Wartatrans.com, JAKARTA — Kabar duka menyelimuti dunia politik Indonesia. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, dalam usia 63 tahun. Kabar tersebut disampaikan pihak keluarga melalui akun media sosial resmi keluarga dan telah dikonfirmasi sejumlah media nasional.
Dalam pengumuman keluarga disebutkan:

“Dengan penuh keikhlasan dan rasa duka yang mendalam, kami, Keluarga Besar Bapak Rachmat Gobel, menyampaikan kabar bahwa Bapak Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan.”
Keluarga memohon doa agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Mereka juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Ia dikenal luas sebagai pengusaha nasional yang memimpin Gobel Group sebelum terjun ke dunia politik bersama Partai NasDem. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo tahun 2014–2015. Setelah itu, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo dan pernah menduduki jabatan Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024. Pada periode 2024–2029, ia kembali menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.
Di internal Partai NasDem, Rachmat Gobel juga dipercaya sebagai Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo. Ia dikenal aktif mendorong pembangunan kawasan timur Indonesia, penguatan sektor industri, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.
Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan besar bagi dunia politik dan industri nasional. Ucapan belasungkawa dari berbagai tokoh, kolega, serta masyarakat terus mengalir sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.*** (BS)


























