Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan 49,29% Warga Jakarta Masuk MBT, Pramono Dorong Rusun Jadi Public Housing Kesehatan Gubernur Tak Ganggu Pemerintahan Aceh, Bima Arya: Tugas Berjalan Lewat Pendelegasian Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan Kisah Porter Sunarto Rawat Anak Berkebutuhan Khusus, KAI Services Beri Bantuan di Stasiun Bandung IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

SENI BUDAYA

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

badge-check


 Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen Perbesar

Wartatrans.com, SRAGEN – Ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai pembatas atau pelengkap tata kota, tetapi juga dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan budaya yang melintasi zaman. Gagasan tersebut menjadi landasan penyelenggaraan #Sinergi Sukowati 2, sebuah perhelatan mural bertema “Kearifan Seni dan Budaya” yang akan berlangsung pada 4–5 Juli 2026 di Taman Tiara Sachari, Desa Beloran, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen.

Ajang kreatif ini menjadi ruang kolaborasi para seniman mural dari berbagai daerah sekaligus upaya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal melalui karya seni visual yang dapat dinikmati masyarakat luas.

Ketua Panitia, Joko Sunarto atau yang akrab disapa Pak Lie, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari semangat menjadikan seni sebagai media edukasi, pelestarian budaya, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan ruang di mana budaya tidak hanya menjadi kenangan, melainkan menjadi sumber inspirasi dan kekuatan yang menggerakkan kehidupan bersama,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraannya, Pak Lie didukung tim yang terdiri dari Agung di bidang multimedia, aktivis mural Jamprang, Tomi pada bidang pemasaran, serta Ridho, guru seni rupa yang turut merancang konsep artistik kegiatan.

Tidak hanya melibatkan seniman mural, panitia juga menggandeng berbagai komunitas, mulai dari Vespa Lover, komunitas sepeda, hingga pegiat lingkungan, budaya, dan sejarah. Kolaborasi lintas komunitas tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dalam melestarikan kearifan lokal.

Selain mempercantik ruang publik, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.

Pada penyelenggaraan tahun kedua ini, 24 tim muralis dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ambil bagian. Mereka berasal dari Jakarta, Malang, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Brebes, Salatiga, hingga tuan rumah Sragen. Kehadiran para muralis tersebut diharapkan menjadi ruang bertemunya berbagai perspektif budaya yang dituangkan dalam karya-karya visual bertema kearifan lokal.

Rangkaian kegiatan akan berlangsung selama dua hari. Pada 4 Juli 2026, para muralis akan mengerjakan lukisan mural yang mengubah kawasan Taman Tiara Sachari menjadi galeri seni terbuka. Sementara pada 5 Juli 2026, panitia menggelar lomba mewarnai dan berkreasi bagi anak-anak sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak usia dini.

Melalui tema “Kearifan Seni dan Budaya”, #Sinergi Sukowati 2 ingin menegaskan bahwa mural bukan sekadar hiasan dinding, melainkan narasi visual yang merekam identitas masyarakat, menjaga ingatan kolektif, serta membangun kebanggaan terhadap budaya lokal.

Di tengah derasnya arus modernisasi, kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa seni dan budaya merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter. Dengan kolaborasi antara seniman, komunitas, pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, #Sinergi Sukowati 2 diharapkan menjadi contoh bagaimana seni dapat tumbuh dari masyarakat, kembali kepada masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan bersama.*** (Yoyo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Guruh Sukarno Putra Galang Dana untuk Anak Penyintas Kanker Lewat “Untuk Indonesia”

22 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah

21 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur

21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung

20 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Maknai Kemerdekaan RI, InJourney Group Hadirkan Kesenian Rakyat

18 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Pameran Maestro Film Indonesia 2026 Angkat Jejak Asrul Sani

18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kadisbudpar Jabar Iendra Sofyan Buka Pameran “KDM”, Seni Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan

18 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Calvin Dores Penerus Deddy Dores Rilis ‘Sampai Kapankah’ di HUT RI-81: Merdeka itu Bebas dari Belenggu Kehidupan!

18 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Trending di SENI BUDAYA