Menu ✖

Mode Gelap
Perlindungan Pantura Jawa tidak Hanya Mengandalkan Giant Sea Wall   KAI Services Resmikan TPS3R di Stasiun Gambir, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi Wasda DPRD Jawa Barat di Jonggol, H. Fikri Hudi Oktiarwan Serap Aspirasi Pengurus DKM tentang Keagamaan dan Persoalan Sosial Sasar 1.115 Penerima Manfaat, ASDP Luncurkan Program Pencegahan Stunting di 10 Wilayah DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026

ANJUNGAN

Aktivitas Logistik Kalbar Kian Dinamis, Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025

badge-check


 Ilustrasi kegiatan lapangan di IPC TPK Area Pontianak Perbesar

Ilustrasi kegiatan lapangan di IPC TPK Area Pontianak

Wartatrans.com, PONTIANAK  – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat peningkatan kinerja operasional di Area Pontianak sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat.

Berdasarkan data operasional IPC TPK, arus petikemas Terminal Petikemas Pontianak sepanjang tahun 2025 (s.d. Desember) tercatat sebesar 283.045 TEUs, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai 263.391 TEUs. Dengan demikian, kinerja Area Pontianak tumbuh sekitar 7,47% secara tahunan (year-on-year).

Peningkatan arus petikemas tersebut didorong oleh bertambahnya aktivitas pelayaran dan volume muatan. Sepanjang Desember 2025, jumlah kunjungan kapal (ship call) meningkat sebanyak 43 kapal dibandingkan bulan sebelumnya, yang berdampak pada kenaikan arus petikemas sebesar 438 box atau 404 TEUs secara bulanan.

Dari sisi pelayaran, pertumbuhan volume petikemas secara tahunan tercatat pada sejumlah perusahaan pelayaran utama, antara lain Ganendra Catra Sakti yang meningkat 2,82%, Indo Container Line yang tumbuh signifikan sebesar 40,55%, serta Meratus Line yang mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 93,40% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, arus petikemas domestik Area Pontianak juga menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar 19,75% dibandingkan tahun 2024, mencerminkan meningkatnya aktivitas distribusi antar pulau di wilayah Kalimantan Barat.

“Kinerja Area Pontianak yang terus tumbuh sepanjang tahun 2025 menunjukkan peran terminal yang semakin strategis dalam mendukung arus logistik dan perdagangan regional,” ujar M. Loutfie Hidayat, Manager IPC TPK Area Pontianak.

Kinerja operasional Terminal Petikemas Pontianak tersebut sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat yang menunjukkan aktivitas perdagangan luar negeri tetap terjaga sepanjang tahun 2025. BPS mencatat bahwa pada November 2025, nilai ekspor Kalimantan Barat mencapai US$177,13 juta, sementara nilai impor tercatat sebesar US$51,02 juta, sehingga neraca perdagangan berada pada posisi surplus.

Secara kumulatif, nilai perdagangan luar negeri Kalimantan Barat periode Januari–November 2025 juga mencatat surplus sebesar sekitar US$1,13 miliar, mencerminkan kuatnya kinerja ekspor daerah. Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan layanan petikemas di Te rminal Petikemas Pontianak sebagai salah satu gerbang utama arus barang ekspor dan impor di Kalimantan Barat.

“Ke depan, IPC Terminal Petikemas akan terus berfokus pada peningkatan keandalan layanan, efisiensi operasional, serta penguatan peran Terminal Petikemas Pontianak dalam mendukung kelancaran arus barang dan pertumbuhan ekonomi regional di Kalimantan Barat.” tutup Loutfie.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sasar 1.115 Penerima Manfaat, ASDP Luncurkan Program Pencegahan Stunting di 10 Wilayah

9 Oktober 2026 - 09:58 WIB

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

8 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

8 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan

8 Oktober 2026 - 21:26 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Thomas Oentoro jadi Dirut Garuda Indonesia, ini Profilnya

8 Oktober 2026 - 18:17 WIB

KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Kespel Masyarakat Pesisir

8 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres No. 27 Tahun 2026 Terkait Ojol

8 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Trending di EKOBIS