Menu

Mode Gelap
Ketua ALA dan ABAS Perkuat Silaturahmi di Jakarta untuk Pemekaran Provinsi di Aceh ALA dan ABAS Perkuat Silaturahmi di Jakarta, Satukan Dukungan Pemekaran untuk Pemerataan Pembangunan KAI Services Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Jaga Kualitas Pelayanan 2 Isu Mengemuka Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Apa Saja? KAI Commuter Kembali Operasikan KRL CLI 225 di Lintas Bogor HUT ke-81, KAI Dorong Transformasi Transportasi Berkelanjutan

ANJUNGAN

ASDP Operasikan Kembali Layanan Perintis di NTT Mulai Hari ini

badge-check


 Layanan angkutan penyeberangan perintis di NTT Perbesar

Layanan angkutan penyeberangan perintis di NTT

Wartatrans.com, JAKARTA PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan kesiapannya untuk segera mengoperasikan kembali layanan angkutan penyeberangan perintis di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu menyusul arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT agar pelayanan kembali dijalankan mulai hari ini (20/7/2026).

Langkah cepat tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memastikan kesinambungan layanan transportasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada moda penyeberangan.

ASDP menyambut baik arahan tersebut dan segera berkoordinasi dengan regulator untuk menyiapkan pengoperasian kembali layanan.

Bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), penyeberangan perintis merupakan akses vital yang menghubungkan mobilitas warga sekaligus menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok antarpulau.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menegaskan, perseroan menindaklanjuti arahan pemerintah dengan memastikan seluruh aspek operasional dapat segera berjalan kembali.

“ASDP siap mengoperasikan kembali layanan penyeberangan perintis sesuai arahan pemerintah. Bagi masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya daerah 3T, layanan ini merupakan penghubung utama aktivitas sosial dan ekonomi. Kami bergerak cepat menyiapkan armada, sumber daya manusia, dan dukungan operasional agar masyarakat kembali memperoleh akses transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menurutnya, penyeberangan perintis bukan sekadar layanan transportasi, tetapi juga penghubung kehidupan masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok antarpulau.

GM ASDP Cabang Kupang Ardhani Friandy menambahkan, sebelumnya operasional angkutan penyeberangan perintis di sejumlah lintasan NTT dihentikan sementara sejak 1 Juli 2026 berdasarkan pemberitahuan dari BPTD Kelas II NTT selaku regulator.

“Namun, kami tetap menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, BPTD Kelas II NTT, serta pemerintah daerah guna memastikan kesiapan operasional apabila layanan kembali ditugaskan,” ungkapnya.

Adapun layanan yang akan kembali dioperasikan mencakup sejumlah lintasan penyeberangan perintis di wilayah kerja ASDP Cabang Kupang dan Cabang Sape.

Di Cabang Kupang, KMP Ile Mandiri akan melayani lintasan Larantuka–Solor, Solor–Lewoleba, Adonara (Deri)–Baranusa, Baranusa–Bakalang, dan Bakalang–Kalabahi. KMP Uma Kalada akan beroperasi pada lintasan Raijua–Sabu dan Waingapu–Raijua.

Selanjutnya, KMP Ile Ape melayani lintasan Kewapante–Palue, Palue–Marapokot, Kewapante–Pemana, dan Kewapante–Pulau Besar. KMP Namparnos akan melayani lintasan Kalabahi–Pulau Pura, Pulau Pura–Teluk Gurita, dan Teluk Gurita–Maritaing.

Sementara itu, di Cabang Sape, KMP Komodo akan kembali melayani lintasan Labuan Bajo–Pulau Rinca, sedangkan KMP Cucut akan mengoperasikan lintasan Labuan Bajo–Waingapu.

Ia menyebutkan, sesuai arahan pimpinan, ASDP memastikan seluruh aspek kesiapan operasional, mulai dari armada, awak kapal, hingga dukungan pelayanan di pelabuhan telah disiapkan sesuai ketentuan regulator sehingga proses pengoperasian kembali dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan andal.

Sebagai BUMN transportasi yang mendapat penugasan pemerintah, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang selamat, aman, nyaman, dan andal, sekaligus memastikan aksesibilitas masyarakat di wilayah kepulauan tetap terjaga.

“Bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan, ASDP akan terus mendukung terwujudnya konektivitas nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya. (omy)

 

 

Baca Lainnya

Jenazah ABK Arupadhatu di Enggano Jadi Petunjuk Jalur Hanyut

23 September 2026 - 20:46 WIB

Menhub Dudy Sebut Perlunya Uji Kompetensi Calon Direksi Perusahaan Pelayaran

23 September 2026 - 18:36 WIB

PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota

23 September 2026 - 18:10 WIB

Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 17:32 WIB

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

ASDP Perkuat Sinergi Lancarkan Mobilitas dan Arus Logistik di Pelabuhan Ketapang

23 September 2026 - 13:26 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder

23 September 2026 - 12:18 WIB

Kemenhub Instruksikan Perketat Pemeriksaan Mandiri dan Latihan Darurat Kapal Secara Masif

23 September 2026 - 11:51 WIB

Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

23 September 2026 - 08:29 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Trending di ANJUNGAN