Menu ✖

Mode Gelap
Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan Prabowo Ganti Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara, Ini Daftar Lengkapnya! Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri Bergeser Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

SENI BUDAYA

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

badge-check


 Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Inisiator Focus Group Discussion (FGD) Laksamana Keumalahayati, Nyakman Lamjame, turut bersuara ramainya para seniman dan budayawan Aceh, khususnya Gayo terkait judul film yang merekrut para seniman Aceh kurang tepat.

“Kita mengapresiasi komitmen para sineas yang mengangkat sejarah Aceh ke layar lebar melalui film tentang Laksamana Keumalahayati. Karena hal itu merupakan langkah penting dalam memperkenalkan warisan sejarah Indonesia kepada masyarakat luas.

“Kami menilai film bertema sejarah memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai karya seni, tetapi juga sebagai media untuk memperkuat identitas bangsa sekaligus menjadi sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional,” kata Nyaman lagi, dalam diskusi santai pada Ahad (28/06/2026).

Meski demikian, ia mengusulkan agar judul film Pasukan 1000 Janda dikaji kembali. Menurutnya, pemilihan judul dalam sebuah film sejarah memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar strategi pemasaran.

“Judul bukan sekadar unsur pemasaran, melainkan pernyataan nilai. Untuk film sejarah, judul semestinya merefleksikan kebesaran sosok, kehormatan perjuangan, dan visi peradaban yang diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Nyakman.

Ia menegaskan, pandangan tersebut bukan merupakan bentuk penolakan terhadap film yang tengah diproduksi, melainkan masukan dari perspektif akademik dan kultural agar karya tersebut memiliki daya resonansi yang lebih kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami tetap mengapresiasi karya para sineas. Harapan kami, judul yang dipilih mampu mengangkat marwah Laksamana Keumalahayati serta menempatkan film ini sebagai karya sejarah yang berkelas, membanggakan Indonesia, dan layak berbicara di panggung perfilman dunia,” katanya.

Menurut Nyakman, sosok Laksamana Keumalahayati merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah maritim Nusantara yang memiliki nilai kepemimpinan, keberanian, dan diplomasi. Karena itu, ia berharap seluruh unsur dalam film, termasuk judulnya, mampu merepresentasikan kebesaran tokoh tersebut secara utuh sehingga pesan sejarah yang disampaikan dapat diterima secara lebih luas oleh masyarakat Indonesia maupun dunia.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM