Wartatrans.com, JAKARTA – Persija Jakarta menjadi klub dengan wakil terbanyak dalam skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Lima pemain Persija masuk dalam daftar 23 pemain yang diumumkan John Herdman, Jumat (18/9/2026).
Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas dan Rayhan Hannan membuat Persija menjadi pemasok terbesar.
Persib Bandung, Dewa United dan Fortuna Sittard masing-masing menyumbang dua pemain.
Namun, jumlah pemain tidak otomatis menggambarkan seluruh bobot kontribusi klub. Ada faktor pengalaman internasional, menit bermain, level kompetisi dan nilai pasar yang ikut memberi konteks terhadap komposisi skuad.
Dari sisi nilai pasar, Kevin Diks menjadi pemain dengan angka tertinggi, sekitar 5 juta euro berdasarkan pembaruan Transfermarkt 27 Mei 2026.
Calvin Verdonk tercatat 2,5 juta euro, Maarten Paes 2 juta euro dan Dean James 1,7 juta euro, dengan total sekitar 11,2 juta euro.
Angka tersebut merupakan snapshot nilai pasar, bukan ukuran langsung kualitas pemain.
Namun, perbedaan itu memperlihatkan bahwa jumlah wakil klub dan bobot ekonomi pemain merupakan dua hal yang berbeda.
Menit bermain juga memberikan gambaran mengenai aktualitas pemain. Calvin Verdonk, misalnya, menjadi perhatian karena belakangan jarang menjadi starter di Lille.
Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan atau Ropan, pada Kamis (17/9/2026), menyoroti situasi tersebut.
“Saya melihat hanya Calvin saja yang belakangan jarang diturunkan sebagai starter di klubnya Lille. Secara kualitas tidak ada masalah, tapi menit bermainnya saja berkurang,” kata Ropan.
Sebaliknya, Nadeo menunjukkan aktualitas tinggi bersama Persija. Dalam dua pertandingan awal Super League 2026/2027, ia mencatat 11 penyelamatan dan hanya sekali kebobolan.
Komposisi akhir juga dipengaruhi absennya kapten Jay Idzes karena cedera saat membela Sassuolo, di liga Seri A Italia. Absennya Idzes membuat Herdman harus menyusun ulang opsi di lini belakang.
Sebelumnya, pada Selasa (15/9/2026), Herdman memantau langsung Persija melawan Persib di SUGBK. Ia mengatakan pertandingan tersebut memberinya gambaran mengenai tekanan yang dihadapi pemain.
“Itu intens, jadi melihat pemain Timnas bermain di bawah tekanan seperti itu, diawasi banyak orang, buat saya, saya banyak belajar,” kata Herdman.
Pada Selasa (15/9/2026), Supriyono Prima, mantan pemain Timnas Indonesia dan pengamat sepak bola, menilai identitas permainan Garuda era Herdman belum kuat.
“Belum kuat ya, saya lihat identitasnya masih belum kuat ya,” kata Supriyono.
Sementara Luciano Leandro, mantan gelandang Persija Jakarta dan pengamat sepak bola, pada Kamis (17/9/2026) melihat generasi pemain Indonesia semakin matang dan pengalaman internasionalnya bertambah.
Peta tersebut memperlihatkan tiga sumber kontribusi berbeda. Persija memasok volume pemain, klub-klub Indonesia lain menyumbang pemain dengan pengalaman Timnas, sedangkan klub Eropa menghadirkan paparan kompetisi dan nilai pasar individual yang tinggi. (Artha Tidar)
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia
Kiper
Emil Audero — Rayo Vallecano
Maarten Paes — Ajax
Nadeo Argawinata — Persija Jakarta
Bek
Elkan Baggott — Millwall
Dion Markx — Persita Tangerang
Rizky Ridho — Persija Jakarta
Justin Hubner — Fortuna Sittard
Kevin Diks — Borussia Mönchengladbach
Nathan Tjoe-A-On — Willem II
Yakob Sayuri — Java United FC
Dony Tri Pamungkas — Persija Jakarta
Dean James — Go Ahead Eagles
Gelandang
Egy Maulana Vikri — Dewa United
Joey Pelupessy — Lommel SK
Jordi Amat — Persija Jakarta
Ivar Jenner — Dewa United
Calvin Verdonk — Lille
Rayhan Hannan — Persija Jakarta
Thom Haye — Persib Bandung
Penyerang
Ole Romeny — Fortuna Sittard
Luke Vickery — Macarthur FC
Mitchell Baker — Georgetown University
Ragnar Oratmangoen — Persib Bandung




























