Menu ✖

Mode Gelap
Air Menjadi Perjuangan Kedua Pengungsi Gempa Flores KAI Services Buka Area Parkir di Stasiun Muara Enim, Hadirkan Kemudahan bagi Pengguna Kereta Api Wisatawan Mancanegara Pengguna Kereta Api di Daop 1 Jakarta Tembus 125 Ribu, Naik 4,7 Persen Penjualan Rumah Subsidi Lesu Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara

EKOBIS

Lele Marinasi UMKM Bandung Tembus Pasar Taiwan, Ekspor Perdana 10,5 Ton

badge-check


 Lele Marinasi UMKM Bandung Tembus Pasar Taiwan, Ekspor Perdana 10,5 Ton Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengantarkan lele marinasi hasil produksi UMKM (Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah) asal Bandung, Jawa Barat menembus pasar Taiwan.

Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan atau Badan Mutu KKP, Ishartini, mengatakan keberhasilan menembus pasar ekspor berkat pelaksanaan quality assurance dari hulu sampai hilir yang menjadi syarat pemenuhan ketentuan dan standar jaminan mutu di negara tujuan.

Ekspor perdana 10,5 ton lele marinasi beku dari Bandung berlangsung di Pergudangan Ketapang, Kabupaten Bandung pada Kamis (6/8). Produk olahan perikanan senilai Rp400 juta itu diproduksi eh PT. Asha Nuova International.

“Komoditas lele Indonesia saat ini telah masuk dalam skema sertifikasi CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik, CPIB (Cara Penangkapan Ikan yang Baik) untuk hulu maupun SKP (Sertifikasi Kelayakan Pengolahan) dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) untuk hilir sehingga otoritas kompeten di tempat atau negara tujuan ekspor mengakui kualitasnya dan memberikan approval masuk pasar mereka,” ungkap Ishartini dalam keterangan resminya dikutip Senin Sabtu (10/8/2026).

Ishartini menambahkan, lele marinasi saat ini menjadi produk perikanan asal Indonesia yang mulai digemari pasar global seperti ikan nila. Ekspor perdana ini merupakan batch pertama, dan pengiriman selanjutnya direncanakan meningkat menjadi 20 ton.

“Sudah dijadwalkan pada bulan depan (September 2026) menyusul produk dari ikan nila,” tutur Ishartini.

Kepala UPT Badan Mutu KKP Bandung, Darwin Syah Putra menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan volume dan nilai ekspor olahan ikan dari Jawa Barat. Terlebih KKP sedang menjalankan program kampung budidaya tematik yang siap menyokong produktivitas perikanan di hulu.

Salah satu caranya dengan mengarahkan Unit Pengolahan Ikan (UPI) pemegang sertifikasi mutu perikanan menjadi penampung produk UMKM perikanan di Jawa Barat. Sepanjang tahun 2025, ekspor perikanan dari Jawa Barat mencapai 1.800 ton dengan nilai mencapai Rp42 miliar.

“Kehadiran UPT kami di Jawa Barat terbukti mampu mengawal komoditas perikanan Jawa Barat mendunia dengan komoditas unggulan layur, cumi, tenggiri, sumpia udang, sotong, cunang, ikan nila dan sekarang tambah lele. Tujuan ekspornya ke Hongkong, Filipina, Kanada, Brunei, Jepang, Korea, Timor Leste, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia dan Tiongkok, lalu sekarang Taiwan,” pungkasnya.(fahmi)

 

Baca Lainnya

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi

4 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Kolaborasi Diperkuat, Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak Tingkatkan Pelayanan Kapal

3 Oktober 2026 - 06:19 WIB

IPCC Raih Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 Kategori Infrastruktur Logistik & Transportasi

2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Sekjen APPSI Mujiburrohman Dampingi Anggota DPR RI Titiek Soeharto Sidak  BULOG Kawal Ketersediaan serta Harga Beras

2 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Konsolidasi Portofolio Bisnis: Penggabungan PPI ke MMI Perkuat Ekosistem Layanan dan Kapabilitas Pelindo Group

2 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace

1 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri

1 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan

1 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

1 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Trending di EKOBIS