Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder Kemenhub Instruksikan Perketat Pemeriksaan Mandiri dan Latihan Darurat Kapal Secara Masif Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal Pascabanjir HUT ke-81, KAI Catat 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026 KAI-KCIC Ajak 607 Anak Panti Asuhan Menjajal Kereta Cepat Whoosh Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

OLAH RAGA

Resiliensi Garuda Diuji, Singapura jadi Ancaman di Laga Penentu AFF 2026

badge-check


 Laga bola di Stadion Pakansari Perbesar

Laga bola di Stadion Pakansari

Wartatrans.com, JAKARTA – Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari Senin (3/8/2026), kembali menempatkan Tim Nasional Indonesia dalam posisi kritis menjelang laga pamungkas fase grup Piala AFF 2026.

Situasi tersebut menguji kemampuan Skuad Garuda menjaga mental sekaligus memperbaiki aspek teknis sebelum pertandingan penentu.

Hingga matchday ketiga Grup A, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan koleksi enam poin dan selisih gol +4.

Posisi tersebut berada di bawah Vietnam dan Singapura yang sama-sama mengoleksi tujuh poin. Singapura memiliki selisih gol +3, sedangkan Indonesia +4, sehingga persaingan menuju semifinal masih sangat ketat.

Ancaman Indonesia bukan hanya berasal dari klasemen, tetapi juga rekam jejak pertemuan dengan Singapura. Dalam sejarah Piala AFF, Singapura beberapa kali menjadi lawan yang menyulitkan Garuda, termasuk saat menghentikan Indonesia pada final saat event masih berlabel Piala Tiger, yakni 2004, dan Piala AFF 2012.

Namun, sejarah Piala AFF juga mencatat kemampuan Indonesia bangkit ketika berada dalam tekanan.

Sejak era Piala Tiger 2000, Skuad Garuda beberapa kali menunjukkan respons positif dalam pertandingan yang menentukan.

Pada Piala Tiger 2000, Indonesia mengalahkan Myanmar 5-0 dalam fase grup sebelum melaju hingga final.

Empat tahun kemudian, pada Piala Tiger 2004, Indonesia kembali mencatat kemenangan besar dengan mengalahkan Laos 8-0 dan melanjutkan perjalanan hingga partai puncak.

Karakter menghadapi tekanan kembali terlihat pada Piala AFF 2016. Indonesia mampu membalikkan keadaan saat menghadapi Singapura dalam laga penentuan grup.

Sempat tertinggal 0-1, Garuda mencetak dua gol balasan dan menang 2-1 untuk memastikan tiket semifinal.

Pola kebangkitan juga muncul pada Piala AFF 2020 ketika Indonesia menghadapi Malaysia dalam laga penting fase grup.

Sempat tertinggal lebih dulu, Garuda merespons dengan empat gol balasan dan menang 4-1 untuk memastikan posisi juara Grup B.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai perbaikan organisasi permainan menjadi fokus utama setelah kekalahan dari Vietnam.

Kerapatan formasi menjadi aspek yang harus diperbaiki agar keseimbangan tim tetap terjaga.

“Saya rasa bagi kami, kami harus tetap menjaga kerapatan formasi. Baik saat kami menyerang maupun bertahan, formasi harus tetap rapat,” ungkap John Herdman dalam konferensi pers usai laga melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).

Pada laga terakhir Grup A melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, pada Jumat (7/8/2026), Indonesia membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.

Pertandingan tersebut menjadi ujian resiliensi Skuad Garuda, apakah mampu mengulang karakter bangkit dalam sejarah Piala AFF atau kembali menghadapi kesulitan saat berhadapan dengan Singapura. (Artha Tidar)

 

Baca Lainnya

5 Pemain Persija Wakil Terbanyak dalam Skuad Timnas di FIFA ASEAN 2026

19 September 2026 - 06:42 WIB

Hosting Fee MotoGP Mandalika 2026 Senilai Rp265,8 Miliar

17 September 2026 - 08:22 WIB

Klub Super League Mulai Bangun Loyalitas, Tawarkan Beli Tiket 17 Laga Sekali Bayar

16 September 2026 - 06:31 WIB

EMTEK Media Kuasai Hak Siar Eksklusif FIFA ASEAN Cup 2026, Semua Laga Timnas Indonesia Tayang di 4 Platform

15 September 2026 - 11:27 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, EMTEK Siapkan Produk Pertandingan Kualitas 4K

14 September 2026 - 16:54 WIB

Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961

13 September 2026 - 05:06 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

Persija-Persib Siap Laga di GBK Jakarta Besok

11 September 2026 - 05:30 WIB

Indonesia Bungkam Juara Bertahan di Piala Asia U-20, 3 Kali Pemuncak dan Lolos

6 September 2026 - 22:20 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Berdampak Tanding Sepak Bola, Klub Ubah Rute Pulang Persija dan Persebaya

6 September 2026 - 17:04 WIB

Trending di ANJUNGAN