Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

EKOBIS

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

badge-check


 Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026 Perbesar

Wartatrans.com, MALAYSIA — Praktik pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi syariah Indonesia mendapat ruang dalam The 1st International Islamic Cooperative Forum (IICF) 2026 yang digelar di Universitas Islam Selangor (UIS), Malaysia, Selasa, 29 September 2026.

Forum internasional yang mempertemukan praktisi dan pembicara dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand tersebut diselenggarakan oleh Institut Koperasi Malaysia (IKMa), lembaga yang tahun ini memasuki usia ke-70.

Dalam forum yang mengusung tema “Memacu Kecemerlangan Koperasi melalui Tadbir Urus Baik dan Prinsip Syariah”, salah satu pembicara dari Indonesia menyampaikan paparan bertajuk “Ekonomi Kolaboratif: Praktik Baik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Koperasi Syariah.”

Paparan tersebut membahas sejumlah model bisnis perkoperasian syariah yang berkembang di Indonesia, sekaligus bagaimana koperasi dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui prinsip kolaborasi, kemitraan dan kebersamaan.

Salah satu pembicara Indonesia dalam forum tersebut adalah Dr. Baban Sarbana, Pengurus Koperasi Global Ekonomi Sistem Nusantara sekaligus anggota Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor.

Baban Sarbana tampil dalam Sesi 2: Perkongsian Koperasi Syariah dengan topik “Prinsip Syariah, Kewangan Sosial Islam dan Pembangunan Koperasi.” Ia berbagi forum dengan Haji Mazri Ikmal bin Mahmood dari Koperasi Sahabat Amanah Ikhtiar Malaysia Berhad (Koop Sahabat), Malaysia, serta Asst. Prof. Abdulrashid Chema, Pengerusi Jawatankuasa Eksekutif Ibnu Affan Islamic Co-operative Ltd, Thailand.

Sebelumnya, rangkaian forum diawali dengan ucaptama oleh Yang Berbahagia Datuk Prof. Dr. Mohamad Akram Laldin, Presiden Association of Shariah Advisors in Islamic Finance Malaysia (ASAS).

Kemudian berlangsung Sesi 1 bertajuk “Model Tadbir Urus Syariah dan Mekanisme Pelaksanaan: Pengalaman Institusi”, yang menghadirkan Encik Azuar Bin Anuar, Chief Brand Officer QSR Brands (M) Holdings Bhd, dengan Hajah Sharina Binti Abdullah, Pengarah Kanan Bahagian Dasar dan Strategi IKMa, sebagai moderator.

Dalam diskusi, koperasi syariah dipandang memiliki ruang strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Perannya tidak hanya terbatas pada aktivitas pembiayaan, tetapi juga dapat dikembangkan untuk mendukung sektor riil, usaha anggota, serta berbagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

IICF 2026 sekaligus menjadi ruang pertukaran pengalaman antara Indonesia, Malaysia dan Thailand. Berbagai praktik, informasi dan pengetahuan mengenai pengembangan koperasi syariah menjadi bahan diskusi untuk melihat peluang kerja sama lintas negara.

Menariknya, Indonesia dan Malaysia memiliki momentum peringatan koperasi yang sama-sama berlangsung pada bulan Juli. Hari Koperasi Nasional Indonesia diperingati setiap 12 Juli, sementara Hari Koperasi Negara Malaysia diperingati pada 21 Juli.

Kesamaan momentum tersebut menjadi salah satu gambaran kedekatan sejarah gerakan koperasi di kedua negara, sekaligus membuka ruang bagi penguatan hubungan dan kolaborasi dalam pengembangan ekonomi berbasis masyarakat.

Melalui IICF 2026, pertukaran gagasan dan praktik baik diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret dalam pengembangan koperasi, khususnya koperasi syariah dan pemberdayaan masyarakat.

“Semoga kolaborasi tetap berlanjut,” menjadi harapan yang mengemuka dari pertemuan internasional tersebut.** (Dull)

Baca Lainnya

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan sebagai Trusted & Populer Brand 2026

29 September 2026 - 22:43 WIB

Dari Sabut Kelapa ke Harapan Baru, Iga Rangkul Anak Putus Sekolah

29 September 2026 - 02:59 WIB

ASDP Perkuat Konektivitas di Kepulauan Nias Selatan dengan Operasikan KMP Hafamati HF

27 September 2026 - 21:41 WIB

IDSurvey Resmikan Desa Binaan Nglarangan, Perkuat Ekonomi Masyarakat

27 September 2026 - 20:57 WIB

Harga Pertalite Tembus Rp23 Ribu di Pelosok Mambi, Aliansi Masyarakat Soroti Dugaan Monopoli BBM

27 September 2026 - 16:48 WIB

BNI Sahabat Sekolah Rakyat, Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulsel

26 September 2026 - 21:40 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

AirNav Dukung Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta

26 September 2026 - 15:12 WIB

Trending di EKOBIS