Menu ✖

Mode Gelap
Pembiayaan Elektrifikasi Transjakarta Rp5,07 Triliun KAI Angkut 2,04 Juta Ton BBM hingga September 2026, Naik 3,92 Persen Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan KSOP Muara Angke Kampanye Pemeriksaan Kapal Terkonsentrasi

ANJUNGAN

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna

badge-check


 KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Perbesar

Wartatrans.com, BATAM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas serta mengembangkan infrastruktur pendukung di Batam, Kepulauan Riau.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan upaya pemberantasan praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711.

Penguatan tersebut dilakukan melalui pembangunan 10 kapal pengawas kelas I baru dan perluasan dermaga Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam yang akan difungsikan sebagai pangkalan utama armada pengawasan. Dengan tambahan tersebut, jumlah kapal pengawas yang dimiliki KKP akan bertambah dari 34 unit yang saat ini telah beroperasi.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan mengatakan, penambahan armada pengawasan harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai.

“Penambahan armada ini tentu harus didukung dengan penyediaan prasarana dermaga yang memadai, sehingga mampu menampung kapal-kapal berukuran besar yang saat ini sedang dibangun,” ujar Didit dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Sementara itu, Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono atau yang akrab disapa Ipunk menjelaskan, Pangkalan PSDKP Batam dipilih sebagai pangkalan utama karena memiliki posisi yang strategis untuk mendukung pengawasan di perairan Laut Natuna Utara.

“Batam menjadi pangkalan utama bagi kapal pengawas yang beroperasi di WPPNRI 711 Laut Natuna Utara. Kawasan perairan tersebut masih tergolong rawan terhadap praktik pencurian ikan ilegal atau illegal fishing,” terang Ipunk.

Menurutnya, keberadaan pangkalan utama di Batam diharapkan dapat memperkuat kecepatan respons dan efektivitas patroli pengawasan di wilayah perairan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tersebut.

Ipunk juga memastikan bahwa proses pembangunan 10 kapal pengawas baru beserta proyek perluasan dermaga PSDKP Batam dilakukan dengan pendampingan dan pengawasan dari Kejaksaan RI.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel sehingga dapat mendukung optimalisasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia, khususnya di Laut Natuna Utara yang masih menjadi salah satu wilayah rawan praktik penangkapan ikan ilegal.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal

12 Oktober 2026 - 20:57 WIB

KSOP Muara Angke Kampanye Pemeriksaan Kapal Terkonsentrasi

12 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kemenhub Gelar Monitoring dan Evaluasi Penutuhan Kapal di Batam

12 Oktober 2026 - 13:27 WIB

21 Kapal Terlibat dalam Regional Marpolex 2026

12 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar

11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Pentingnya Penanganan Penertiban Kendaraan ODOL di Pelabuhan untuk Keselamatan

11 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Trending di ANJUNGAN