Menu ✖

Mode Gelap
Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan Prabowo Ganti Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara, Ini Daftar Lengkapnya! Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri Bergeser Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

SENI BUDAYA

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

badge-check


 Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026 Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG BARAT – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Yuli Riban Art Class kembali menggelar pameran seni rupa yang menampilkan karya-karya perupa disabilitas. Pameran akan berlangsung pada 18–30 Juli 2026 di Galeri Panyawangan, Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pameran ini menjadi ruang apresiasi sekaligus perayaan kreativitas tanpa batas bagi para penyandang disabilitas. Sebanyak 40 hingga 50 karya seni rupa hasil ciptaan 20 perupa disabilitas akan dipamerkan. Para peserta terdiri atas siswa binaan Yuli Riban Art Class dan sejumlah perupa undangan yang telah melalui proses kurasi.

Pendiri Yuli Riban Art Class, Tri Yuli Prasetyo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menghadirkan ruang berkesenian yang inklusif. Melalui pendekatan pembelajaran secara personal (one-on-one/private class), seni tidak hanya menjadi media berekspresi, tetapi juga sarana terapi, membangun kepercayaan diri, memperluas interaksi sosial, hingga menjadi bekal kemandirian ekonomi bagi anak-anak disabilitas.

Program pembelajaran Yuli Riban Art Class dilaksanakan di studio rumah peserta maupun di Studio-Cafe Ruang Darmin dengan durasi pelatihan sekitar dua hingga tiga jam setiap pekan. Setiap metode pembelajaran disesuaikan dengan karakter dan potensi masing-masing peserta sehingga mampu menghasilkan karya yang autentik dan bernilai artistik.

Tak berhenti pada proses berkarya, hasil karya para peserta juga dikembangkan menjadi berbagai produk kriya seperti kaus, tote bag, mug, hingga tumbler. Langkah ini menjadi bagian dari upaya hilirisasi karya seni agar memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas para perupa disabilitas.

Komitmen Yuli Riban Art Class dalam mengembangkan seni inklusi mendapat perhatian berbagai kalangan. Pada pameran tahun 2024 yang melibatkan 75 galeri, pembukaan dilakukan oleh Anung Pramono. Sementara pada tahun 2025, pameran dibuka langsung oleh Giring Ganesha.

Keberhasilan program ini juga didukung kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, komunitas seni, galeri, hingga organisasi sosial, di antaranya Prodi Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sejumlah SLB di DKI Jakarta, Prana Satya Learning Center (PSLC), Indo Care, Galeri Panyawangan, Galeri Dago Thee Huis, Ruang Darmin, serta berbagai komunitas seni nasional.

Melalui pameran ini, masyarakat, kolektor, pemerhati seni, akademisi, dan komunitas sosial diundang untuk menyaksikan secara langsung karya-karya yang lahir dari semangat, ketekunan, dan kreativitas para perupa disabilitas. Pameran diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk berkarya, berekspresi, dan memperoleh ruang apresiasi di dunia seni.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM