Menu

Mode Gelap
11 Rusun Baru Disiapkan, Pemprov DKI Diminta Benahi Tata Kelola agar Tak Jadi Proyek Mercusuar Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi Kebun Induk Kopi Arabika Gayo Akhirnya Dimulai, Aceh Tengah Siapkan Benteng Hadapi Ancaman Pasar Eropa dan Krisis Lingkungan Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali Penumpang KA Kertanegara Naik 5,29 Persen, KAI: Jadi Andalan Perjalanan Lintas Tengah Jawa

SENI BUDAYA

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

badge-check


 Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH  – Penyair senior Aceh, Djamal Syarif, membuka malam penutupan Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh-Indonesia dengan pembacaan puisi di Taman Sari Gunongan, Banda Aceh, Ahad (28/6/2026).

Penampilan Djamal Syarif menjadi bagian dari pertunjukan pembuka yang diawali dengan penayangan The Light of Aceh. Berkolaborasi dengan LASQI New Jersey, ia menghadirkan perpaduan pembacaan puisi dan pertunjukan artistik yang mengangkat nilai-nilai budaya, sejarah, dan spiritualitas Aceh.

Dengan penghayatan yang kuat, Djamal Syarif membawakan puisinya di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia serta negara-negara serumpun. Penampilannya mendapat sambutan hangat dan menjadi pembuka yang khidmat bagi malam puncak PPN XIV.

Malam penutupan PPN XIV turut dihadiri sejumlah tokoh sastra Indonesia dan Nusantara, di antaranya Sutardji Calzoum Bachri, LK Ara, Acep Zamzam Noor, Jose Rizal Manua, Salman Yoga, Sosiawan Leak, Imam Ma’arif, Ahmadun Yossi Herfanda, serta para penyair dari Aceh, Maluku, Kalimantan, Jawa Timur, Bali, Jakarta, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Setelah pembacaan puisi pembuka, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, musikalisasi puisi, pemutaran catatan perjalanan PPN XIV Aceh-Indonesia, pembacaan Resolusi Serambi Mekah, penyerahan penghargaan kepada peserta, hingga penampilan puisi para maestro dan delegasi dari berbagai negara.

Pertemuan Penyair Nusantara XIV Aceh-Indonesia menjadi ruang silaturahmi para penyair dan budayawan untuk memperkuat jejaring sastra Melayu-Nusantara sekaligus meneguhkan Aceh sebagai salah satu pusat peradaban sastra dan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar

28 Juni 2026 - 14:29 WIB

Syuting “Lautan Cinta” di Yogyakarta, Abidzar Al-Ghifari Nikmati Kebersamaan dengan Para Pemain

28 Juni 2026 - 14:22 WIB

Kementerian Kebudayaan Resmikan Rumah Sastra Ahmad Tohari di Banyumas

28 Juni 2026 - 13:23 WIB

Syech Mulyadi Abadikan Semangat PPN XIV Aceh Lewat Puisi “Dari Tanah Aceh, PPN Ku Kenal”

28 Juni 2026 - 01:58 WIB

Pameran Arsip dan Karya Oesman Effendi Hadirkan Jejak Kreatif Maestro Seni Rupa Indonesia

28 Juni 2026 - 01:46 WIB

Putra Gara Bacakan Puisi Inong Balee di PPN XIV Aceh, Tegaskan Penolakan Judul Film “Pasukan 1000 Janda”

27 Juni 2026 - 23:40 WIB

Sastrawan Putra Gara Bacakan Puisi “Danau Lut Tawar”, Lahir dari Inspirasi Pagi di Hotel Renggali pada PPN XIV Aceh

27 Juni 2026 - 22:20 WIB

Penyair Jakarta Imam Maarif Hipnotis Penonton PPN XIV Aceh, Puisi Berpadu Harmonis dengan Tarian Sufi

27 Juni 2026 - 21:59 WIB

Trending di SENI BUDAYA