Menu

Mode Gelap
RSI – USU Dorong Penguatan Kelembagaan Petani Sawit Catatan Prof.Dr.Wahyu Wibowo Tentang ‘Menjadi Manusia’ Dalam Bedah Buku RBMM  Jangan Cuma Scroll TikTok Sampai Jempol Keriting! Sinema Rakyat Ekraf Hadirkan Nonton Gratis & Seru di GOS Takengon EXPA Luncurkan Buku Perdana “‘Ruang Belajar Menjadi Manusia'” Antologi Kisah Perjalanan Pecinta Alam  Menhub Dudy Kumpulkan Jajaran Ditjen Hubla: Tidak Ada Kompromi untuk Keselamatan Pelayaran! Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026

SENI BUDAYA

Jangan Cuma Scroll TikTok Sampai Jempol Keriting! Sinema Rakyat Ekraf Hadirkan Nonton Gratis & Seru di GOS Takengon

badge-check


 Jangan Cuma Scroll TikTok Sampai Jempol Keriting! Sinema Rakyat Ekraf Hadirkan Nonton Gratis & Seru di GOS Takengon Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Rebahan di rumah memang nyaman, tapi pernahkah Anda merasa bosan hanya berputar-putar di layar ponsel? Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) hadir dengan solusi segar untuk mengisi akhir pekan warga Takengon: Sinema Rakyat.

Acara nonton bareng (nobar) gratis ini akan menyulap Gedung Olah Seni (GOS) Takengon menjadi pusat hiburan pada Jumat, 18 September 2026, mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Berbeda dengan bioskop konvensional, Sinema Rakyat menawarkan pengalaman menonton yang lebih intim, hangat, dan tentu saja- tanpa biaya tiket sepeser pun.

Dari Animasi Anak Hingga Drama Dewasa: Ada untuk Semua Umur

Panitia telah menyiapkan lineup film yang beragam, memastikan setiap golongan usia menemukan tontonan favoritnya. Bagi para orang tua yang ingin mengajak buah hati, animasi hits “NUSSA THE MOVIE” akan tayang perdana di sesi pagi (09.15–11.30 WIB). Film ini bukan sekadar tontonan lucu, tetapi sarat nilai edukasi tentang sains dan persahabatan yang cocok untuk semua umur.

Sementara itu, bagi penonton remaja dan dewasa, deretan film pilihan siap memanjakan mata dan hati:

Keluarga Cemara 1 (14.00–15.30 WIB): Mengisahkan ketahanan keluarga menghadapi ujian hidup yang mengharukan sekaligus menghibur.

Depik Terakhir (15.30–16.30 WIB): Sebuah karya lokal kebanggaan Aceh Tengah karya sutradara Fachri Rizkillah yang mengangkat kisah emosional masyarakat Gayo. Penonton diajak merasakan kedekatan budaya melalui layar lebar.

Tree in White / Selubung Kain Putih (15.30–16.30 WIB): Film potensial karya sineas asli Aceh, Jamaluddin Phonna, yang terpilih dalam program akselerasi kreatif nasional.

Seni Merayu Tuhan (21.00–22.30 WIB): Menutup malam dengan komedi romantis yang segar tentang cinta, ekonomi, dan overthinking kaum muda. Film ini khusus ditayangkan di Wahana Kreator dengan klasifikasi usia 13+.

Lebih dari Sekadar Nonton: Membangun Ruang Interaksi

Konsep Sinema Rakyat kali ini bukan hanya soal memutar film, melainkan menciptakan ruang interaksi sosial. “Biar malam Sabtu kamu enggak cuma mentok di scrolling TikTok sampai jempol keriting, mending mampir dan ngerasain keseruannya bareng-bareng,” ujar perwakilan panitia dalam rilisnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa acara ini dirancang sebagai antidot terhadap isolasi digital. Di GOS Takengon, penonton tidak hanya duduk diam menonton layar, tetapi juga berbagi reaksi, tertawa bersama, dan berbincang dengan sesama penikmat film. Atmosfer “cuci mata” ala bioskop rakyat ini diharapkan mengembalikan kegairahan masyarakat untuk berkumpul secara fisik.

Gratis, Terbuka, dan Penuh Kejutan

Sesuai tagline “Masuknya gratis, serunya manis!”, acara ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Warga disarankan datang lebih awal, membawa teman, keluarga, atau komunitas, karena kapasitas tempat duduk terbatas dan antusiasme warga Takengon terhadap event kreatif semakin tinggi.

Kemenekraf melalui program Ekraf Peduli berharap Sinema Rakyat dapat menjadi stimulan bagi ekosistem kreatif lokal, sekaligus memberikan apresiasi nyata kepada masyarakat Aceh Tengah atas dukungan mereka terhadap industri film nasional maupun daerah.

Jadi, simpan tanggalnya! Jumat, 18 September 2026, GOS Takengon bukan hanya gedung seni, tapi rumah bagi cerita-cerita yang menghangatkan hati. Sampai jumpa di sana.*** (Jasa)

Baca Lainnya

Presiden ke 6 SBY Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya lewat Lukisan dan Pameran Tunggal

15 September 2026 - 23:56 WIB

Lomba Kaligrafi MTQ Nasional XXXI Membawa Pesan Toleransi dan Nilai Rahmatan lil Alamin      

15 September 2026 - 15:03 WIB

Karnaval Maulid di Pekalongan Disorot, Atraksi Diduga Mirip Ritual Satanik

15 September 2026 - 07:07 WIB

Nana Mardiana “Turun Gunung”, Kawal Dangdut Indonesia Menuju UNESCO

14 September 2026 - 15:48 WIB

Latihan Alam Kuflet: Pembentukan Generasi Seniman yang Berkarakter

14 September 2026 - 07:21 WIB

Pembinaan Keterampilan Gambar Bercerita bagi Siswa Sekolah Dasar

14 September 2026 - 07:14 WIB

Menteri Kebudayaan Dinilai Beri Teladan Positif dalam Berkomunikasi di Media Sosial

13 September 2026 - 14:12 WIB

Sapa Warga Berbasis Budaya, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pelestarian Budaya Sunda di Kabupaten Bogor

13 September 2026 - 08:19 WIB

Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, KKP Dorong Pengembangan Budi Daya Lobster

11 September 2026 - 08:35 WIB

AMIN ABDULLAH, Direktur Musik Kemenekraf Luncurkan Single “Biarkan Ada Ruang di Antara Kita” 

9 September 2026 - 21:06 WIB

Trending di SENI BUDAYA