Wartatrans.com, BEKASI — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di YPL Al-Hidayah, Pondok Melati, tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung semangat “Bersama Allah, Raih Ridha Allah dengan Ilmu, Akhlak dan Kebersamaan”, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan pesan-pesan keagamaan serta penampilan pendongeng Kak Leman dan Bagiyo.
Ketua Yayasan YPL Al-Hidayah, Halimah Munawir, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi harus memiliki makna lebih dari sekadar acara tahunan.

“Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar seremonial. Melainkan agar siswa dapat meneladani sifat mulia yang melekat pada beliau, yaitu siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fatanah (cerdas),” ungkap Halimah.
Menurutnya, empat sifat utama Rasulullah tersebut penting ditanamkan sejak dini agar tidak berhenti sebagai pengetahuan keagamaan, tetapi menjadi karakter yang tercermin dalam perilaku para siswa.
Peringatan Maulid juga menjadi ruang bagi keluarga besar YPL Al-Hidayah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang berilmu, beriman dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan mampu membawa nilai-nilai keteladanan Rasulullah ke lingkungan sekolah, keluarga maupun kehidupan sosial sehari-hari.*** (Daus)
























