Menu

Mode Gelap
Dari Bungbulang Menembus Pasar Ekspor, Gula Aren Susanti Dilirik Eksportir ASDP Pastikan Antrean Ketapang-Gilimanuk Berhasil Terurai Mantap! PTP Nonpetikemas Terus Catat Kinerja Positif, Throughput Juli 2026 Naik 17,85% Kholbi Berani Dorong Expert Saat Casting Dhot Design The Movie, Dream Ticket Masih Lepas KAI Services Perpanjang Kerja Sama dengan Keraton Yogyakarta Kelola Loko Cafe Malioboro Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok, Bandara Wunopito NTT Ditutup

PERON

Perawatan KRL Intensif, KAI Commuter Sesuaikan 17 Perjalanan Jabodetabek

badge-check


 Perawatan KRL Intensif, KAI Commuter Sesuaikan 17 Perjalanan Jabodetabek Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pengguna Commuter Line Jabodetabek perlu menyesuaikan kembali waktu perjalanan menyusul perubahan operasional yang diberlakukan KAI Commuter mulai Senin (7/9/2026).

Sebanyak 17 perjalanan mengalami penyesuaian karena perusahaan melakukan perawatan intensif terhadap sejumlah rangkaian kereta rel listrik (KRL).

Penyesuaian tersebut bersifat sementara dan dilakukan pada sejumlah perjalanan pagi, sore, hingga malam hari dengan mempertimbangkan jumlah sarana yang tersedia untuk dioperasikan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, perawatan sarana dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan pengguna.

“Saat ini kami melakukan proses perawatan rangkaian sarana KRL yang ada secara intensif, demi keselamatan dan keamanan perjalanan,” Karina menjelaskan.

Dari total 17 perjalanan yang disesuaikan, sebanyak tujuh perjalanan dari Bogor, Cilebut, dan Depok menuju Manggarai/Jakarta Kota serta lima perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor dibatalkan pada pagi hari.

Sementara itu, pada sore hari terdapat dua perjalanan dari Manggarai menuju Bogor dan tiga perjalanan dari Bogor yang mengalami penyesuaian.

Dampak penyesuaian tersebut membuat jumlah perjalanan Commuter Line Jabodetabek berkurang dari 1.065 menjadi 1.048 perjalanan per hari mulai 7 September 2026.

Karina menjelaskan, perawatan diperlukan karena rangkaian KRL yang digunakan masyarakat setiap hari membutuhkan pemeriksaan dan pemeliharaan untuk menjaga keandalan sarana.

“Sarana Commuter Line yang biasa digunakan pengguna setiap hari untuk mobilitas, harus dilakukan perawatan demi mengoptimalkan layanan, disamping juga sebagai komitmen KAI Commuter atas keselamatan dan keamanan perjalanan pengguna Commuter Line,” kata Karina.

KAI Commuter menyadari perubahan jadwal tersebut dapat berdampak terhadap mobilitas masyarakat. Karena itu, perusahaan menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna yang terdampak selama proses perawatan berlangsung.

“Kami memahami pasti akan ada ketidaknyamanan bagi para pengguna Commuter Line selama proses perawatan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ujar Karina.

Pengguna juga diimbau melakukan penyesuaian waktu keberangkatan agar dapat mengantisipasi perubahan pola perjalanan Commuter Line.

“Kami mengimbau kepada para pengguna untuk dapat kembali menyesuaikan jadwal perjalanannya,” ucap Karina.

Informasi mengenai perkembangan jadwal dan operasional Commuter Line akan disampaikan KAI Commuter secara berkala melalui pengumuman di stasiun, informasi di dalam perjalanan kereta, aplikasi C-Access, serta kanal media sosial resmi KAI Commuter.

INKA Turut Dukung Perawatan KRL

Proses perawatan rangkaian KRL juga mendapat dukungan dari PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA selaku manufaktur sarana perkeretaapian.

INKA bersama tim KAI Commuter dan pemangku kepentingan terkait terlibat langsung dalam pelaksanaan General Check Up terhadap rangkaian KRL seri iE305 produksi INKA.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan berbagai komponen sarana bekerja secara optimal, termasuk sistem bogie, sistem propulsi, serta komponen lain yang berkaitan dengan keselamatan perjalanan.

Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA Nanang Agung Rohmandiyas mengatakan, tim engineering dan quality assurance INKA telah terlibat sejak awal proses pemeriksaan.

“Sejak awal proses ini berlangsung, tim engineering dan quality assurance kami sudah terjun langsung bersama tim KAI Commuter untuk memastikan setiap komponen, termasuk bogie dan sistem propulsi, berfungsi optimal. Kami mendukung penuh proses ini demi memastikan keandalan dan keselamatan sarana,” tutur Nanang.

Menurut INKA, proses pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas dan keandalan produk yang digunakan dalam operasional Commuter Line.

INKA juga akan terus berkoordinasi dengan KAI Commuter selama pelaksanaan General Check Up untuk memastikan rangkaian KRL produksi perusahaan memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan pengguna.

“Bagi kami, ini adalah bentuk tanggung jawab sebagai manufaktur dan sinergi dalam ekosistem perkeretaapian. Tentunya dengan tujuan meningkatkan kualitas produk demi kenyamanan dan keselamatan pengguna Commuter Line,” tutup Nanang.(fahmi)

Baca Lainnya

KAI Services Perpanjang Kerja Sama dengan Keraton Yogyakarta Kelola Loko Cafe Malioboro

8 September 2026 - 14:45 WIB

KAI Catat Pertumbuhan Angkutan Retail, Volume Distribusi Barang Naik 17 Persen dalam Dua Tahun

8 September 2026 - 14:25 WIB

KAI Operasikan 9 KA Tambahan 8 September, Layani Rute Jakarta hingga Malang

8 September 2026 - 10:13 WIB

KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor Kolaborasi Kembangkan Kawasan Stasiun Terintegrasi

7 September 2026 - 22:26 WIB

KAI Tambah Kapasitas Perjalanan KA untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Pelanggan

7 September 2026 - 16:03 WIB

Meningkat, Arus Kedatangan KAJJ ke Jakarta Capai 37.389

7 September 2026 - 13:17 WIB

KAI Terapkan B50, Konsumsi BBM Kereta Capai 172,2 Juta Liter hingga Agustus 2026

7 September 2026 - 06:15 WIB

Ada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Volume Penumpang KA dari Daop 1 Jakarta Naik 16 Persen

6 September 2026 - 17:56 WIB

Abu Vulkanik GAK Terpantau di Sejumlah Stasiun, Operasional Commuter Line Tetap Normal

6 September 2026 - 16:00 WIB

Dampak Aktivitas Anak Krakatau, KAI Tambah Perjalanan KA Arah Jakarta

6 September 2026 - 14:45 WIB

Trending di PERISTIWA