Menu

Mode Gelap
Ketua ALA dan ABAS Perkuat Silaturahmi di Jakarta untuk Pemekaran Provinsi di Aceh ALA dan ABAS Perkuat Silaturahmi di Jakarta, Satukan Dukungan Pemekaran untuk Pemerataan Pembangunan KAI Services Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Jaga Kualitas Pelayanan 2 Isu Mengemuka Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Apa Saja? KAI Commuter Kembali Operasikan KRL CLI 225 di Lintas Bogor HUT ke-81, KAI Dorong Transformasi Transportasi Berkelanjutan

ANJUNGAN

ASDP Turut Jaga Konektivitas di Wilayah 3T, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Banggai

badge-check


 Dirut ASDP dan jajaran Perbesar

Dirut ASDP dan jajaran

Wartatrans.com, BANGGAI-LUWUK – Sejak lama, kapal telah menjadi penghubung aktivitas ekonomi, distribusi logistik, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga roda pemerintahan, bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Dengan kapal, salah satunya transportasi penyeberangan bukan sekadar sarana untuk berpindah dari satu pulau ke pulau lain.

Di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), konektivitas bahkan menjadi fondasi utama pemerataan pembangunan.

Berangkat dari komitmen tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat layanan penyeberangan untuk memastikan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah tetap terjaga secara berkelanjutan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, Cabang Luwuk merupakan salah satu simpul strategis yang menggambarkan peran ASDP dalam menjaga keterhubungan antarpulau di kawasan Banggai hingga wilayah 3T.

“Setiap lintasan yang dioperasikan tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menggerakkan kehidupan masyarakat yang bergantung pada kelancaran transportasi penyeberangan,” ungkap Heru, Rabu (22/7/2026).

Cabang Luwuk menururnya, mencerminkan salah satu wajah utama ASDP sebagai penghubung antarpulau yang menjaga konektivitas hingga kawasan 3T.

“Di balik setiap lintasan yang kami operasikan, terdapat aktivitas ekonomi, distribusi logistik, layanan pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan masyarakat yang terus bergerak. Karena itu, transportasi penyeberangan bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” urainya.

ASDP Cabang Luwuk melayani lintasan komersial dan perintis untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Saat ini mengoperasikan enam armada, yakni KMP Moinit, KMP Dolosi, yang melayani lintasan komersial.

Selanjutnya untuk KMP Tuna Tomini, KMP Teluk Tolo, KMP Cengkih Afo, dan KMP Tanjung Api (parsial juga melayani lintasan komersial), yang melayani lintasan perintis di kawasan Banggai dan sekitarnya.

Keenam kapal tersebut menjadi tulang punggung layanan penyeberangan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, logistik, serta akses menuju layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi di wilayah kepulauan.

Melalui layanan perintis, ASDP menghubungkan berbagai kawasan strategis melalui lintasan Luwuk–Banggai, Banggai–Boniton, Banggai–Kaukes, Banggai–Bobong, Banggai–Paisulamo, Paisulamo–Dungkean, Ampana–Wakai, Wakai–Gorontalo, Wakai–Toboli, Ampana–Pasokan, Pasokan–Dolong, hingga Dolong–Marisa.

Sementara itu, pada layanan komersial, ASDP mengoperasikan lintasan Pagimana–Gorontalo, Luwuk–Saiyong, dan Kolonodale–Baturube yang berperan penting membuka akses transportasi menuju kawasan kepulauan dan wilayah dengan keterbatasan aksesibilitas.

Koridor Strategis

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, disampaikan Executive Director ASDP Regional 4 Syamsudin, ASDP Cabang Luwuk telah melayani 109.521 penumpang dan 47.334 kendaraan.

Angka tersebut menegaskan peran strategis transportasi penyeberangan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menopang aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan.

Dia menjelaskan, tiga lintasan dengan kontribusi trafik terbesar, yakni Pagimana–Gorontalo, Luwuk–Saiyong, dan Kolonodale–Baturube, menyumbang sekitar 77,10 persen dari total produksi layanan Cabang Luwuk.

“Ketiga lintasan ini menjadi koridor strategis yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus jalur distribusi berbagai komoditas unggulan, seperti hasil perikanan, kopra, kelapa, dan bahan bangunan. Layanan penyeberangan ASDP turut memperkuat konektivitas Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara, membuka akses menuju destinasi wisata, memperlancar rantai pasok logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan daerah,” jelas Syamsudin.

Keandalan layanan tersebut didukung penerapan prinsip 3S (Safety, Security, dan Service) sebagai standar operasional di seluruh lintasan.

Komitmen ini diperkuat melalui jaringan ASDP yang kini mencakup 27 cabang, 320 lintasan, 37 pelabuhan, dan 222 kapal, melayani lintasan komersial maupun perintis di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui layanan penyeberangan yang aman, andal, dan berkualitas, ASDP terus memastikan setiap lintasan bukan hanya menjadi penghubung antarpulau, tetapi juga menjadi jembatan bagi tumbuhnya ekonomi daerah, kelancaran logistik, serta pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri. (omy)

Baca Lainnya

Jenazah ABK Arupadhatu di Enggano Jadi Petunjuk Jalur Hanyut

23 September 2026 - 20:46 WIB

Menhub Dudy Sebut Perlunya Uji Kompetensi Calon Direksi Perusahaan Pelayaran

23 September 2026 - 18:36 WIB

PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota

23 September 2026 - 18:10 WIB

Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 17:32 WIB

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

ASDP Perkuat Sinergi Lancarkan Mobilitas dan Arus Logistik di Pelabuhan Ketapang

23 September 2026 - 13:26 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder

23 September 2026 - 12:18 WIB

Kemenhub Instruksikan Perketat Pemeriksaan Mandiri dan Latihan Darurat Kapal Secara Masif

23 September 2026 - 11:51 WIB

Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

23 September 2026 - 08:29 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Trending di ANJUNGAN