Menu

Mode Gelap
KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor, Operasional Kembali Normal InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat TPA Aisyiyah Jayan, Adakan Acara Maulid Nabi, Cahaya Kelahiran Sang Penghulu Semesta

ANJUNGAN

HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia

badge-check


 HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran pelabuhan sebagai penghubung Nusantara sekaligus penggerak perekonomian nasional. Melalui peningkatan konektivitas dan efisiensi layanan kepelabuhanan, Pelindo berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan makmur.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Pelindo Regional 2, Jakarta, Senin (17/8).

Dalam amanatnya, Achmad mengatakan momentum peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh insan Pelindo bahwa tugas perusahaan tidak sekadar menjalankan aktivitas operasional kepelabuhanan, tetapi juga mengisi kemerdekaan melalui karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

“Delapan puluh satu tahun yang lalu, kemerdekaan Indonesia diperjuangkan dengan keberanian, pengorbanan, persatuan, dan keyakinan yang kuat akan masa depan bangsa. Hari ini, tugas kita bukan lagi merebut kemerdekaan. Tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” ujar Achmad.

Menurutnya, tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” memiliki relevansi yang kuat dengan peran Pelindo dalam ekosistem logistik dan maritim nasional. Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan konektivitas yang kuat untuk memastikan pergerakan orang dan barang antarwilayah dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, laut bukanlah pemisah bagi Indonesia. Laut adalah pemersatu. Pelabuhan adalah penghubung. Dan konektivitas adalah urat nadi perekonomian bangsa,” katanya.

Achmad menjelaskan bahwa konektivitas kepelabuhanan juga memiliki peran penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Kehadiran pelabuhan dari wilayah barat hingga timur Indonesia menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi barang, menghubungkan pusat-pusat produksi dan konsumsi, serta mendukung aktivitas perekonomian di berbagai wilayah Nusantara.

Di sisi lain, peningkatan produktivitas dan efisiensi pelabuhan menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai ekonomi. Peningkatan produktivitas bongkar muat, penurunan port stay, serta efisiensi rantai pasok pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi terhadap penurunan biaya logistik, kelancaran distribusi barang, serta peningkatan daya saing produk Indonesia.

Dalam menjalankan agenda tersebut, Pelindo terus melakukan transformasi dan penguatan kinerja sejalan dengan arah strategis Danantara Indonesia. Upaya tersebut diarahkan tidak hanya pada penciptaan nilai ekonomi dan peningkatan produktivitas aset negara, tetapi juga pada penciptaan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian dan pembangunan nasional.

Pada kesempatan tersebut, Achmad turut menyampaikan doa dan simpati kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi. Sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo di wilayah tersebut turut terdampak dan terus mendapatkan penanganan.

Ia meminta seluruh jajaran, khususnya di wilayah terdampak maupun daerah yang masih berpotensi mengalami gempa susulan, untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kesiapan fasilitas dan peralatan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas operasional.

“Tidak ada target operasional yang lebih penting daripada keselamatan manusia,” tegas Achmad.

Mengakhiri amanatnya, Achmad mengajak seluruh insan Pelindo menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan di pelabuhan memiliki arti yang lebih besar bagi konektivitas dan perekonomian Indonesia.

“Dari pelabuhan-pelabuhan Indonesia, kita hubungkan Nusantara. Dari Pelindo, kita gerakkan ekonomi bangsa. Dan melalui karya kita bersama, kita wujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur,” pungkas Achmad.(ahmad)

Baca Lainnya

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara

10 September 2026 - 10:35 WIB

Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat

10 September 2026 - 09:25 WIB

TPA Aisyiyah Jayan, Adakan Acara Maulid Nabi, Cahaya Kelahiran Sang Penghulu Semesta

10 September 2026 - 09:08 WIB

Isu Penempatan 80 Ribu Warga Transmigran di ALA Dibantah, Armen Desky: Itu Hoaks dan Saya Tidak Pernah Menyatakan Hal Tersebut

10 September 2026 - 08:56 WIB

Kejaksaan Negeri Langsa Laksanakan  ‎TAHAP II Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembagunan  ‎Jembatan Kawasan Wisata Hutan MANGROVE ‎

10 September 2026 - 04:55 WIB

Tani Merdeka Indonesia Dukung dan Apresiasi DPR Setujui RUU Reforma Agraria Jadi Usul Inisiatif

9 September 2026 - 20:43 WIB

Pelindo Regional 4 & Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

9 September 2026 - 20:41 WIB

Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

9 September 2026 - 20:31 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan

9 September 2026 - 20:21 WIB

Haornas 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Warga Bogor Menjadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

9 September 2026 - 20:14 WIB

Trending di RAGAM