Menu

Mode Gelap
Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ADEXCO Dorong Industrialisasi Kebencanaan dari Hulu ke Hilir, Dukung Penanganan Kahutla Isnaeni Anggap Ngeles Alasan Kepolisian Blokir Rekening Koordinator AMPB Garuda Indonesia dan Citilink  Sabet Rating Keselamatan Tertinggi TNI AD dan AL Kerahkan Kapal Rumah Sakit ke NTT Liga 2 Jadi PT LUI, Bidik Bisnis dari 875 Ribu Penonton

EKOBIS

ASDP Dukung Pengembangan UMKM Wisata Kuliner RTH Ketapang

badge-check


 Dukungan ASDP di RTH Ketapang Perbesar

Dukungan ASDP di RTH Ketapang

Wartatrans.com, BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan pengembangan pusat wisata kuliner di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Ketapang, Banyuwangi, Rabu (8/7/2026).

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen ASDP dalam memperkuat pemberdayaan UMKM sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, program TJSL merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah operasional.

Bagi ASDP, keberadaan perusahaan tidak hanya diukur dari layanan transportasi yang andal, tetapi juga dari kontribusinya dalam mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat.

“Kami melihat RTH Desa Ketapang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang publik yang semakin hidup sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, kami percaya keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar. Melalui dukungan terhadap pengembangan wisata kuliner ini, kami berharap pelaku UMKM semakin berkembang, aktivitas ekonomi lokal semakin bergeliat, serta kawasan publik ini menjadi ruang yang nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan,” urai Heru.

Melalui program tersebut, ASDP memberikan dukungan sarana penunjang usaha kepada sembilan pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan RTH Desa Ketapang.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung, memperkuat produktivitas usaha, sekaligus menghadirkan kawasan wisata kuliner yang lebih tertata sebagai pusat aktivitas masyarakat.

General Manager Cabang Ketapang ASDP Arief Eko menambahkan, selama ini RTH Desa Ketapang telah menjadi ruang publik sekaligus sentra kuliner yang dikelola masyarakat setempat.

Namun, keterbatasan fasilitas pendukung membuat potensi kawasan tersebut belum berkembang secara optimal, baik dari sisi kenyamanan pengunjung maupun peningkatan pendapatan pelaku usaha.

“Melalui dukungan yang diberikan ASDP, kami berharap kawasan ini dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih representatif, sekaligus memperkuat daya tarik wisata lokal di wilayah Ketapang. Ketika ruang publik semakin berkualitas, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang menggantungkan usahanya di kawasan ini,” ungkap Arief.

Program ini juga mencerminkan dukungan ASDP terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan UMKM serta penciptaan peluang ekonomi masyarakat, dan Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan fungsi ruang publik yang inklusif, aman, dan nyaman.

Melalui penerapan TJSL yang konsisten, ASDP terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang tidak hanya menghubungkan wilayah melalui layanan penyeberangan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan membangun ruang publik yang produktif dan memberdayakan UMKM lokal.

“ASDP berharap dapat mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi daerah-daerah di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tutup Heru. (omy)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ADEXCO Dorong Industrialisasi Kebencanaan dari Hulu ke Hilir, Dukung Penanganan Kahutla

25 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Garuda Indonesia dan Citilink  Sabet Rating Keselamatan Tertinggi

25 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Citilink Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan

24 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Cilegon Jadi Klaster Industri Baru, Proyeksi Pabrik Kendaraan Listrik Rp10 Triliun

24 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi

24 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Tol HBR II Setinggi 38 Meter, Ditargetkan Rampung Awal 2028

23 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ciputra Life Catat Kinerja Positif 2025 dan Berlanjut di Semester I-2026

21 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Pasar Ekspor Makin Terbuka

21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kemenhub Perkuat Pengelolaan Keuangan 2026

21 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Trending di EKOBIS