Menu

Mode Gelap
KAI Rampungkan Perawatan 246 Kereta di Balai Yasa Manggarai pada Semester I 2026 Revtalisasi MTSN Subulussalam Diduga Minim Koordinasi, Kegiatan Belajar Mengajar Terganggu ASDP Dukung Pengembangan UMKM Wisata Kuliner RTH Ketapang SCTV Hadirkan “Wajah Cinta Yang Lain”, Dinda Kirana Jalani Transformasi Demi Membalas Pengkhianatan Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan KAI Tangani 12.656 Barang Tertinggal Sepanjang Semester I 2026, Nilainya Capai Rp8,86 Miliar

EKOBIS

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

badge-check


 Armada Pelita Air Perbesar

Armada Pelita Air

JAKARTA, Wartatrans.com – Pelita Air memperluas makna perjalanan tidak sekadar mengantarkan penumpang ke destinasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menginspirasi.

Melalui kolaborasi dengan Jakarta Movin dan Indonesia Kaya dalam pementasan Musikal Senja Teduh Pelita, maskapai ini mengusung semangat “Terang Kala Pelita” sebagai simbol harapan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masa depan bumi.

Dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada 3–12 Juli 2026, Musikal Senja Teduh Pelita merupakan adaptasi dari lagu-lagu Maliq & D’Essentials yang mengisahkan perjuangan sembilan anak membangun kembali kehidupan setelah dunia dilanda krisis lingkungan, konflik, dan perubahan zaman.

Bagi Pelita Air, kisah tersebut mencerminkan nilai yang selama ini dipegang perusahaan, yakni bahwa setiap perjalanan selalu memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar berpindah tempat.

Setiap perjalanan menjadi kesempatan untuk menghadirkan harapan, mempererat hubungan antarmanusia, sekaligus menumbuhkan optimisme terhadap masa depan.

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Pelita Air juga menghadirkan in-flight music senandung Terang Kala Pelita versi Jakarta Movin yang akan menemani seluruh penumpang selama penerbangan hingga 1 Agustus 2026.

Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel mengatakan, seni pertunjukan memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai generasi sekaligus mengajak masyarakat berefleksi terhadap kehidupan.

“Kami percaya seni pertunjukan mampu menghadirkan ruang untuk berdialog, merasakan, dan bertumbuh bersama. Melalui Musikal Senja Teduh Pelita, kami ingin terus mendukung lahirnya karya-karya berkualitas yang memperkuat ekosistem seni pertunjukan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Produser sekaligus Sutradara Musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono, menjelaskan kisah dalam pertunjukan ini lahir dari interpretasi semesta lagu-lagu MALIQ & D’Essentials yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Musikal ini menghadirkan hampir 20 lagu Maliq & D’Essentials, seperti Senja Teduh Pelita, Himalaya, Aurora, Jalan, Pulang, hingga lagu-lagu dari album Begini Begitu, yang dirangkai menjadi perjalanan emosional penuh makna.

Mewakili Maliq & D’Essentials, Angga Puradiredja mengatakan musikal tersebut memberi kehidupan baru bagi karya-karya mereka.

“Lagu-lagu kami tidak lagi hanya didengar, tetapi juga dilihat, dirasakan, dan dihidupkan dalam sebuah dunia yang baru,” katanya.

Pertunjukan ini melibatkan 32 pemeran, termasuk 11 aktor anak, serta didukung sekitar 200 insan kreatif. Tata panggung modern dipadukan dengan projection mapping, multimedia, laser, musik orkestra langsung oleh Wishnu Dewanta Orchestra, hingga teknik puppetry yang menghadirkan satwa-satwa Indonesia ke atas panggung, menciptakan pengalaman teater musikal yang imersif bagi seluruh keluarga.

Melalui kolaborasi ini, Pelita Air menegaskan komitmennya bahwa perjalanan tidak berhenti ketika pesawat mendarat.

Sebaliknya, setiap perjalanan diharapkan menjadi awal lahirnya inspirasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta optimisme dalam membangun masa depan yang lebih baik. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASDP Dukung Pengembangan UMKM Wisata Kuliner RTH Ketapang

10 Juli 2026 - 17:22 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Lion Parcel Hadir di Marketplace Toco, Pengiriman jadi Lebih Fleksibel

10 Juli 2026 - 15:27 WIB

PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon Perkuat Peran dalam Rantai Logistik

10 Juli 2026 - 14:49 WIB

Saat Asosiasi Maskapai Menanti Perubahan TBA dari Pemerintah

10 Juli 2026 - 11:37 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Trending di RAGAM