Menu ✖

Mode Gelap
Mengintip Perjalanan Hampir Seabad Kereta Makan dan Prama-Prami KAI ASDP Perkuat Konektivitas di Kepulauan Nias Selatan dengan Operasikan KMP Hafamati HF Dukung Ekosistem Logistik Nasional, IPC TPK Tunjukkan Kesiapan Teknologi Operasional kepada Mahasiswa India IDSurvey Resmikan Desa Binaan Nglarangan, Perkuat Ekonomi Masyarakat Nabil Haq Berjuang Melawan Bocor Jantung dan Paru, Keluarga Butuh Dukungan Aksara Jawi Aceh Berpeluang Masuk Ekosistem Internet Global

JALUR

LABA Masuk BaaS Truk Listrik, Modal Awal Jadi Tantangan

badge-check


 Ist Perbesar

Ist

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Green Power Group Tbk (LABA) bersama PT Oscar Investama Indonesia menyiapkan PT Gobattery Solusi Indonesia (GOIN) untuk mengembangkan layanan Battery-as-a-Service (BaaS) bagi kendaraan niaga listrik, terutama truk.

Skema ini memisahkan kepemilikan baterai dari kendaraan, sehingga operator tidak harus menanggung seluruh biaya baterai di awal dan membayar layanan secara berkala.

GOIN belum beroperasi karena masih harus menyelesaikan akta pendirian, pengesahan badan hukum, serta perizinan. Implementasi awal dirancang pada rute logistik dengan pola operasi terukur sebelum diperluas.

Direktur Utama LABA Chen Xiaoxiao mengatakan peluang elektrifikasi kendaraan niaga tidak hanya berada pada penjualan kendaraan. “Peluang elektrifikasi kendaraan niaga jauh lebih besar daripada sekadar menjual truk listrik,” kata Chen, Kamis (24/9/2026).

Tantangan bagi operator adalah tingginya modal awal.

Kajian ICCT, LPEM UI, dan VKTR Teknologi Mobilitas menunjukkan TCO kendaraan komersial listrik dipengaruhi harga kendaraan, pembiayaan, energi, perawatan, infrastruktur pengisian, nilai residu, teknologi, kebijakan, dan pola operasi.

Truk dan bus hanya sekitar 6 persen dari populasi kendaraan nasional, tetapi menyerap sekitar 57 persen konsumsi bahan bakar.

Dengan demikian, tantangan GOIN bukan hanya menyediakan baterai melalui BaaS, tetapi membangun struktur biaya yang dapat mengurangi beban modal awal operator.

Tarif sewa, umur dan penggantian baterai, biaya layanan, serta pola penggunaan armada akan menentukan keekonomian skema tersebut. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Korlantas Luncurkan STNK Digital

26 September 2026 - 22:18 WIB

Transportasi Umum Diusulkan Jadi Syarat Pembangunan Perumahan

26 September 2026 - 22:13 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Mobil Listrik di Kapal: Aturan Ada, Kesiapan jadi Tantangan

25 September 2026 - 20:23 WIB

Dampak Aksi Unjuk Rasa, 8 Layanan TransJakarta Disesuaikan

24 September 2026 - 16:16 WIB

Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal Pascabanjir

23 September 2026 - 11:45 WIB

Balai Dana Tol Kelola PNBP

23 September 2026 - 04:06 WIB

Dirjen Hubdat Tegaskan Pentingnya Kewajiban SMK PAU

23 September 2026 - 03:59 WIB

Ditjen Hubdat Dorong Sertifikasi Kompetensi SMK PAU Direksi Perusahaan Angkutan Umum

22 September 2026 - 12:03 WIB

Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah

22 September 2026 - 07:56 WIB

Trending di JALUR