Menu ✖

Mode Gelap
Cari Inspirasi Liburan Akhir Pekan? Ini 10 Stasiun KAI dengan Pertumbuhan Pelanggan Tertinggi KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor pada Senin 19 Oktober Aplikasi All Indonesia Kini Terhubung ke Whoosh AHY Run Jawa Tengah 2026 dapat Apresiasi Baik dari Menko IPK, Gubernur Jateng, dan Masyarakat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak Diperkuat Anggota DPRD Jawa Barat Prihatin atas Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia

OLAH RAGA

Liga 2 Jadi PT LUI, Bidik Bisnis dari 875 Ribu Penonton

badge-check


 Ist Perbesar

Ist

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Liga Utama Indonesia (PT LUI) resmi menjadi operator Championship dengan 20 klub peserta masuk dalam struktur pemegang saham.

Perubahan ini membuka ruang bisnis baru bagi kompetisi kasta kedua yang musim 2025/2026 mencatat 874.801 penonton dari 273 pertandingan.

Jumlah tersebut tumbuh sekitar 24,5 persen dari musim sebelumnya yang mencapai 702.516 penonton.

Basis audiens itu menjadi aset komersial yang dapat dikembangkan melalui sponsorship, hak media, tiket, merchandise, iklan stadion dan aktivasi digital.

General Manager I.League Budiman Dalimunthe mengatakan pengelolaan Championship diarahkan semakin mandiri setelah RUPS dan RUPSLB PT LUI di Jakarta, Senin (24/8/2026).

“Perlahan tapi pasti kan nanti jadi lebih mandiri, lebih mandiri entitas bisnisnya terpisah agar lebih jelas juga nanti kan,” kata Budiman.

PT LUI memiliki 50 persen saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB), sedangkan 50 persen lainnya dibagi rata kepada 20 klub Championship.

Dengan skema itu, klub tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga memiliki kepentingan ekonomi dalam operator.

Musim 2026/2027 dijadwalkan berlangsung 11 September 2026 hingga 9 Mei 2027. Kompetisi diikuti 20 klub dalam dua grup dengan format triple round-robin, dengan PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru sebagai laga pembuka di Stadion Jatidiri.

Sebanyak 273 pertandingan menjadi inventori komersial yang dapat dijual melalui sponsorship, hak media, iklan stadion, tiket, merchandise dan aktivasi suporter.

Namun, nilai bisnis PT LUI belum dapat dihitung karena nilai kontrak sponsorship, media rights, revenue sharing dan laba perusahaan belum dipublikasikan.

Potensi ekonomi pertandingan juga mencakup sektor di luar operator. Kajian LPEM FEB UI pada 2023 memperkirakan simulasi FIFA Matchday Indonesia vs Argentina menghasilkan stimulus ekonomi Rp548,04 miliar dan tambahan output ekonomi Rp965 miliar, dari antara lain tiket, merchandise, transportasi, akomodasi, makanan-minuman, sponsor dan iklan.

Angka itu bukan proyeksi nilai bisnis Championship, tetapi menunjukkan bagaimana pertandingan sepak bola dapat menggerakkan transaksi ekonomi di berbagai sektor. Tantangan PT LUI adalah menangkap sebagian nilai tersebut menjadi pendapatan berulang bagi operator dan klub pemegang saham.

Sebagai pembanding, BRI Research Institute pada 2024 memperkirakan penyelenggaraan BRI Liga 1 berpotensi menciptakan perputaran uang Rp10,42 triliun.

Angka tersebut merupakan dampak ekonomi keseluruhan, bukan pendapatan operator.

Pemisahan operator Liga 2 telah digagas sejak 2023. Kini, PT LUI menghadapi pekerjaan berikutnya, mengubah basis penonton, inventori pertandingan dan kepemilikan klub menjadi model bisnis yang lebih mandiri dan bernilai. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

AHY Run Jawa Tengah 2026 dapat Apresiasi Baik dari Menko IPK, Gubernur Jateng, dan Masyarakat

18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Pimpin PABERSI Sulteng, Farid Podungge Bidik Prestasi Atlet di PON 2028

17 Oktober 2026 - 20:13 WIB

26 UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raup Rp200 Juta Selama FIFA ASEAN Cup

7 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Suasana Tegang Menyelimuti Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Kantor Gubernur Jateng

6 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Timnas Juara FIFA ASEAN Cup, Presiden Siapkan Bonus Ekstra

6 Oktober 2026 - 07:54 WIB

AFC Dorong Asian Nations League, Beban Biaya Perjalanan jadi Sorotan

5 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Indonesia 9-2 Bangladesh, FIFA ASEAN Cup Turut Dorong Ekonomi Bandung

2 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Indonesia-Malaysia Imbang 0-0 di Laga Kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

29 September 2026 - 07:21 WIB

Trending di OLAH RAGA