Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter kembali menambah perjalanan Commuter Line Jabodetabek setelah satu rangkaian KRL yang sebelumnya menjalani perawatan menyeluruh kembali dioperasikan. Mulai Senin (21/9/2026), total perjalanan Commuter Line Jabodetabek kembali menjadi 1.065 perjalanan setiap hari.
Hingga pukul 08.00 WIB, kondisi operasional di sejumlah stasiun Commuter Line Jabodetabek terpantau lancar dan kondusif. Pada periode tersebut, tercatat sebanyak 184.929 pengguna telah menggunakan layanan Commuter Line di seluruh lintas Jabodetabek.
KAI Commuter juga kembali melengkapi empat perjalanan Commuter Line Bogor yang sebelumnya mengalami penyesuaian. Dengan tambahan tersebut, perjalanan di lintas Bogor kini menjadi 392 perjalanan dari sebelumnya 388 perjalanan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, penambahan perjalanan dilakukan setelah satu rangkaian KRL CLI 225 selesai menjalani perawatan menyeluruh dan kembali siap dioperasikan.
“Mulai Senin ini KAI Commuter kembali menambah 4 perjalanan untuk mendukung kebutuhan dan ketersediaan kapasitas angkut di lintas Bogor menjadi 392 perjalanan yang sebelumnya dilakukan penyesuaian,” jelas Karina.
Pengoperasian kembali rangkaian CLI 225 dilakukan secara bertahap untuk mendukung layanan di lintas Bogor dan Bekasi. KAI Commuter berharap pemulihan empat perjalanan tersebut dapat memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi pengguna, khususnya pada Senin yang umumnya menjadi salah satu hari dengan volume pengguna tertinggi.
Berdasarkan pantauan pagi ini, Stasiun Bogor menjadi salah satu titik dengan jumlah pengguna naik yang cukup tinggi. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat 13.251 pengguna berangkat dari stasiun tersebut.
Jumlah pengguna yang naik juga tercatat di sejumlah stasiun pemberangkatan lainnya, yakni Stasiun Citayam sebanyak 12.115 orang, Stasiun Bojonggede 11.220 orang, Stasiun Bekasi 11.248 orang, serta Stasiun Sudimara sebanyak 5.681 orang.
Rekayasa Sarana Masih Berlangsung
Meski empat perjalanan Commuter Line Bogor telah kembali ditambahkan, KAI Commuter masih menerapkan rekayasa pola peredaran sarana untuk menjaga ketersediaan rangkaian di seluruh lintas.
Salah satu dampaknya terjadi pada layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta yang masih menggunakan pola perjalanan sementara. Dua rangkaian sarana Commuter Line Bandara Soetta masih diperbantukan di lintas Tanjung Priok.
“Hari ini untuk layanan perjalanan Commuter Line Bandara Soetta juga masih dilakukan penyesuaian, dengan melayani perjalanan sementara sebanyak 52 perjalanan tiap harinya,” tambah Karina.
KAI Commuter menyatakan evaluasi terhadap pola perjalanan akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sarana KRL, kebutuhan pengguna, serta keseimbangan peredaran rangkaian di seluruh lintas Jabodetabek.
Dengan pengoperasian kembali rangkaian CLI 225, pemulihan jadwal perjalanan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkut sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam menentukan waktu perjalanan.(fahmi)



























