Menu

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali

SENI BUDAYA

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

badge-check


 Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Perbesar

Wartatrans.com, TANGERANG — Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari yang tengah menjalani konsep One Month One Song (tiap bulan rilis satu lagu), kini kembali merilis single Ibuku Pahlawanku yang sempat viral di TikTok Malaysia tahun 2025 lalu. Single ini sekarang ia remake dan rilis secara independen di semua platform musik. Cerita menariknya ini secara komplit ia ungkapkan saat kegiatan Visit Radio di Staradio Tangerang, Selasa (30/6/2026)

“Saya kembali remake single Ibuku Pahlawanku. Lagu ini sempat viral di TikTok Malaysia. Kali ini dengan aransemen baru, ini menjadi single ke-6 yang dirilis dalam menjalani konsep One Month One Song yang digagas oleh bang Bois Famous Maker,” papar Indra Adhari di program on air ‘Portal Indonesia Malam’ Staradio, yang dipandu host Pikiran Fajar.

Lelaki kelahiran Tangerang 29 Maret 1999 yang juga alumnus SMK Negeri 5 Kota Tangerang itu menjelaskan, single ini bercerita tentang perjuangan seorang ibu yang melahirkan, merawat dan membesarkan anaknya. Dari bersekolah hingga mandiri dalam mencari nafkah. Pengorbanan ikhlas seorang ibu yang tak pernah berharap kembali.

“Waktu itu saya nggak nyangka lagu ini bisa viral di TikTok Malaysia. Bisa jadi viral mungkin karena lirik dan genre musiknya pop melayu. Karena masih satu rumpun,” ungkap Indra yang awal merintis karir di dunia musik, mengamen dari kafe ke kefe.

Musisi yang punya 132 ribu followers di InstaGram ini, sebelum memutuskan secara indie dalam merilis karya lagu-lagunya, Indra juga telah merilis lebih dari 50 single di platform musik yang bekerjasama dengan beberapa label musik ternama. Kini tekadnya telah bulat untuk berkarya di dunia musik secara independen.

“Kalo saya sih lebih nyaman bergerak di musik secara independen. Selain bebas merdeka dalam berkarya tanpa diintervensi, master musiknya juga menjadi milik sendiri. artinya secara mandiri sudah berinvestasi untuk masa depan di dunia musik,” jelasnya.

Tak hanya fokus di musik, Indra juga merintis usaha UMKM di bidang workshop media desain publikasi, yang kini telah berjalan memasuki tahun kedua. Usaha tersebut menjadi penopang sekaligus sumber energi baginya untuk terus berkarya.

“Untuk saat ini single Ibuku Pahlawanlu sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik. termasuk di Spotify, YouTube dan TikTok. Untuk medsos saya, bisa akses IG dan FB (Meta),” pungkas Indra Adhari.

Cahyo selaku MD Radio Staradio 107.3 FM Tangerang juga mengapresiasi proses panjang yang berliku perjalanan karir Indra Adhari dalam berkarya di dunia musik.

“Salut buat Indra Adhari, salah satu musisi asal Tangerang yang sudah malang melintang merintis karirnya di musik. Pengalamannya ini bisa menjadi inspirasi bagi musisi new comer Indonesia, khususnya musisi di kota Tangerang. Pastinya Staradio selalu hadir dan mengsupport para musisi dalam berkarya,” ucap MD Radio yang juga vokalis band rock itu.

Sementara Bois Famous Maker selaku pegiat dan konsultan di industri musik tanah air, menyampaikan, bahwa konsep One Month One Song yang diterapkan di Indra Adhari merupakan salah satu strategi dan konsep percontohan. Karena sudah puluhan konsep yang dijadikan strategi dan diterapkannya untuk para musisi di Indonesia, baik musisi yang berada di kota besar maupun musisi di daerah dari berbagai genre musik.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tgk. Ibrahim PMToH, Penjaga Warisan Sastra Aceh yang Nyaris Terlupakan Tampil di “Hikayat Bak Keude Kupi”

7 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Aksi Spontan Rizki Putra Berbuah Dream Ticket di Main Drama Casting

7 Agustus 2026 - 11:16 WIB

FORWAN Siapkan Diskusi Publik Dukung Dangdut Menuju Pengakuan UNESCO

7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Pengukuhan DKJ Dipersoalkan, Arie Batubara Nilai Pergub Dilanggar

6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Judul Film “Pasukan 1.000 Janda” Dinilai Mereduksi Martabat Laksamana Malahayati, Dinas Sejarah AL pun Menolak

6 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya

6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

KOKKANG Gelar Pameran Kartun “Tawa Merdeka”, Hadirkan 81 Karya untuk Rayakan HUT RI ke-81

6 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Menanti Keberpihakan Bang Doel Terhadap Karya Sastra Betawi 100 Tahun Kembali Diperjuangkan

6 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Saputra Kori Bawa Tantangan Spontan di Main Drama Casting, Nayaka Raih Dream Ticket

6 Agustus 2026 - 10:27 WIB

“Apa Kabar ”, Saat Ifan Seventeen Menyapa Rindu yang Belum Pergi

5 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Trending di SENI BUDAYA