Menu ✖

Mode Gelap
Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru FORWAN dan Kementerian Kebudayaan RI Dorong Musik Dangdut Diakui UNESCO Kemenhub Terus Awasi Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla Kemenhub Pantau Dampak Insiden di Riyadh, Penerbangan Langsung Indonesia-Arab Saudi Beroperasi Normal Pembiayaan Elektrifikasi Transjakarta Rp5,07 Triliun KAI Angkut 2,04 Juta Ton BBM hingga September 2026, Naik 3,92 Persen

EKOBIS

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

badge-check


 Armada Pelita Air Perbesar

Armada Pelita Air

JAKARTA, Wartatrans.com – Pelita Air memperluas makna perjalanan tidak sekadar mengantarkan penumpang ke destinasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menginspirasi.

Melalui kolaborasi dengan Jakarta Movin dan Indonesia Kaya dalam pementasan Musikal Senja Teduh Pelita, maskapai ini mengusung semangat “Terang Kala Pelita” sebagai simbol harapan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masa depan bumi.

Dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada 3–12 Juli 2026, Musikal Senja Teduh Pelita merupakan adaptasi dari lagu-lagu Maliq & D’Essentials yang mengisahkan perjuangan sembilan anak membangun kembali kehidupan setelah dunia dilanda krisis lingkungan, konflik, dan perubahan zaman.

Bagi Pelita Air, kisah tersebut mencerminkan nilai yang selama ini dipegang perusahaan, yakni bahwa setiap perjalanan selalu memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar berpindah tempat.

Setiap perjalanan menjadi kesempatan untuk menghadirkan harapan, mempererat hubungan antarmanusia, sekaligus menumbuhkan optimisme terhadap masa depan.

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Pelita Air juga menghadirkan in-flight music senandung Terang Kala Pelita versi Jakarta Movin yang akan menemani seluruh penumpang selama penerbangan hingga 1 Agustus 2026.

Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel mengatakan, seni pertunjukan memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai generasi sekaligus mengajak masyarakat berefleksi terhadap kehidupan.

“Kami percaya seni pertunjukan mampu menghadirkan ruang untuk berdialog, merasakan, dan bertumbuh bersama. Melalui Musikal Senja Teduh Pelita, kami ingin terus mendukung lahirnya karya-karya berkualitas yang memperkuat ekosistem seni pertunjukan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Produser sekaligus Sutradara Musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono, menjelaskan kisah dalam pertunjukan ini lahir dari interpretasi semesta lagu-lagu MALIQ & D’Essentials yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Musikal ini menghadirkan hampir 20 lagu Maliq & D’Essentials, seperti Senja Teduh Pelita, Himalaya, Aurora, Jalan, Pulang, hingga lagu-lagu dari album Begini Begitu, yang dirangkai menjadi perjalanan emosional penuh makna.

Mewakili Maliq & D’Essentials, Angga Puradiredja mengatakan musikal tersebut memberi kehidupan baru bagi karya-karya mereka.

“Lagu-lagu kami tidak lagi hanya didengar, tetapi juga dilihat, dirasakan, dan dihidupkan dalam sebuah dunia yang baru,” katanya.

Pertunjukan ini melibatkan 32 pemeran, termasuk 11 aktor anak, serta didukung sekitar 200 insan kreatif. Tata panggung modern dipadukan dengan projection mapping, multimedia, laser, musik orkestra langsung oleh Wishnu Dewanta Orchestra, hingga teknik puppetry yang menghadirkan satwa-satwa Indonesia ke atas panggung, menciptakan pengalaman teater musikal yang imersif bagi seluruh keluarga.

Melalui kolaborasi ini, Pelita Air menegaskan komitmennya bahwa perjalanan tidak berhenti ketika pesawat mendarat.

Sebaliknya, setiap perjalanan diharapkan menjadi awal lahirnya inspirasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta optimisme dalam membangun masa depan yang lebih baik. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

CELIOS Merilis Menteri Terburuk dan Terbaik 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Siapa Saja?

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng

12 Oktober 2026 - 12:18 WIB

TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat

12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026

12 Oktober 2026 - 08:06 WIB

30 Hektare Lahan Meikarta Disiapkan untuk Rumah Subsidi

12 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Peduli Generasi Muda, Pengurus FORWAN Gelar Pelatihan Citizen Journalism dan Content Creator di Masjid

12 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Trending di RAGAM