Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Fakfak Pimpin Sertijab Sekda Definitif Arif H. Rumagesan, Tekankan Sinergi OPD Dalam 2 Tahun Pariwisata Gerakkan Peningkatan Perekonomian Dalam 2 Tahun, Pariwisata Tumbuh Positif Luncurkan PINP, Pelindo Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Lognas Jelang Akhir Tahun, TPK Koja Kembali Gelar Donor Darah Target 100 Pendonor Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

ANJUNGAN

Luncurkan PINP, Pelindo Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Lognas

badge-check


 Luncurkan PINP, Pelindo Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Lognas Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP).

Inisiatif ini dirancang untuk mengurangi ketidakseimbangan arus kargo antardaerah sekaligus mengoptimalkan pergerakan peti kemas agar kapasitas angkut dalam jaringan pelayaran domestik dapat dimanfaatkan secara lebih efisien.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Lollan Panjaitan menyampaikan dukungan terhadap PINP sebagai salah satu upaya mendorong sistem logistik nasional yang semakin efektif dan efisien.

“Kami hadir di sini tentunya memberikan dukungan terhadap program ini. Cara-cara baru seperti ini membutuhkan kolaborasi dan koordinasi dari semua pihak. Dari sisi pemerintah, kami berharap agar roda perekonomian dan logistik Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ujar Lollan, akhir pekan.

Penerapan PINP membutuhkan kolaborasi Pelindo dengan perusahaan pelayaran, pemilik kargo, serta para pemangku kepentingan terkait.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun jaringan layanan pelayaran domestik yang semakin terintegrasi.

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar mengatakan, PINP dikembangkan untuk menjawab persoalan distribusi kargo dan peti kemas antardaerah.

“Pendulum ini tidak hanya membentuk jalur dari barat ke timur, tetapi bagaimana kita menyeimbangkan kargo dan peti kemas. Dengan skema ini, kita mendorong agar kargo dan peti kemas dapat bergerak lebih seimbang dengan tarif yang lebih efisien, sehingga secara keseluruhan dapat membantu menurunkan ongkos logistik,” urai Achmad.

Direktur Komersial Pelindo Farid Padang menambahkan, PINP dijalankan melalui penerapan berthing window untuk menciptakan kepastian jadwal dan meningkatkan keandalan operasi pelabuhan, kebijakan transshipment di pelabuhan hub Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Makassar, serta integrasi dengan Container Consolidation Centre (CCC) pada setiap simpul kargo dalam jaringan pendulum untuk meningkatkan kelancaran arus barang.

“Ke depan, seluruh layanan Pelindo secara end-to-end akan terintegrasi dalam satu sistem yang juga terhubung dengan sistem eksternal terkait. Selain itu, Pelindo akan mendorong skema join slot dan join marketing bersama perusahaan pelayaran untuk meningkatkan konsolidasi kargo pada masing-masing simpul pendulum,” ujar Farid.

Pada tahap awal, PINP mencakup delapan koridor pelayaran domestik, yaitu:

1. Koridor 1: Makassar – Kendari – Sorong
2. Koridor 2: Tanjung Perak – Ambon – Sorong
3. Koridor 3: Tanjung Perak – Kupang – Ambon
4. Koridor 4: Makassar – Kijing – Kuala Tanjung
5. Koridor 5: Tanjung Emas – Makassar – Banjarmasin
6. Koridor 6: Tanjung Priok – Kijing – Kuala Tanjung
7. Koridor 7: Belawan – Banjarmasin – Tanjung Perak – Ambon
8. Koridor 8: Balikpapan – Bitung

Koridor tersebut masih dapat dikembangkan berdasarkan hasil evaluasi serta masukan dari perusahaan pelayaran dan pemilik kargo.

Perusahaan pelayaran yang mengikuti PINP dapat memeroleh insentif berupa diskon minimal 20 persen untuk pelayanan muat peti kemas isi, bila kapal memenuhi target rasio muatan peti kemas isi yang ditetapkan pada masing-masing pelabuhan PINP.

“Target rasio tersebut berbeda di setiap pelabuhan, berkisar antara 45 hingga 90 persen,” imbuh Achmad.

Untuk mendukung program tersebut, Pelindo berkomitmen mengoptimalkan tingkat pelayanan operasional sesuai Service Level Agreement (SLA) dan Service Level Guarantee (SLG), serta memastikan kesiapan infrastruktur dan suprastruktur untuk mendukung kegiatan bongkar muat di pelabuhan PINP.

Melalui PINP, Pelindo mendorong kepastian jadwal pelayanan kapal, peningkatan utilisasi terminal dan armada, serta efisiensi rantai pasok pada koridor yang dilayani.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan peti kemas domestik, memudahkan pemilik kargo memeroleh layanan, serta menekan biaya logistik melalui pemanfaatan kapasitas angkut dan layanan pelabuhan secara lebih optimal.

“Kita perlu mencoba cara-cara baru untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Program ini tentu akan terus kita uji dan evaluasi, dengan tetap membuka masukan dan koreksi dari seluruh pihak. Tujuan kita satu, bagaimana secara bersama-sama dapat menurunkan biaya logistik dan menyelesaikan berbagai persoalan kepelabuhanan secara nyata,” tutupnya. (omy)

 

Baca Lainnya

Dalam 2 Tahun Pariwisata Gerakkan Peningkatan Perekonomian

20 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Arus Petikemas Terus Menguat, Terminal Teluk Lamong Catat 2,29 Juta TEUs

19 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026

19 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Teuku Ismuhadi “Arsitek” Kedai Aceh Lampoh, Dikonsep untuk Memuliakan Kuliner Khas Tanah Rencong

19 Oktober 2026 - 19:29 WIB

BKKP Kemenhub Catat Berbagai Prestasi Strategis

19 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Berkat Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Sabet Penghargaan

19 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Dorong Kopi dan Nilam Aceh Go International, Misi Dagang Aceh–Jatim Cetak Transaksi Rp1,079 Triliun. 

19 Oktober 2026 - 17:54 WIB

InJourney Hospitality Perluas Akses Pasar 6 UMKM Binaan di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

19 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Kecelakaan Hiace vs Truk di Tol Ngawi-Kertosono KM 616 A, Jasa Raharja Jamin Asuransi Seluruh Korban

19 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Aplikasi All Indonesia Kini Terhubung ke Whoosh

18 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Trending di EKOBIS