Wartatrans.com, JAKARTA – Persaingan sinetron di jam tayang utama semakin sengit. Untuk memperkuat dominasinya, SCTV meluncurkan drama terbaru “Wajah Cinta Yang Lain” yang tayang setiap hari pukul 19.55 WIB. Mengusung kisah penuh emosi, serial ini mengangkat tema cinta, pengkhianatan, hingga perjuangan seorang perempuan menemukan kembali harapan hidupnya.
Tokoh utama, Asti Paramita, diperankan oleh Dinda Kirana, digambarkan sebagai istri yang awalnya hidup bahagia. Namun kehidupannya berubah seketika ketika mengetahui sang suami, Bima Arjuna (Andri Mashadi), menjalin hubungan dengan perempuan lain.

Pengkhianatan tersebut menjadi awal dari rentetan tragedi yang menimpa Asti. Ia menjadi korban serangan brutal hingga wajahnya rusak akibat siraman air keras. Dalam kondisi nyaris kehilangan nyawa, Asti tetap bertahan karena ingin menyelamatkan calon buah hatinya.
Peristiwa tragis itu mengubah jalan hidup Asti. Ia tak hanya harus menghadapi penderitaan fisik dan batin, tetapi juga berusaha merebut kembali kehidupannya yang telah direnggut oleh orang-orang terdekat. Perjalanan itulah yang menjadi benang merah cerita “Wajah Cinta Yang Lain”, dipenuhi konflik keluarga, rahasia, dan intrik yang terus berkembang.
Deputy Director Programming SCTV Banardi Rachmad mengatakan, sinetron ini dirancang untuk memenuhi selera pemirsa yang menginginkan drama dengan konflik kuat dan karakter yang memiliki perjalanan emosional mendalam.
“SCTV terus menghadirkan cerita yang mampu membuat penonton larut dalam setiap episode. Wajah Cinta Yang Lain memiliki konflik yang intens dengan perjalanan karakter yang tidak mudah ditebak, sehingga kami yakin akan menjadi salah satu tontonan favorit di prime time,” ujar Banardi.
Selain Dinda Kirana dan Andri Mashadi, sinetron ini juga dibintangi Oka Antara, Ibrahim Risyad, Aulia Sarah, serta sejumlah aktor dan aktris papan atas lainnya yang semakin memperkuat kualitas akting dalam cerita.
Dengan alur yang sarat kejutan dan konflik yang terus meningkat di setiap episode, “Wajah Cinta Yang Lain” diharapkan menjadi magnet baru bagi pemirsa SCTV sekaligus memperkaya pilihan tayangan drama Indonesia di layar kaca.*** (Byl)






























