Menu

Mode Gelap
Desa Lubok Pusaka Terima Bantuan Lembu Meugang dari Pemerintah dan PGE Jelang Ramadhan, BFLF dan ACUT Salurkan TOA dan Mukena ke Masjid di Aceh KAI Services dan Kemendag Buka Akses Pasar UMKM Pangan ke Jaringan Kereta Api KCIC Sesuaikan Jadwal Whoosh Mulai 18 Februari, Antisipasi Pemindahan Kabel SUTT KAI Layani 813 Ribu Pelanggan Selama Libur Imlek 2026, Arus Balik Capai 172 Ribu Penumpang Menhub Dudy Bertemu Gubernur Lampung, Koordinasikan Angkutan Lebaran 2026

JALUR

DAMRI Jaga Mobilitas dan Akses Transportasi Masyarakat untuk Percepatan Pemulihan Sumatera

badge-check


 DAMRI Jaga Mobilitas dan Akses Transportasi Masyarakat untuk Percepatan Pemulihan Sumatera Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sejak awal pekan lalu, wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami cuaca ekstrem yang memengaruhi aktivitas transportasi publik. Meski demikian, layanan DAMRI meliputi perintis, KSPN, dan bandara tetap beroperasi pada beberapa rute, dengan penyesuaian di sejumlah titik demi menjaga keselamatan pelanggan.

Dalam kondisi cuaca yang belum stabil, DAMRI terus mengoptimalkan sumber daya untuk membantu pemenuhan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak, terutama pada layanan yang memiliki fungsi vital seperti akses bandara dan koneksi antarwilayah.

Perkembangan operasional layanan pada area Sumatera yang terdampak cuaca ekstrem, salah satunya di wilayah Sumatera Utara masih berjalan pada sebagian besar trayek perintis dan pemandu moda. Namun, terjadi penyesuaian operasional akibat kelangkaan BBM dan perbaikan jalan pada beberapa titik, dengan update sebagai berikut:

Wilayah Sumatera Utara

– 7 trayek perintis masih beroperasi

– Layanan KSPN Danau Toba tetap berjalan (6 unit armada)

– Medan – Kualanamu kembali normal seiring membaiknya kondisi banjir

 

Di Aceh, 10 dari 12 rute perintis sudah kembali berjalan di tanggal 28–29 November, kecuali jalur Panton Labuh – Bantayan, dengan tingkat banjir mencapai lebih dari 4 meter pada beberapa titik.

Wilayah Sumatera Barat, sebanyak 6 dari 7 trayek perintis tetap beroperasi namun akses wisata seperti Maninjau dan Lembah Harau masih tertutup karena longsor. Jalur Bandara Minangkabau tetap berjalan agar perjalanan vital masyarakat tidak terganggu.

“Kami melakukan pemantauan intensif pada seluruh rute terdampak dan berkoordinasi dengan area regional dan cabang setempat untuk memastikan kondisi terkini. Layanan yang masih dapat beroperasi akan tetap berjalan, dengan mengikuti protokol keselamatan yang berlaku,” ujar _Head of Corporate Communication_ DAMRI, P. Septian Adri S.

DAMRI memastikan setiap keputusan operasional dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan dan keselamatan setiap pihak.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Lubok Pusaka Terima Bantuan Lembu Meugang dari Pemerintah dan PGE

17 Februari 2026 - 23:51 WIB

Jelang Ramadhan, BFLF dan ACUT Salurkan TOA dan Mukena ke Masjid di Aceh

17 Februari 2026 - 23:45 WIB

Menhub Dudy Bertemu Gubernur Lampung, Koordinasikan Angkutan Lebaran 2026

17 Februari 2026 - 18:46 WIB

Parade Barongsai Meriahkan Libur Imlek di Bandara InJourney Airports

17 Februari 2026 - 18:24 WIB

Menuju Ekspansi 2026, SPJM Optimalkan Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

17 Februari 2026 - 18:03 WIB

Trending di ANJUNGAN