
Wartatrans.com, PANJANG, LAMPUNG – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 bersama PT IPC Terminal Petikemas resmi mengoperasikan Quay Container Crane (QCC) 004 di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Kamis (2/7).

Pengoperasian alat bongkar muat baru tersebut menjadi bagian dari upaya Pelindo meningkatkan kapasitas pelayanan, mempercepat proses bongkar muat, serta memperkuat peran Pelabuhan Panjang sebagai gerbang logistik utama di Sumatera Bagian Selatan.
Peresmian QCC 004 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kantor KSOP Kelas I Panjang, KPP Bea dan Cukai TMP B Bandar Lampung, Balai Karantina Pertanian, asosiasi kepelabuhanan dan logistik, pengguna jasa, serta mitra kerja Pelindo.
QCC 004 merupakan crane berjenis Post Panamax yang sebelumnya tiba di Pelabuhan Panjang menggunakan kapal MV Zheng Hua 37 dari China. Alat ini memiliki spesifikasi outreach sepanjang 45 meter dengan kemampuan menjangkau 16 hingga 17 baris peti kemas, sehingga mampu melayani kapal-kapal berkapasitas lebih besar secara lebih efektif dan efisien.
Dengan beroperasinya QCC 004, IPC TPK Area Panjang kini memiliki total empat unit QCC yang siap mendukung peningkatan kapasitas dan produktivitas pelayanan bongkar muat peti kemas.
Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan pengoperasian QCC 004 merupakan bagian dari komitmen Pelindo dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin modern, efisien, dan berdaya saing.
Menurutnya, transformasi pelabuhan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
“Pengoperasian QCC 004 menjadi salah satu langkah strategis Pelindo Regional 2 untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mendukung kelancaran rantai logistik nasional,” ujar Budi, Kamis (2/7).
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas bongkar muat akan memberikan dampak langsung terhadap efisiensi operasional pelabuhan, mulai dari percepatan waktu pelayanan kapal hingga meningkatnya produktivitas terminal peti kemas.
Kondisi tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing Pelabuhan Panjang sebagai salah satu simpul logistik utama di wilayah Sumatra.
Pelindo tentunya ingin memastikan setiap investasi yang dilakukan Pelindo memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi operasional pelabuhan, tetapi juga bagi dunia usaha dan perekonomian daerah.
“Semakin efisien pelayanan pelabuhan, semakin kompetitif pula biaya logistik yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan industri dan perdagangan nasional,” tambahnya.
Pengoperasian QCC 004 ditandai dengan seremoni peresmian, peninjauan fasilitas Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, serta prosesi pecah kendi bersama para tamu undangan.
Dengan beroperasinya QCC 004, Pelindo Regional 2 optimistis kapasitas dan produktivitas Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang akan terus meningkat.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan berstandar global, memperkuat konektivitas logistik nasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Bagian Selatan.(ahmad)




























