Menu ✖

Mode Gelap
Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

NASIONAL

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

badge-check


 Jalanan hancur pascagempa NTT Perbesar

Jalanan hancur pascagempa NTT

Wartatrans.com, JAKARTA – Kurang dari tiga pekan sebelum gempa M7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT sedang mematangkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB).

Pada 15 Agustus 2026, sistem yang diperkuat itu menghadapi bencana besar yang sekaligus menyediakan kejadian nyata untuk mengukur kecepatan respons daerah.

Ya, pada Kamis (30/7/2026), BPBD NTT bersama Program SIAP SIAGA menyiapkan Pusdalops PB. Sehari kemudian, BPBD NTT mempublikasikan penguatan sistem penanggulangan bencana berbasis data bersama pemerintah Australia. Jaraknya hanya sekitar 16 hari sebelum gempa terjadi.

Gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.23 WIB atau 05.58.23 WITA dengan kedalaman 15 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini tsunami hanya 2 menit 16 detik setelah gempa.

Ancaman itu bukan sekadar peringatan. BMKG mencatat tsunami setinggi 1,61 meter di Reo, Manggarai, dan 0,94 meter di Maurole, Ende. Peringatan tsunami baru diakhiri pukul 07.30 WIB.

Gempa juga menghasilkan guncangan hingga VII Modified Mercalli Intensity (MMI) di Aesesa, Nagekeo, Riung dan Ngada. Hingga pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat 235 gempa susulan dengan magnitudo 2,5 hingga 6,2.

Di sinilah stopwatch berikutnya menjadi penting. Berapa menit setelah peringatan BMKG diterima BPBD, kapan Pusdalops aktif, kapan posko bergerak, kapan perintah evakuasi diteruskan dan kapan pertolongan pertama tiba?

Kaji cepat Pusdalops PB BPBD NTT hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 22.00 WITA mencatat 1.394 rumah terdampak, termasuk 725 rumah rusak berat.

Kepala Pelaksana BPBD NTT Mahadin Sibarani mengatakan, “Data mutakhir hingga Sabtu malam pukul 22.00 WITA menunjukkan kerusakan terbanyak untuk kategori rumah rusak berat terkonsentrasi di Kabupaten Manggarai dengan 601 unit.”

Data tersebut membuktikan fungsi asesmen lapangan berjalan. Namun, angka kerusakan belum menjawab seberapa cepat informasi berubah menjadi tindakan.

Karena itu, laporan situasi (Situation Report/Sitrep), kaji cepat lengkap dan log Pusdalops menjadi dokumen penting. Dari sana dapat ditelusuri waktu penerimaan informasi, koordinasi, keputusan, evakuasi dan pengerahan bantuan.

Per Ahad (16/8/2026) malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sementara mencatat, 53 orang meninggal, 101 luka-luka dan 9.290 warga mengungsi.

Pemerintah NTT juga menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, untuk mempercepat penanganan.

Kepala BNPB Suharyanto hari ini minta enam kabupaten, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo dan Sikka, segera mempercepat pembentukan posko dan penetapan status darurat.

“Mohon hari ini segera dikeluarkan status daruratnya,” kata Suharyanto.

Lima wilayah yang menjadi fokus utama perlu dibandingkan dari waktu peringatan diterima hingga bantuan pertama tiba. Log Pusdalops dapat menunjukkan bagian mana yang bergerak cepat dan di mana terjadi jeda.

Gempa ini belum cukup untuk menyebut sistem gagal. Tetapi, gempa ini menyediakan kesempatan untuk mengukur apakah penguatan sistem kurang dari tiga pekan sebelumnya, benar-benar mampu memperpendek waktu antara peringatan dan pertolongan. (Artha Tidar)

 

Baca Lainnya

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

MTI Ingatkan 3 Momentum September Jangan Hanya sebagai Seremoni Keselamatan

30 September 2026 - 10:21 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Early Booking, Pesan Tiket Lebih Awal Makin Hemat

29 September 2026 - 22:50 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan sebagai Trusted & Populer Brand 2026

29 September 2026 - 22:43 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Trending di NASIONAL