Menu ✖

Mode Gelap
KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

EKOBIS

Momentum Hari Kemerdekaan Ke-81 RI, PTPN I Perluas Akses Pasar UMKM Binaan

badge-check


 UMKM binaan PTPN I Perbesar

UMKM binaan PTPN I

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Hal itu direalisasikan melalui pelibatan ratusan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Program yang dilaksanakan serentak di Regional dan Unit Wilayah Kerja PTPN I di Sumatera, Jawa, dan Maluku tersebut diwujudkan melalui penyediaan stan promosi sekaligus pembelian produk UMKM untuk dibagikan kepada karyawan yang mengikuti upacara bendera dan berbagai perlombaan HUT Ke-81 RI.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPN I dalam membuka akses pasar bagi UMKM sekaligus memastikan momentum perayaan kemerdekaan memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat,” tutur
Direktur Utama PTPN I  Abdul Rivai Ras di Kantor Head Office PTPN I, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Dia mengatakan, UMKM merupakan mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, perusahaan tidak hanya memberikan ruang promosi, tetapi juga membantu menciptakan kepastian pasar melalui penyerapan produk UMKM.

“UMKM adalah mitra tumbuh PTPN I. Pada momentum kemerdekaan ini, kami tidak hanya memberikan ruang promosi, tetapi juga memastikan produk mereka terserap pasar. Inilah cara kami menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat langsung dirasakan para pelaku usaha,” urainya.

Pemberdayaan UMKM
melalui akses pemasaran dan pembelian produk menurutnya, merupakan agenda yang secara konsisten dilakukan PTPN I dalam setiap momentum HUT Kemerdekaan RI.

Tahun ini, rata-rata UMKM peserta mampu membukukan omzet sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta dalam satu hari kegiatan.

“Ini menunjukkan bahwa kolaborasi BUMN dengan UMKM dapat menciptakan dampak ekonomi yang konkret sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha,” kata Rivai.

Produk yang dipasarkan beragam, mulai dari kuliner khas daerah, makanan dan minuman, kerajinan tangan, hingga produk olahan hasil pertanian dan perkebunan.

Tingginya antusiasme karyawan membuat sebagian produk UMKM bahkan habis terjual sebelum rangkaian kegiatan berakhir.

Salah seorang pelaku UMKM kuliner binaan PTPN I, Acong, mengatakan program tersebut memberikan manfaat langsung terhadap penjualan sekaligus memperluas pengenalan produknya.

“Ini kali ketiga saya mengikuti Gebyar UMKM PTPN I. Biasanya dagangan habis sore hari, tetapi kali ini sebelum pukul 10.30 WIB seluruh produk sudah ludes. Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan PTPN I,” ujar Acong.

Hal senada disampaikan Udin, pelaku UMKM siomay binaan PTPN I Regional 7 asal Bandar Lampung, serta Sugeng, pelaku UMKM asal Surabaya yang berpartisipasi dalam kegiatan di Regional 5.

Keduanya menilai penyediaan stan, promosi, dan dukungan pembelian produk membantu meningkatkan penjualan sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, PTPN I menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Pemberdayaan UMKM menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperluas akses pasar, mendorong pertumbuhan usaha, dan memperkuat ekonomi nasional.

Bagi PTPN I, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi nasional. (omy)

 

Baca Lainnya

Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan

10 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Jadi Panelis Forum ICAO 2026, Dirop AirNav Paparkan Penerapan FRTO di Wilayah Kepulauan

10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Grab Hormati Terbitnya Perpres No 27 Tahun 2026 dan Segera Pelajari Isinya

10 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Ramaikan MotoGP Mandalika 2026, BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Bertransaksi

9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Demi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur

9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

ASDP Sabet Indonesia Logistics Awards 2026

9 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Sasar 1.115 Penerima Manfaat, ASDP Luncurkan Program Pencegahan Stunting di 10 Wilayah

9 Oktober 2026 - 09:58 WIB

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

8 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Trending di EKOBIS