Menu

Mode Gelap
KAI Bandara Layani 115.272 Penumpang Selama Libur Panjang Imlek Penumpang Diperbolehkan Makan Minum Buka Puasa di Dalam KRL Selama Ramadan Hotel Truntum Padang Ciptakan Ramadan Penuh Makna dengan Sejumlah Promo Pengamat: Mudik Lebaran Jangan Hanya Bertumpu pada Jalan Tol! Desa Lubok Pusaka Terima Bantuan Lembu Meugang dari Pemerintah dan PGE Jelang Ramadhan, BFLF dan ACUT Salurkan TOA dan Mukena ke Masjid di Aceh

EKOBIS

Peran Pemuda Menjadi Kunci Akselerasi Energi Terbarukan Nasional

badge-check


 Peran Pemuda Menjadi Kunci Akselerasi Energi Terbarukan Nasional Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG — Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai pilar utama ketahanan energi nasional. Presiden Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya transisi energi, khususnya melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan sumber energi bersih lainnya.

Komitmen tersebut mengemuka dalam diskusi “Bincang Energi” yang menghadirkan Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Zulfan Zahar, Direktur Proyek dan Operasi PT Pertamina Power Indonesia Norman Ginting, serta Ketua METI Energi Muda Alif Zulfikar Syahroni di Auditorium CC Timur ITB , Jumat (30/01/2026).

Diskusi ini menyoroti peran strategis pemuda dalam mendukung percepatan transisi energi nasional.


Ketua Umum METI Zulfan Zahar menegaskan bahwa energi terbarukan tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi merupakan kebutuhan mendesak untuk menjamin keberlanjutan pembangunan nasional. Menurutnya, pemuda memiliki peran vital sebagai penggerak inovasi dan agen perubahan di sektor energi bersih.

“Transisi energi membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan berwawasan masa depan. Di sinilah peran pemuda menjadi sangat penting, baik sebagai inovator, wirausahawan, maupun penggerak kesadaran publik terkait energi terbarukan,” ujar Zulfan.

Sementara itu, Norman Ginting, Direktur Proyek dan Operasi PT Pertamina Power Indonesia, menyampaikan bahwa dukungan industri dan BUMN terhadap pengembangan EBT terus diperkuat, termasuk melalui pemanfaatan energi surya dan pengembangan pembangkit berbasis energi bersih lainnya. Ia menilai keterlibatan generasi muda sangat dibutuhkan untuk memastikan keberlanjutan proyek-proyek energi di masa depan.

“Pengembangan energi terbarukan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemuda dengan pemahaman teknologi dan semangat inovasi memiliki peluang besar untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek EBT, baik di tingkat nasional maupun daerah,” jelas Norman.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua METI Energi Muda Alif Zulfikar Syahroni menekankan pentingnya menjadikan transisi energi sebagai green opportunity bagi generasi muda. Menurutnya, sektor EBT membuka ruang luas bagi lahirnya lapangan kerja baru, startup energi hijau, serta penguatan ekonomi berbasis keberlanjutan.

 

“METI Energi Muda hadir sebagai ruang kolaborasi anak muda untuk belajar, berinovasi, dan mengambil peran nyata dalam pengembangan energi terbarukan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi dan masa depan generasi muda Indonesia,” ungkap Alif.

Diskusi “Bincang Energi” ini menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi nasional tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, khususnya pemuda. Sinergi antara pemerintah, industri, organisasi profesi, dan generasi muda diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ketahanan energi nasional yang bersih, mandiri, dan berkelanjutan.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hotel Truntum Padang Ciptakan Ramadan Penuh Makna dengan Sejumlah Promo

18 Februari 2026 - 12:12 WIB

Desa Lubok Pusaka Terima Bantuan Lembu Meugang dari Pemerintah dan PGE

17 Februari 2026 - 23:51 WIB

Jelang Ramadhan, BFLF dan ACUT Salurkan TOA dan Mukena ke Masjid di Aceh

17 Februari 2026 - 23:45 WIB

Parade Barongsai Meriahkan Libur Imlek di Bandara InJourney Airports

17 Februari 2026 - 18:24 WIB

Menuju Ekspansi 2026, SPJM Optimalkan Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

17 Februari 2026 - 18:03 WIB

Trending di ANJUNGAN