Wartatrans.com, JAKARTA — Kerinduan penggemar terhadap Fandy Christian di layar kaca SCTV akhirnya terobati. Aktor tersebut kembali membintangi sinetron terbaru Sebening Cinta dan dipercaya memerankan sosok Bimo, karakter yang disebutnya memiliki banyak tantangan emosional.
Fandy mengaku langsung tertarik saat pertama kali menerima naskah sinetron produksi Sinemart itu. Baginya, cerita yang kuat menjadi alasan utama menerima tawaran tersebut, terlebih proyek ini digarap sutradara Encep Masduki dan mempertemukannya dengan sederet pemain muda berbakat.

“Begitu membaca sinopsisnya, saya langsung merasa ceritanya menarik. Karakter Bimo juga punya banyak sisi yang bisa dieksplorasi sebagai aktor. Saya bersyukur mendapat kesempatan dari SCTV, Sinemart, dan Kak Maya untuk bergabung di proyek ini,” ujar Fandy dalam konferensi pers virtual, baru baru ini.
Tak hanya tertantang oleh perannya, Fandy juga antusias akhirnya bisa satu produksi dengan Rizky Nazar dan Zoe Abbas Jackson. Meski belum pernah beradu akting sebelumnya, ia sudah lama mengikuti perkembangan karier keduanya.
Menurut Fandy, Rizky dan Zoe merupakan aktor muda yang memiliki kualitas akting yang baik. Karena itu, kesempatan bermain dalam satu judul bersama mereka menjadi pengalaman yang telah lama diharapkannya.
“Saya pernah mengikuti sinetron yang mereka bintangi. Waktu itu sempat terpikir, suatu saat pasti seru kalau bisa main bareng. Ternyata sekarang benar-benar terjadi,” katanya.
Suasana kerja yang cair membuat proses adaptasi berjalan cepat. Fandy mengatakan, ia dan Rizky Nazar banyak berdiskusi mengenai karakter masing-masing sejak sesi pembacaan naskah sehingga chemistry antarpemain dapat terbangun secara alami.
“Kami sering ngobrol tentang karakter dan bagaimana membangun setiap adegan. Ternyata kami punya cara pandang yang hampir sama, jadi semuanya terasa lebih mudah saat syuting,” tuturnya.
Lewat Sebening Cinta, Fandy berharap penonton dapat menikmati kisah yang sarat konflik dan emosi. Ia optimistis sinetron tersebut akan menghadirkan warna baru sekaligus membuat penonton ikut larut dalam perjalanan hidup para tokohnya.*** (Byl)






























