Wartatrans.com, SEMARANG — Dalam rangka Hari Kemerdekaan ke 81 Indonesia dan juga dies natalis yang ke 75, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Semarang bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (PPL UNNES) mengadakan lomba mural. Lomba bersifat intern dengan diikuti puluhan bahkan ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX. Teman satu kelas diperkenankan membantu menggambar tiga orang peserta inti.
Uniknya lagi, ini adalah lomba mural pelajar SMP berdurasi terlama di Indonesia. Selama berturut tiga hari (12 – 14 Agustus 2026), peserta diperkenankan menghias tembok sekolah mulai dari pengecatan dasar, sketsa, eksekusi pewarnaan, hingga finishing.

Farahnisha Misha Karmila salah satu peserta dari kelas VIII H, mengatakan walau capek, dirinya merasa senang mengikuti lomba mural yang diadakan sekolahnya. “Seru juga berpartisipasi di lomba mural secara beramai – ramai selama tiga hari. Masalah menang dan kalahnya, itu urusan nanti. Berani tampil dan berusaha keras, itu sudah juara,” kata Farah sambil mengusap cat yang berlepotan di baju serta hijabnya.
Animo dan semangat siswa yang luar biasa dalam mengikuti lomba mural, mendapat nilai dari guru sekolah. “Kemauan dan kemampuan siswa dalam menggambar mural tidak kalah dengan yang profesional. Tidak percuma SMPN 2 mengadakan event ini. Kami memberi apresiasi terhadap murid – murid dengan menyediaan tempat menggali serta mengembangkan kreativitas dibidang seni lukis dinding,” kata Munanto, S.Pd. selaku pelaksana kegiatan.

Lebih jauh Pak Muna menjelaskan bahwa dari segi lingkungan, ini adalah wujud pengembangan sekolah dengan tidak membiarkan tempat tidak bermanfaat. Di sekolah yang di jaman penjajahan Belanda bernama Mulo I ini, air bekas wudu ditampung pada bendungan kecil tempat pemeliharaan ikan dan untuk siram tanaman. Des mural masuk SMPN 2 mengokohkan taglinenya yaitu Tiada Hari Tanpa Prestasi, baik itu prestasi akademik maupun non akademik.
Acara Puncak Dies Natalis ke 75 SMPN 2 sendiri berlangsung meriah dan khidmat pada Jumat (14/8/2026). Ini sesuai arahan Pit. Kepala Sekolah Bani Haris, S.Pd., M.Pd. “Mari bersama – sama memeriahkan dies natalis dengan penuh semangat, tertib, dan tetap menjaga kebersihan sekolah. Berkarya dalam harmoni, bersinar dalam prestasi,” demikian Kepsek yang baru satu bulan menjabat ini dalam pers releasenya.
Tema yang diusung kali ini adalah Musik dan Kesenian. Kebetulan pula bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke 81 Indonesia dan Hari Pramuka. Ketiga peringatannya dirangkai dalam satu pertunjukan oleh Semaphore Dance, Paskibra Band, Rizzup Band. Ekspedisi Pencak Silat, serta solo vokal. Semua performance seperti tari, nyanyi, dan karawitan dilakukan oleh para murid SMPN 2 Semarang.***
(Slamet Widodo)





























