Menu

Mode Gelap
Meriahkan Hari Kemerdekaan RI, KAI Services Regional 6 Yogyakarta Gelar Fun Walk Menjelang Doa Bersama 21 Tahun Perjanjian Damai, Masjid Raya dibanjiri Rakyat Aceh KAI Wisata Hadirkan Promo HUT RI ke-81, Ada Diskon 17% hingga Kereta Panoramic Presiden GPAB: Jika Data Mentan Tidak Utuh, Amran Harus Minta Maaf kepada Rakyat Aceh Perankan Tan Malaka, Tanta Ginting Temukan Banyak Sisi yang Belum Banyak Diketahui 81 Tahun Merdeka, Meradjoet Sendja Ajak Generasi Muda Menemukan Kembali Role Model dan Makna Kemerdekaan

SENI BUDAYA

Mural Masuk Sekolah Mengokohkan SMPN 2 Semarang Tiada Hari Tanpa Prestasi 

badge-check


 Mural Masuk Sekolah Mengokohkan SMPN 2 Semarang Tiada Hari Tanpa Prestasi  Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG —  Dalam rangka Hari Kemerdekaan ke 81 Indonesia dan juga dies natalis yang ke 75, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Semarang bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (PPL UNNES) mengadakan lomba mural. Lomba bersifat intern dengan diikuti puluhan bahkan ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX. Teman satu kelas diperkenankan membantu menggambar tiga orang peserta inti.

Uniknya lagi, ini adalah lomba mural pelajar SMP berdurasi terlama di Indonesia. Selama berturut tiga hari (12 – 14 Agustus 2026), peserta diperkenankan menghias tembok sekolah mulai dari pengecatan dasar, sketsa, eksekusi pewarnaan, hingga finishing.

Farahnisha Misha Karmila salah satu peserta dari kelas VIII H, mengatakan walau capek, dirinya merasa senang mengikuti lomba mural yang diadakan sekolahnya. “Seru juga berpartisipasi di lomba mural secara beramai – ramai selama tiga hari. Masalah menang dan kalahnya, itu urusan nanti. Berani tampil dan berusaha keras, itu sudah juara,” kata Farah sambil mengusap cat yang berlepotan di baju serta hijabnya.

Animo dan semangat siswa yang luar biasa dalam mengikuti lomba mural, mendapat nilai dari guru sekolah. “Kemauan dan kemampuan siswa dalam menggambar mural tidak kalah dengan yang profesional. Tidak percuma SMPN 2 mengadakan event ini. Kami memberi apresiasi terhadap murid – murid dengan menyediaan tempat menggali serta mengembangkan kreativitas dibidang seni lukis dinding,” kata Munanto, S.Pd. selaku pelaksana kegiatan.

Lebih jauh Pak Muna menjelaskan bahwa dari segi lingkungan, ini adalah wujud pengembangan sekolah dengan tidak membiarkan tempat tidak bermanfaat. Di sekolah yang di jaman penjajahan Belanda bernama Mulo I ini, air bekas wudu ditampung pada bendungan kecil tempat pemeliharaan ikan dan untuk siram tanaman. Des mural masuk SMPN 2 mengokohkan taglinenya yaitu Tiada Hari Tanpa Prestasi, baik itu prestasi akademik maupun non akademik.

Acara Puncak Dies Natalis ke 75 SMPN 2 sendiri berlangsung meriah dan khidmat pada Jumat (14/8/2026). Ini sesuai arahan Pit. Kepala Sekolah Bani Haris, S.Pd., M.Pd. “Mari bersama – sama memeriahkan dies natalis dengan penuh semangat, tertib, dan tetap menjaga kebersihan sekolah. Berkarya dalam harmoni, bersinar dalam prestasi,” demikian Kepsek yang baru satu bulan menjabat ini dalam pers releasenya.

Tema yang diusung kali ini adalah Musik dan Kesenian. Kebetulan pula bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke 81 Indonesia dan Hari Pramuka. Ketiga peringatannya dirangkai dalam satu pertunjukan oleh Semaphore Dance, Paskibra Band, Rizzup Band. Ekspedisi Pencak Silat, serta solo vokal. Semua performance seperti tari, nyanyi, dan karawitan dilakukan oleh para murid SMPN 2 Semarang.***

(Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Perankan Tan Malaka, Tanta Ginting Temukan Banyak Sisi yang Belum Banyak Diketahui

14 Agustus 2026 - 22:06 WIB

81 Tahun Merdeka, Meradjoet Sendja Ajak Generasi Muda Menemukan Kembali Role Model dan Makna Kemerdekaan

14 Agustus 2026 - 21:53 WIB

SCTV Siapkan Pesta Musik dan Hiburan Spektakuler di HUT ke-36

14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Patricia Gouw Turun Langsung, Peserta Main Drama Casting Diuji Bangun Chemistry

14 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Lima Tahun Vakum, Olivia Zalianty Kembali ke Panggung Teater

14 Agustus 2026 - 17:52 WIB

ATL Beri Mandat Salman Yoga Bentuk Kepengurusan ATL Gayo 2026–2030

14 Agustus 2026 - 16:13 WIB

“Duta” Rimba Raya Gerilya di Ibu Kota, Bawa Kembali Jejak Suara; “Indonesia Masih Ada”

13 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Catatan Iwan Piliang: Ketika Suara Rimba Raya Hendak Dihidupkan Kembali

12 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Seniman Gayo dan PFN Bahas Rencana Film Radio Rimba Raya, Menghidupkan Kembali Suara Perjuangan dari Tanah Gayo

12 Agustus 2026 - 15:01 WIB

 Pameran Tunggal “My Artistic Soul” Ireng Halimun; Merawat Nyala Seni di Lintasan Zaman

11 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Trending di SENI BUDAYA