Wartatrans.com, TAKENGON — Gedung Taman Budaya Negeri Gayo (GOS) dipenuhi keceriaan ratusan murid Sekolah Dasar (SD) dari berbagai wilayah Kabupaten Aceh Tengah saat menyaksikan pemutaran film animasi Nussa The Movie, Jumat (18/9/2026).
Acara ini diselenggarakan atas kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melalui Deputi Bidang Kreativitas Media bersama dengan Pemerintah Daerah Aceh Tengah melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah.

Film berdurasi sekitar dua jam karya The Little Giantz dari Rumah Produksi Visinema Pictures ini menyajikan kisah perjuangan Nussa, sang juara bertahan kompetisi sains yang merasa terancam oleh kehadiran murid baru bernama Jonni. Lewat konflik emosional tentang keluarga dan rivalitas sekolah, film berklasifikasi usia Semua Umur (SU) ini sukses membawa pesan moral mendalam bagi anak-anak tentang arti kesederhanaan, kejujuran, setia kawan dan keikhlasan.
Para siswa serta guru pendamping menyambut hangat inisiatif edukatif ini, pemutaran film diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memicu daya cipta dan pembentukan karakter anak sejak dini.
”Pemutaran film ini sangat bagus untuk melatih rasa tanggung jawab anak-anak dalam hal sekecil apa pun. Kisahnya mengajarkan kegigihan berkarya dan belajar, baik di kelas maupun di lingkungan sosial sekolah,” ujar salah satu guru pendamping.
Usai penayangan, Direktur Film, Animasi, dan Video, KemenEkraf, Doni Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada sekolah dan para guru yang senantiasa mendampingi serta mendorong siswa untuk terus berprestasi. Ia juga mengapresiasi partisipasi sekolah dalam kegiatan Sinema Rakyat sebagai wujud dukungan dan apresiasi terhadap karya anak bangsa.

Sektor pendidikan dan komunitas daerah berharap program edukasi berbasis media ini tidak berhenti di sini, melainkan dapat diselenggarakan secara berkelanjutan demi mendorong kemajuan ekonomi kreatif dan pengembangan karakter generasi muda di Aceh Tengah.
”Kalau bisa nanti dibuat lagi acara seperti ini untuk sekolah-sekolah lainnya di Aceh Tengah. Pemutaran animasi sangat penting untuk perkembangan anak-anak didik kita agar siap menjadi generasi cemerlang dan sukses di masa depan,” harap Dahlan, Guru SDN 4 Lut Tawar.
Kolaborasi antara Kemenekraf dan Dinas Pariwisata Aceh Tengah ini diharapkan menjadi pemantik rutin untuk menghidupkan ruang-ruang kreatif bagi anak-anak di Gedung Taman Budaya Negeri Gayo (GOS) ke depannya.***
(Jasa)


























