Wartatrans.con, JAKARTA — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si. memberikan dukungan terhadap rencana penyelenggaraan Festival Tari Ratoh Jaroe yang digagas Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh (LESBUGA).
Festival yang melibatkan pelajar tingkat SLTP dan SLTA se-Jabodetabek tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari, 23–25 November 2026, di Gedung C Aula Bambu Apus, Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
Dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur mengemuka dalam audiensi LESBUGA dengan jajaran Pemkot Jakarta Timur di Ruang Rapat Haji Naman, Lantai 2 Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (18/9/2026).
Audiensi dipimpin Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jakarta Timur, Yan Murdiono, S.E., M.Si. Sejumlah perangkat daerah turut hadir sebagai bentuk koordinasi lintas sektor untuk mendukung persiapan kegiatan.
“Kami mendukung penuh rencana kegiatan Festival Tari Ratoh Jaroe, bazar kuliner dan UMKM ini. Silakan sampaikan segala kebutuhan Bapak secara tertulis kepada kami,” ujar Yan Murdiono.
Dalam pertemuan tersebut, Yan Murdiono juga menyambut baik kiprah LESBUGA sebagai organisasi masyarakat yang terdaftar di lingkungan Kesbangpol Jakarta Timur dan bergerak dalam pelestarian serta pengembangan seni budaya.
Audiensi turut dihadiri Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, perwakilan Suban Kesbangpol, Suku Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Wakil Camat Cipayung, Kepala Bagian Umum dan Protokol, serta Lurah Setu.
Rombongan LESBUGA dipimpin Ketua Umum Aris Nosar, S.Pd., didampingi penasihat Zulkifli Ibrahim dan Fikar W.Eda, Ketua Panitia Le Putra, serta Rusman Gayo.
Aris Nosar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si. atas sambutan dan dukungan terhadap rencana festival tersebut.
“Kami akan segera menyiapkan seluruh dokumen dan kebutuhan kegiatan, lalu menyampaikannya secara tertulis kepada Pemerintah Kota,” kata Aris.
Menurut Aris, dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur memberikan dorongan besar bagi LESBUGA untuk mempersiapkan festival secara lebih matang. Terlebih, kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai kompetisi tari antarpelajar, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan budaya sekaligus pengenalan kekayaan seni Aceh kepada generasi muda.
Festival Tari Ratoh Jaroe akan terbuka bagi siswa SLTP dan SLTA se-Jabodetabek. Selain kompetisi tari, kegiatan direncanakan diramaikan dengan bazar kuliner dan produk UMKM.
LESBUGA berharap festival tersebut dapat menjadi ruang yang mempertemukan pelestarian seni tradisi dengan kreativitas generasi muda sekaligus memperluas pengenalan Tari Ratoh Jaroe di tengah masyarakat Jakarta dan kawasan Jabodetabek.
Dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur juga dinilai penting dalam memperkuat Jakarta sebagai ruang bersama bagi beragam ekspresi seni dan budaya Nusantara. Melalui Festival Tari Ratoh Jaroe, seni budaya Aceh diharapkan semakin dekat dengan generasi muda serta tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat ibu kota.*** (Fikar W Eda)


























