Wartatrans.com, SURABAYA —Memperingati hari ulang tahunnya yang ke 77, sekira 77 koleksi lukisan karya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipamerkan di Voza Tower Lt. 25 Surabaya dari tanggal 16 hingga 29 September 2026. Pameran tunggal yang mengangkat cahaya sebagai bahasa rupa dan renungan batin ini diresmikan pada Selasa (15/09/2026).
Lukisan karya SBY yang dipamerkan berisi ragam eksplorasi tentang cahaya, alam, suasana, dan kehidupan. Lebih dari sekadar pameran seni, ini adalah ruang bagi SBY untuk menyampaikan refleksi dan pengalaman batinnya melalui kanvas.

Setiap lukisan SBY lahir dari satu perburuan yang sama yaitu cahaya. Sebagai penganut impresionis, dirinya selalu mengejar perubahan warna langit dari fajar hingga senja.

Hari demi hari dijalani dengan mengamati bagaimana cahaya matahari menyentuh laut, awan, dan keadaan negeri. Semua lalu diabadikannya di atas kanvas.
Namun bagi SBY, cahaya bukan sekadar unsur visual, tapi adalah metafora dari harapan itu sendiri. Asal tahu, di balik setiap sapuan kuas, ada perjalanan hati yang panjang. Lebih dari lima tahun SBY melewati hidup sendiri sejak wafatnya Ani Yudhoyono, sang istri tercinta. Dari titik ini, Presiden ke 6 Indonesia menemukan kembali seni lukis bukan sebagai pelarian, tapi sebagai jalan pulang menuju harapan.
“Melukis menjadi source of hope saya. Setiap kanvas yang saya selesaikan adalah bukti bahwa dari kesedihan yang paling dalam sekalipun, seseorang tetap bisa menemukan cahaya dan berjalan maju,” demikian SBY.

Intinya, pameran tunggal perdana ini mengajak siapa saja menyaksikan langsung 77 lanskap hati SBY. Mulai dari kenangan yang dirawat, ketenangan yang direnungkan, hingga keresahan atas dunia yang disuarakan lewat kanvas. Selain itu untuk mengetahui bahwa di balik sosok jenderal, presiden, dan negarawan, ada seorang manusia yang terus mencari dan menemukan cahaya dalam hidupnya.***
(Slamet Widodo)






























