Menu

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali

SENI BUDAYA

Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo

badge-check


 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON – Sebuah langkah penting dalam pelestarian budaya Gayo resmi diwujudkan. Gedung Olah Seni (GOS) Takengon kini bertransformasi menjadi Taman Budaya Negeri Gayo, yang diresmikan melalui kerja sama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah pada Jumat (10/7/2026).

Peresmian berlangsung di kawasan Gedung Olah Seni Takengon dan menjadi tonggak baru bagi pengembangan seni dan budaya di dataran tinggi Gayo.

Perubahan fungsi ini diharapkan menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat pelestarian, pengembangan, sekaligus promosi seni dan budaya Gayo.

Taman Budaya Negeri Gayo akan menjadi ruang ekspresi bagi para seniman, budayawan, komunitas kreatif, serta generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Gayo.

Selain menjadi ruang pertunjukan seni, kawasan ini juga diproyeksikan sebagai destinasi wisata budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan membuka peluang bagi pelaku UMKM.

Berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni, pameran, hingga festival budaya direncanakan akan digelar secara rutin sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Kehadiran Taman Budaya Negeri Gayo menjadi bukti bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan.

Dengan adanya ruang budaya yang representatif, diharapkan seni tradisi Gayo terus hidup, berkembang, dan dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tgk. Ibrahim PMToH, Penjaga Warisan Sastra Aceh yang Nyaris Terlupakan Tampil di “Hikayat Bak Keude Kupi”

7 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Aksi Spontan Rizki Putra Berbuah Dream Ticket di Main Drama Casting

7 Agustus 2026 - 11:16 WIB

FORWAN Siapkan Diskusi Publik Dukung Dangdut Menuju Pengakuan UNESCO

7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Pengukuhan DKJ Dipersoalkan, Arie Batubara Nilai Pergub Dilanggar

6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Judul Film “Pasukan 1.000 Janda” Dinilai Mereduksi Martabat Laksamana Malahayati, Dinas Sejarah AL pun Menolak

6 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya

6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

KOKKANG Gelar Pameran Kartun “Tawa Merdeka”, Hadirkan 81 Karya untuk Rayakan HUT RI ke-81

6 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Menanti Keberpihakan Bang Doel Terhadap Karya Sastra Betawi 100 Tahun Kembali Diperjuangkan

6 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Saputra Kori Bawa Tantangan Spontan di Main Drama Casting, Nayaka Raih Dream Ticket

6 Agustus 2026 - 10:27 WIB

“Apa Kabar ”, Saat Ifan Seventeen Menyapa Rindu yang Belum Pergi

5 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Trending di SENI BUDAYA