Menu ✖

Mode Gelap
Penjualan Rumah Subsidi Lesu Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang

EKOBIS

GMF Rampungkan Modernisasi Hercules TNI AU Usia Operasional Bertambah hingga 20 Tahun

badge-check


 Dirut GMF Andi Fahrurozi Perbesar

Dirut GMF Andi Fahrurozi

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) resmi menyerahkan pesawat C-130H Hercules A-1319 hasil program modernisasi kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Modernisasi tersebut menjadi tonggak penting bagi penguatan kapabilitas industri dalam negeri dalam mendukung kebutuhan pertahanan nasional.

Pesawat A-1319 merupakan pesawat kedua yang berhasil dimodernisasi GMF setelah sebelumnya perusahaan menyelesaikan modernisasi center wing box pada pesawat A-1315.

Namun, proyek A-1319 memiliki nilai strategis tersendiri. Pesawat tersebut menjadi prototype pertama yang menjalani pekerjaan modifikasi besar di luar fasilitas Lockheed Martin.

Modernisasi yang dilakukan GMF mencakup center wing box replacement, avionics upgrade program, serta structural integrity program yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi pesawat C-130 di dunia.

Direktur Utama GMF Andi Fahrurozi menyampaikan, proyek tersebut tidak sekadar menjadi seremoni penyerahan pesawat, melainkan menjadi bukti meningkatnya kemampuan industri nasional dalam mengerjakan proyek strategis pertahanan.

“Penyelesaian proyek pesawat A-1319 ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan pengembangan kapabilitas sekaligus menjadi bukti bahwa kemampuan industri dalam negeri terus berkembang untuk menjawab kebutuhan industri pertahanan nasional,” urainya, Rabu (19/8/2026).

Lebih jauh, modernisasi A-1319 ditujukan bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan avionik pesawat.

“Program tersebut juga diproyeksikan memperpanjang usia operasional pesawat hingga 15–20 tahun, karena di antaranya ada pergantian sayap pesawat sekaligus meningkatkan keandalan dan kesiapan operasional armada C-130 dalam mendukung tugas TNI Angkatan Udara,” ungkapnya.

Seluruh proses modernisasi dilakukan dengan mengacu pada standar dan regulasi kelaikan yang ditetapkan Indonesia Defence Airworthiness Authority (IDAA) melalui serangkaian proses sertifikasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi persyaratan yang berlaku dan pesawat siap kembali mendukung operasional TNI AU.

Bagian dari Program Offset dan Transfer Teknologi

Modernisasi A-1319 juga merupakan bagian dari program offset industri pertahanan yang diperoleh GMF sebagai industri binaan Kementerian Pertahanan.

Melalui program tersebut, GMF mendapatkan transfer technology dari Lockheed Martin, termasuk dukungan dalam penyediaan komponen, expertise, manpower, pelatihan, sertifikasi hingga pelaksanaan acceptance flight test.

Keberhasilan proyek ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Udara, GMF, Lockheed Martin, PT Dirgantara Indonesia, serta berbagai pihak pendukung lainnya.

GMF juga memberikan apresiasi kepada para Engineering Heroes yang terlibat langsung dalam pengerjaan proyek tersebut.

“Di balik satu pesawat yang hari ini siap kembali mengemban tugas negara, terdapat ribuan jam kerja, ketelitian, kompetensi, dan semangat kolaborasi dari seluruh insan yang terlibat,” kata Andi.

Bidik Hercules Service Center

Keberhasilan menyelesaikan modernisasi A-1319 sekaligus membuka peluang baru bagi GMF untuk memperluas bisnis di sektor pertahanan.

Perusahaan menargetkan pengembangan kapabilitas menuju Hercules Service Center sehingga dapat memperoleh kepercayaan untuk menangani proyek-proyek strategis lainnya pada masa mendatang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi diversifikasi bisnis GMF untuk mengembangkan solusi pemeliharaan dan modernisasi armada pertahanan secara lebih terintegrasi.

“Keberhasilan ini juga membuka peluang bagi GMF untuk terus mengembangkan kapabilitas menuju Hercules Service Center dan memeroleh kepercayaan untuk menangani proyek strategis di masa mendatang,” imbuhnya.

GMF menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder sekaligus meningkatkan kapabilitas layanan maintenance, repair and overhaul (MRO).

“Dengan diserahkannya A-1319, GMF berharap pesawat tersebut dapat kembali memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung tugas dan operasi TNI Angkatan Udara,” ujar Andi.

Bagi GMF, proyek ini pada akhirnya bukan hanya tentang menyelesaikan satu unit pesawat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian industri, memperkuat kapabilitas nasional, dan meningkatkan kepercayaan terhadap kemampuan industri Indonesia dalam mengerjakan pekerjaan strategis berstandar tinggi. (omy)

Baca Lainnya

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi

4 Oktober 2026 - 21:15 WIB

InJourney Airports Pastikan Kesiapan 3 Bandara Dukung MotoGP Mandalika

4 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Lepas Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri, Ini Penjelasan InJourney Airports

3 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Lokakarya Forwahub di Bandung

Menhub Dudy Tegaskan  Keselamatan Transportasi Harus jadi Perhatian Utama

3 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Kolaborasi Diperkuat, Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak Tingkatkan Pelayanan Kapal

3 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Qantas Group Bidik Ekspansi Indonesia, Ajukan 4.539 Kursi per Pekan

2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

IPCC Raih Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 Kategori Infrastruktur Logistik & Transportasi

2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Sekjen APPSI Mujiburrohman Dampingi Anggota DPR RI Titiek Soeharto Sidak  BULOG Kawal Ketersediaan serta Harga Beras

2 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Konsolidasi Portofolio Bisnis: Penggabungan PPI ke MMI Perkuat Ekosistem Layanan dan Kapabilitas Pelindo Group

2 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Trending di ANJUNGAN