Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

JALUR

DAMRI Jaga Mobilitas dan Akses Transportasi Masyarakat untuk Percepatan Pemulihan Sumatera

badge-check


 DAMRI Jaga Mobilitas dan Akses Transportasi Masyarakat untuk Percepatan Pemulihan Sumatera Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sejak awal pekan lalu, wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami cuaca ekstrem yang memengaruhi aktivitas transportasi publik. Meski demikian, layanan DAMRI meliputi perintis, KSPN, dan bandara tetap beroperasi pada beberapa rute, dengan penyesuaian di sejumlah titik demi menjaga keselamatan pelanggan.

Dalam kondisi cuaca yang belum stabil, DAMRI terus mengoptimalkan sumber daya untuk membantu pemenuhan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak, terutama pada layanan yang memiliki fungsi vital seperti akses bandara dan koneksi antarwilayah.

Perkembangan operasional layanan pada area Sumatera yang terdampak cuaca ekstrem, salah satunya di wilayah Sumatera Utara masih berjalan pada sebagian besar trayek perintis dan pemandu moda. Namun, terjadi penyesuaian operasional akibat kelangkaan BBM dan perbaikan jalan pada beberapa titik, dengan update sebagai berikut:

Wilayah Sumatera Utara

– 7 trayek perintis masih beroperasi

– Layanan KSPN Danau Toba tetap berjalan (6 unit armada)

– Medan – Kualanamu kembali normal seiring membaiknya kondisi banjir

 

Di Aceh, 10 dari 12 rute perintis sudah kembali berjalan di tanggal 28–29 November, kecuali jalur Panton Labuh – Bantayan, dengan tingkat banjir mencapai lebih dari 4 meter pada beberapa titik.

Wilayah Sumatera Barat, sebanyak 6 dari 7 trayek perintis tetap beroperasi namun akses wisata seperti Maninjau dan Lembah Harau masih tertutup karena longsor. Jalur Bandara Minangkabau tetap berjalan agar perjalanan vital masyarakat tidak terganggu.

“Kami melakukan pemantauan intensif pada seluruh rute terdampak dan berkoordinasi dengan area regional dan cabang setempat untuk memastikan kondisi terkini. Layanan yang masih dapat beroperasi akan tetap berjalan, dengan mengikuti protokol keselamatan yang berlaku,” ujar _Head of Corporate Communication_ DAMRI, P. Septian Adri S.

DAMRI memastikan setiap keputusan operasional dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan dan keselamatan setiap pihak.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu di Langsa Lama

11 Juli 2026 - 01:56 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Kemenhub Sabet Penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year Transportation

10 Juli 2026 - 18:36 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Revtalisasi MTSN Subulussalam Diduga Minim Koordinasi, Kegiatan Belajar Mengajar Terganggu

10 Juli 2026 - 17:33 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Trending di RAGAM