Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

ANJUNGAN

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna

badge-check


 KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Perbesar

Wartatrans.com, BATAM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas serta mengembangkan infrastruktur pendukung di Batam, Kepulauan Riau.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan upaya pemberantasan praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711.

Penguatan tersebut dilakukan melalui pembangunan 10 kapal pengawas kelas I baru dan perluasan dermaga Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam yang akan difungsikan sebagai pangkalan utama armada pengawasan. Dengan tambahan tersebut, jumlah kapal pengawas yang dimiliki KKP akan bertambah dari 34 unit yang saat ini telah beroperasi.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan mengatakan, penambahan armada pengawasan harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai.

“Penambahan armada ini tentu harus didukung dengan penyediaan prasarana dermaga yang memadai, sehingga mampu menampung kapal-kapal berukuran besar yang saat ini sedang dibangun,” ujar Didit dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Sementara itu, Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono atau yang akrab disapa Ipunk menjelaskan, Pangkalan PSDKP Batam dipilih sebagai pangkalan utama karena memiliki posisi yang strategis untuk mendukung pengawasan di perairan Laut Natuna Utara.

“Batam menjadi pangkalan utama bagi kapal pengawas yang beroperasi di WPPNRI 711 Laut Natuna Utara. Kawasan perairan tersebut masih tergolong rawan terhadap praktik pencurian ikan ilegal atau illegal fishing,” terang Ipunk.

Menurutnya, keberadaan pangkalan utama di Batam diharapkan dapat memperkuat kecepatan respons dan efektivitas patroli pengawasan di wilayah perairan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tersebut.

Ipunk juga memastikan bahwa proses pembangunan 10 kapal pengawas baru beserta proyek perluasan dermaga PSDKP Batam dilakukan dengan pendampingan dan pengawasan dari Kejaksaan RI.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel sehingga dapat mendukung optimalisasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia, khususnya di Laut Natuna Utara yang masih menjadi salah satu wilayah rawan praktik penangkapan ikan ilegal.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PTP Nonpetikemas Paparkan Strategi ESG dan DEI pada IDEAS Conference 2026

11 Juli 2026 - 11:18 WIB

PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon Perkuat Peran dalam Rantai Logistik

10 Juli 2026 - 14:49 WIB

Antisipasi Kepadatan Gilimanuk, Menhub Dudy Tinjau Pelabuhan Celukan Bawang

10 Juli 2026 - 10:37 WIB

Wujudkan Green Port, IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Gratis

9 Juli 2026 - 11:12 WIB

Terminal Teluk Lamong dan BPD GINSI Jawa Timur Satukan Langkah Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan

9 Juli 2026 - 06:56 WIB

Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

8 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

8 Juli 2026 - 12:32 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

Libur Sekolah, ASDP Telah Layani 2,05 Juta Penumpang

7 Juli 2026 - 17:58 WIB

Trending di ANJUNGAN