Menu ✖

Mode Gelap
KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

PERON

Menelusuri Jejak Kereta Api Masa Lalu lewat KAI Explore Kedungjati–Tuntang

badge-check


 Menelusuri Jejak Kereta Api Masa Lalu lewat KAI Explore Kedungjati–Tuntang Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui kegiatan KAI Explore: Eksplorasi Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang mengajak masyarakat mengenal lebih dekat sejarah perjalanan perkeretaapian Indonesia melalui jalur Kedungjati–Tuntang di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 September 2026 ini menghadirkan pengalaman perjalanan tematik bagi komunitas penulis, kreator konten, serta pecinta sejarah dan perkeretaapian untuk melihat langsung jejak sejarah, bangunan heritage, serta potensi kawasan di sekitar jalur Kedungjati–Tuntang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perjalanan perkeretaapian Indonesia memiliki banyak cerita yang tersimpan melalui jalur, stasiun, dan kawasan yang menjadi bagian dari perkembangan transportasi nasional.

“Melalui KAI Explore, masyarakat dapat mengenal lebih dekat perjalanan panjang kereta api Indonesia, termasuk jalur Kedungjati–Tuntang yang memiliki nilai sejarah sejak masa awal perkembangan perkeretaapian di Indonesia,” ujar Anne.

Jalur Kedungjati–Tuntang memiliki keterkaitan dengan sejarah pembangunan jaringan kereta api di Jawa. Jalur ini merupakan bagian dari lintas Kedungjati menuju Ambarawa yang dibangun oleh NIS dan mulai digunakan pada 21 Mei 1873. Pada masa tersebut, jalur ini berperan sebagai penghubung kawasan Kedungjati dengan wilayah Ambarawa serta daerah sekitarnya.

Dalam rangka memperingati perjalanan 159 tahun perkeretaapian Indonesia, peserta KAI Explore diajak memahami perkembangan layanan kereta api dari masa ke masa melalui kunjungan ke Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang, dialog bersama pemangku kepentingan, serta eksplorasi potensi kawasan sekitar jalur.

Stasiun Kedungjati menjadi salah satu titik penting dalam jaringan perkeretaapian wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan data Januari–Agustus 2026, Stasiun Kedungjati mencatat 13.132 aktivitas pelanggan, terdiri dari 6.700 pelanggan naik dan 6.432 pelanggan turun.

Sementara itu, Stasiun Tuntang memiliki nilai sejarah sebagai salah satu stasiun tua di Indonesia. Stasiun ini mulai dibangun pada 1871 dan beroperasi pada 21 Mei 1873 dengan karakter arsitektur khas NIS. Saat ini, kawasan Tuntang memiliki keterkaitan dengan pengembangan wisata sejarah perkeretaapian melalui kawasan Museum Kereta Api Ambarawa.

Anne menambahkan, pengenalan sejarah perkeretaapian melalui kegiatan seperti KAI Explore menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami hubungan antara transportasi, sejarah, budaya, dan perkembangan wilayah.

“KAI terus membuka ruang kolaborasi bersama masyarakat, komunitas, serta pemangku kepentingan untuk mengenal berbagai aset sejarah perkeretaapian Indonesia. Setiap jalur memiliki cerita yang dapat menjadi bagian dari perjalanan dan pembelajaran bersama,” kata Anne.

KAI Explore dikemas melalui rangkaian kegiatan Experience, Explore, dan Express. Peserta mendapatkan pengalaman langsung di lokasi, mengeksplorasi aset serta kawasan sekitar jalur, kemudian membagikan perspektif melalui artikel, foto, dan konten media sosial.

Melalui kegiatan ini, KAI memperkenalkan sejarah jalur Kedungjati–Tuntang sekaligus mengajak masyarakat melihat potensi kawasan dari sisi heritage, wisata, konektivitas wilayah, serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen

10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Hisam Al Gibran dan Rekki Zakkia Hadirkan Dialog Seni tentang Cinta, Perjuangan, dan Tanah Air

10 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

KAI: Lima Stasiun di Dekat Pelabuhan Catat Hampir 12 Juta Aktivitas Pelanggan

10 Oktober 2026 - 05:03 WIB

KAI Angkut 4,44 Juta Ton Petikemas, Naik 19,57 Persen

10 Oktober 2026 - 01:35 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tempatkan Petugas Jaga di Lima Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

10 Oktober 2026 - 00:28 WIB

KAI Services Resmikan TPS3R di Stasiun Gambir, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

9 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026

9 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Trending di PERON