawa, serta calon offtaker dari SPPG, hotel dan restoran, jasa boga, hingga ritel.

Pertemuan itu menghasilkan 15 Letter of Interest (LoI) dan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) penjualan produk olahan lele siap masak antara KDKMP dengan SPPG di Kudus dan Rembang, Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Erwin Dwiyana menambahkan, produk dengan konsep ready to cook, ready to serve, dan ready to eat menjadi tren pasar saat ini. Tentunya dengan tetap mengutamakan mutu, keamanan, dan kandungan gizi pangan.

“SPPG, hotel, restoran, ritel dan jasa boga merupakan pasar potensial. Kami ingin unit usaha pengelolanya tidak hanya mampu memproduksi ikan, tetapi juga menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Erwin.

Sebagai ilustrasi, untuk Kota Semarang, diperkirakan membutuhkan sekitar 36 ton ikan, jika 180 SPPG yang ada masing-masing menyerap sekitar 200 kilogram ikan untuk satu kali penyajian menu ikan. Dengan asumsi harga lele siap masak Rp25.000 per kilogram, nilai pasar yang terbentuk dapat mencapai Rp900 juta untuk satu kali penyajian.

Peluang tersebut semakin terbuka sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN), yang turut mendorong penyediaan menu ikan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).

(fahmi)

Baca Lainnya

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

6 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

21 September 2026 - 21:53 WIB

Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun

21 September 2026 - 21:47 WIB

Trending di Uncategorized