Menu

Mode Gelap
Perkuat Peran sebagai Flag State, Indonesia Partisipasi dalam Sidang IMO SSE ke-12 Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’ Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e Gerakan Penanganan dari Hulu Ke Hilir menuju Kendaraan Zero ODOL 2027 KAI Wisata Hadirkan “Scenic Chill April Thrill”, Tawarkan Perjalanan Premium Mulai Rp300 Ribu Operasi Gaktibplin dan Tes Urine di Polsek Sunda Kelapa Seluruh Personel Negatif Narkoba

JALUR

DAMRI Jaga Mobilitas dan Akses Transportasi Masyarakat untuk Percepatan Pemulihan Sumatera

badge-check


 DAMRI Jaga Mobilitas dan Akses Transportasi Masyarakat untuk Percepatan Pemulihan Sumatera Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sejak awal pekan lalu, wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami cuaca ekstrem yang memengaruhi aktivitas transportasi publik. Meski demikian, layanan DAMRI meliputi perintis, KSPN, dan bandara tetap beroperasi pada beberapa rute, dengan penyesuaian di sejumlah titik demi menjaga keselamatan pelanggan.

Dalam kondisi cuaca yang belum stabil, DAMRI terus mengoptimalkan sumber daya untuk membantu pemenuhan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak, terutama pada layanan yang memiliki fungsi vital seperti akses bandara dan koneksi antarwilayah.

Perkembangan operasional layanan pada area Sumatera yang terdampak cuaca ekstrem, salah satunya di wilayah Sumatera Utara masih berjalan pada sebagian besar trayek perintis dan pemandu moda. Namun, terjadi penyesuaian operasional akibat kelangkaan BBM dan perbaikan jalan pada beberapa titik, dengan update sebagai berikut:

Wilayah Sumatera Utara

– 7 trayek perintis masih beroperasi

– Layanan KSPN Danau Toba tetap berjalan (6 unit armada)

– Medan – Kualanamu kembali normal seiring membaiknya kondisi banjir

 

Di Aceh, 10 dari 12 rute perintis sudah kembali berjalan di tanggal 28–29 November, kecuali jalur Panton Labuh – Bantayan, dengan tingkat banjir mencapai lebih dari 4 meter pada beberapa titik.

Wilayah Sumatera Barat, sebanyak 6 dari 7 trayek perintis tetap beroperasi namun akses wisata seperti Maninjau dan Lembah Harau masih tertutup karena longsor. Jalur Bandara Minangkabau tetap berjalan agar perjalanan vital masyarakat tidak terganggu.

“Kami melakukan pemantauan intensif pada seluruh rute terdampak dan berkoordinasi dengan area regional dan cabang setempat untuk memastikan kondisi terkini. Layanan yang masih dapat beroperasi akan tetap berjalan, dengan mengikuti protokol keselamatan yang berlaku,” ujar _Head of Corporate Communication_ DAMRI, P. Septian Adri S.

DAMRI memastikan setiap keputusan operasional dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan dan keselamatan setiap pihak.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’

7 April 2026 - 18:38 WIB

Gerakan Penanganan dari Hulu Ke Hilir menuju Kendaraan Zero ODOL 2027

7 April 2026 - 16:36 WIB

12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana

7 April 2026 - 15:49 WIB

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap

7 April 2026 - 15:18 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Prosedur Kapal Penumpang

7 April 2026 - 14:02 WIB

DLH Aceh Barat Terapkan Sanksi Denda bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Meulaboh

7 April 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Dhani Meyakini Faktor Rejeki Penentu Seorang Bisa Menjadi Penyanyi Populer

7 April 2026 - 05:09 WIB

Damkar Pining Bangun Jembatan Darurat, Harapan Warga Kembali Tersambung

6 April 2026 - 20:49 WIB

Kemenhub Inspeksi Keselamatan Bus di Seluruh Terminal Tipe A dengan TOS

6 April 2026 - 14:52 WIB

Trending di JALUR