Menu

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali

SENI BUDAYA

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

badge-check


 Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026 Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG BARAT – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Yuli Riban Art Class kembali menggelar pameran seni rupa yang menampilkan karya-karya perupa disabilitas. Pameran akan berlangsung pada 18–30 Juli 2026 di Galeri Panyawangan, Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pameran ini menjadi ruang apresiasi sekaligus perayaan kreativitas tanpa batas bagi para penyandang disabilitas. Sebanyak 40 hingga 50 karya seni rupa hasil ciptaan 20 perupa disabilitas akan dipamerkan. Para peserta terdiri atas siswa binaan Yuli Riban Art Class dan sejumlah perupa undangan yang telah melalui proses kurasi.

Pendiri Yuli Riban Art Class, Tri Yuli Prasetyo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menghadirkan ruang berkesenian yang inklusif. Melalui pendekatan pembelajaran secara personal (one-on-one/private class), seni tidak hanya menjadi media berekspresi, tetapi juga sarana terapi, membangun kepercayaan diri, memperluas interaksi sosial, hingga menjadi bekal kemandirian ekonomi bagi anak-anak disabilitas.

Program pembelajaran Yuli Riban Art Class dilaksanakan di studio rumah peserta maupun di Studio-Cafe Ruang Darmin dengan durasi pelatihan sekitar dua hingga tiga jam setiap pekan. Setiap metode pembelajaran disesuaikan dengan karakter dan potensi masing-masing peserta sehingga mampu menghasilkan karya yang autentik dan bernilai artistik.

Tak berhenti pada proses berkarya, hasil karya para peserta juga dikembangkan menjadi berbagai produk kriya seperti kaus, tote bag, mug, hingga tumbler. Langkah ini menjadi bagian dari upaya hilirisasi karya seni agar memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas para perupa disabilitas.

Komitmen Yuli Riban Art Class dalam mengembangkan seni inklusi mendapat perhatian berbagai kalangan. Pada pameran tahun 2024 yang melibatkan 75 galeri, pembukaan dilakukan oleh Anung Pramono. Sementara pada tahun 2025, pameran dibuka langsung oleh Giring Ganesha.

Keberhasilan program ini juga didukung kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, komunitas seni, galeri, hingga organisasi sosial, di antaranya Prodi Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sejumlah SLB di DKI Jakarta, Prana Satya Learning Center (PSLC), Indo Care, Galeri Panyawangan, Galeri Dago Thee Huis, Ruang Darmin, serta berbagai komunitas seni nasional.

Melalui pameran ini, masyarakat, kolektor, pemerhati seni, akademisi, dan komunitas sosial diundang untuk menyaksikan secara langsung karya-karya yang lahir dari semangat, ketekunan, dan kreativitas para perupa disabilitas. Pameran diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk berkarya, berekspresi, dan memperoleh ruang apresiasi di dunia seni.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tgk. Ibrahim PMToH, Penjaga Warisan Sastra Aceh yang Nyaris Terlupakan Tampil di “Hikayat Bak Keude Kupi”

7 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Aksi Spontan Rizki Putra Berbuah Dream Ticket di Main Drama Casting

7 Agustus 2026 - 11:16 WIB

FORWAN Siapkan Diskusi Publik Dukung Dangdut Menuju Pengakuan UNESCO

7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Pengukuhan DKJ Dipersoalkan, Arie Batubara Nilai Pergub Dilanggar

6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Judul Film “Pasukan 1.000 Janda” Dinilai Mereduksi Martabat Laksamana Malahayati, Dinas Sejarah AL pun Menolak

6 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya

6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

KOKKANG Gelar Pameran Kartun “Tawa Merdeka”, Hadirkan 81 Karya untuk Rayakan HUT RI ke-81

6 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Menanti Keberpihakan Bang Doel Terhadap Karya Sastra Betawi 100 Tahun Kembali Diperjuangkan

6 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Saputra Kori Bawa Tantangan Spontan di Main Drama Casting, Nayaka Raih Dream Ticket

6 Agustus 2026 - 10:27 WIB

“Apa Kabar ”, Saat Ifan Seventeen Menyapa Rindu yang Belum Pergi

5 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Trending di SENI BUDAYA