Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Kumpulkan Jajaran Ditjen Hubla: Tidak Ada Kompromi untuk Keselamatan Pelayaran! Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026 Gandeng Boeing, AirNav Siapkan Solusi untuk Bandara Tanpa Taxiway Paralel Klub Super League Mulai Bangun Loyalitas, Tawarkan Beli Tiket 17 Laga Sekali Bayar Ketua LKB Pertanyakan Penghargaan Pemerintah Terhadap Karya Sastra Betawi Presiden ke 6 SBY Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya lewat Lukisan dan Pameran Tunggal

SENI BUDAYA

Presiden ke 6 SBY Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya lewat Lukisan dan Pameran Tunggal

badge-check


 Presiden ke 6 SBY Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya lewat Lukisan dan Pameran Tunggal Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA —Memperingati hari ulang tahunnya yang ke 77, sekira 77 koleksi lukisan karya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipamerkan di Voza Tower Lt. 25 Surabaya dari tanggal 16 hingga 29 September 2026. Pameran tunggal yang mengangkat cahaya sebagai bahasa rupa dan renungan batin ini diresmikan pada Selasa (15/09/2026).

Lukisan karya SBY yang dipamerkan berisi ragam eksplorasi tentang cahaya, alam, suasana, dan kehidupan. Lebih dari sekadar pameran seni, ini adalah ruang bagi SBY untuk menyampaikan refleksi dan pengalaman batinnya melalui kanvas.

Setiap lukisan SBY lahir dari satu perburuan yang sama yaitu cahaya. Sebagai penganut impresionis, dirinya selalu mengejar perubahan warna langit dari fajar hingga senja.

Hari demi hari dijalani dengan mengamati bagaimana cahaya matahari menyentuh laut, awan, dan keadaan negeri. Semua lalu diabadikannya di atas kanvas.

Namun bagi SBY, cahaya bukan sekadar unsur visual, tapi adalah metafora dari harapan itu sendiri. Asal tahu, di balik setiap sapuan kuas, ada perjalanan hati yang panjang. Lebih dari lima tahun SBY melewati hidup sendiri sejak wafatnya Ani Yudhoyono, sang istri tercinta. Dari titik ini, Presiden ke 6 Indonesia menemukan kembali seni lukis bukan sebagai pelarian, tapi sebagai jalan pulang menuju harapan.

“Melukis menjadi source of hope saya. Setiap kanvas yang saya selesaikan adalah bukti bahwa dari kesedihan yang paling dalam sekalipun, seseorang tetap bisa menemukan cahaya dan berjalan maju,” demikian SBY.

Intinya, pameran tunggal perdana ini mengajak siapa saja menyaksikan langsung 77 lanskap hati SBY. Mulai dari kenangan yang dirawat, ketenangan yang direnungkan, hingga keresahan atas dunia yang disuarakan lewat kanvas. Selain itu untuk mengetahui bahwa di balik sosok jenderal, presiden, dan negarawan, ada seorang manusia yang terus mencari dan menemukan cahaya dalam hidupnya.***

(Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Lomba Kaligrafi MTQ Nasional XXXI Membawa Pesan Toleransi dan Nilai Rahmatan lil Alamin      

15 September 2026 - 15:03 WIB

Karnaval Maulid di Pekalongan Disorot, Atraksi Diduga Mirip Ritual Satanik

15 September 2026 - 07:07 WIB

Nana Mardiana “Turun Gunung”, Kawal Dangdut Indonesia Menuju UNESCO

14 September 2026 - 15:48 WIB

Latihan Alam Kuflet: Pembentukan Generasi Seniman yang Berkarakter

14 September 2026 - 07:21 WIB

Pembinaan Keterampilan Gambar Bercerita bagi Siswa Sekolah Dasar

14 September 2026 - 07:14 WIB

Menteri Kebudayaan Dinilai Beri Teladan Positif dalam Berkomunikasi di Media Sosial

13 September 2026 - 14:12 WIB

Sapa Warga Berbasis Budaya, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pelestarian Budaya Sunda di Kabupaten Bogor

13 September 2026 - 08:19 WIB

Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, KKP Dorong Pengembangan Budi Daya Lobster

11 September 2026 - 08:35 WIB

AMIN ABDULLAH, Direktur Musik Kemenekraf Luncurkan Single “Biarkan Ada Ruang di Antara Kita” 

9 September 2026 - 21:06 WIB

Menelusuri Jejak Kereta Api Masa Lalu lewat KAI Explore Kedungjati–Tuntang

9 September 2026 - 13:54 WIB

Trending di PERON