Menu

Mode Gelap
KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland Perkuat Tata Kelola & Kepatuhan, PT Federal International Finance Raih Sertifikasi ISO 37301:2021

KABIN

Berkat Transformasi Danantara, Armada Citilink Bertambah jadi 43

badge-check


 Armada Citilink Perbesar

Armada Citilink

Wartatrans.com, TANGERANG – Dukungan strategis Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) terhadap agenda transformasi Garuda Indonesia Group
terus menunjukkan progres konkret.

Berkat dukungan tersebut, hingga akhir Juni 2026, Citilink berhasil mengoperasikan 43 armada, meningkat dari 25 armada pada akhir Juni 2025.

Peningkatan jumlah armada yang beroperasi menjadi bagian dari penguatan alat
produksi Garuda Indonesia Group, khususnya pada segmen penerbangan berbiaya terjangkau
atau low-cost carrier (LCC).

“Langkah ini memperkuat kapasitas operasional Citilink dalam
memperluas konektivitas, meningkatkan produktivitas jaringan penerbangan, serta
menangkap peluang pertumbuhan pasar LCC nasional,” Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kesiapan 43 armada mencerminkan kemajuan nyata dari agenda transformasi Citilink yang dijalankan secara terintegrasi dengan arah penguatan Garuda Indonesia Group.

“Pengoperasian 43 armada hingga akhir Juni 2026 merupakan capaian penting dalam penguatan alat produksi Citilink. Dengan dukungan strategis Danantara terhadap transformasi Garuda Indonesia Group, kami dapat mengakselerasi kesiapan armada dan meningkatkan kapasitas operasional untuk melayani pertumbuhan mobilitas masyarakat,” urainya.

Penguatan ini menjadi fondasi bagi Citilink untuk meningkatkan daya saing pada pasar LCC, memperluas konektivitas antardaerah, serta menghadirkan layanan penerbangan yang aman,
andal, dan tepat waktu secara berkelanjutan.

Sejalan dengan peningkatan jumlah armada yang beroperasi, Citilink mencatat kenaikan ratarata frekuensi penerbangan menjadi 221 penerbangan per hari pada Semester I tahun ini.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 21 persen dibandingkan rata-rata 183 penerbangan per hari pada Semester II tahun 2025.

Peningkatan frekuensi penerbangan tersebut menunjukkan optimalisasi utilisasi armada Citilink dalam memperkuat kapasitas layanan, meningkatkan fleksibilitas perjalanan, serta
menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat pada berbagai rute strategis.

Pada Semester I tahun 2026, Citilink juga kembali mengoperasikan sejumlah rute, yaitu Jakarta
melalui Bandara Halim Perdanakusuma menuju Padang dan Pekanbaru, Makassar–Palu, serta
Jakarta–Malang.

Pengoperasian kembali rute-rute tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan jaringan yang lebih adaptif dan produktif, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Sebagai kelanjutan dari penguatan jaringan penerbangan, Citilink akan kembali melayani
penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, mulai 17 Agustus 2026.

Citilink akan mengoperasikan lima rute yang menghubungkan Bandung dengan Medan, Palembang, Denpasar, Balikpapan, dan Surabaya.

Ke depan, Citilink akan terus melanjutkan agenda transformasi bersama Garuda Indonesia
Group melalui peningkatan kesiapan dan produktivitas armada, pengembangan jaringan
penerbangan yang berorientasi pada kebutuhan pasar, inovasi layanan, serta penguatan
disiplin operasional dan tata kelola perusahaan.

Dengan dukungan strategis Danantara, transformasi Garuda Indonesia Group diharapkan dapat terus memperkuat fundamental bisnis seluruh entitas di dalam Group.

“Bagi Citilink, penguatan tersebut menjadi landasan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pada segmen LCC, memperluas konektivitas udara nasional, serta memberikan kontribusi yang semakin optimal bagi pertumbuhan industri penerbangan, pariwisata, dan perekonomian
Indonesia,” tutup Darsito. (omy)

 

Baca Lainnya

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

Perkuat Tata Kelola & Kepatuhan, PT Federal International Finance Raih Sertifikasi ISO 37301:2021

21 September 2026 - 09:39 WIB

PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026

20 September 2026 - 16:42 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Pelindo Naik 3 Peringkat di Fortune Indonesia 100

20 September 2026 - 13:49 WIB

Kuartal II-2026, GMF Bukukan Pertumbuhan Pendapatan 51%

20 September 2026 - 13:18 WIB

Mantap, 47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk List Teratas Global Michelin Guide

20 September 2026 - 12:50 WIB

IDSurvey Resmikan Arunika Lounge, Perluas Akses Pasar dan Perkuat Daya Saing UMKM Binaan

19 September 2026 - 19:07 WIB

Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP di Mandalika

19 September 2026 - 13:19 WIB

Trending di EKOBIS