Wartatrans.com, BOGOR — Bidang Pembinaan UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Korporasi (BOEMKRAF) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus mendorong penguatan kemandirian ekonomi anggota dan masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM serta pengembangan ekonomi kreatif.
Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Daulah Dapil 1 yang digelar DPD PKS Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026), mengangkat tema “Guyub Berkarya, Bersinergi Berdampak.”
Kegiatan diisi dengan dialog interaktif yang membahas berbagai persoalan dan peluang di bidang pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, hingga pengembangan korporasi.
Dialog berlangsung inspiratif. Peserta tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga ruang untuk bertukar pengalaman mengenai bagaimana potensi usaha masyarakat dapat dikembangkan melalui kolaborasi, kreativitas, dan jejaring yang lebih kuat.
BOEMKRAF PKS menempatkan pemberdayaan ekonomi bukan semata pada peningkatan aktivitas usaha, tetapi juga pada upaya membangun ekosistem yang memungkinkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif tumbuh secara berkelanjutan.
Tema “Guyub Berkarya, Bersinergi Berdampak” menjadi pesan penting bahwa kekuatan ekonomi masyarakat dapat dibangun melalui kebersamaan. Pelaku usaha, komunitas, organisasi, dan berbagai pihak dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
Melalui forum seperti ini, BOEMKRAF PKS berharap lahir semakin banyak gagasan dan kerja nyata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor.
Sebab, ketika kreativitas bertemu kolaborasi, karya tidak berhenti sebagai aktivitas ekonomi, tetapi dapat tumbuh menjadi kekuatan yang memberi dampak lebih luas bagi masyarakat.*** (Dull)


























