Menu

Mode Gelap
Bandara Soekarno-Hatta Prioritaskan Pelayanan Bagi Penumpang Terdampak Penutupan Abu Gunung Anak Krakatau Berdampak Tanding Sepak Bola, Klub Ubah Rute Pulang Persija dan Persebaya Catatan Halimah Munawir: Narosan – Ketika Tradisi Menjadi Jalan Menuju Keluarga Pasca Pelantikan, Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor Siap Bergerak Sesuai Panduan Haji Fikri Imbau Warga Kabupaten Bogor Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau Ahmad Heryawan: Pembangunan Jawa Barat Harus Berkeadilan, Berbudaya, Terhubung dan Berkelanjutan 

PERON

Abu Vulkanik GAK Terpantau di Sejumlah Stasiun, Operasional Commuter Line Tetap Normal

badge-check


 Abu Vulkanik GAK Terpantau di Sejumlah Stasiun, Operasional Commuter Line Tetap Normal Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter memastikan seluruh perjalanan Commuter Line di berbagai wilayah tetap berjalan normal pada Ahad (6/9/2026), meski aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) masih berlangsung dan gunung tersebut berada pada Level III atau Siaga.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau serta dampaknya terhadap operasional perjalanan kereta. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh layanan Commuter Line masih beroperasi secara normal.

“Layanan Commuter Line Merak yang beroperasi terdekat dengan lokasi Gunung Anak Krakatau tetap beroperasi normal dengan total 14 perjalanan, tujuh jadwal keberangkatan dari Stasiun Merak dan tujuh perjalanan menuju Stasiun Merak,” ujar Karina.

Selain Commuter Line Merak, layanan Commuter Line Basoetta yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan Bandara Soekarno-Hatta juga tetap beroperasi normal. Pada Minggu, layanan tersebut dijadwalkan melayani 64 perjalanan.

Operasional Commuter Line Basoetta tetap berjalan meskipun hingga Minggu siang Bandara Internasional Soekarno-Hatta belum melayani penerbangan domestik maupun internasional akibat pembatalan penerbangan.

Karina mengatakan, KAI Commuter akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di sekitar wilayah operasional, termasuk dampak abu vulkanik yang terbawa angin.

Di wilayah Jabodetabek, abu vulkanik mulai terpantau di sejumlah stasiun Commuter Line. Karena itu, KAI Commuter mengimbau pengguna untuk menggunakan masker selama berada di area stasiun maupun ketika melakukan perjalanan.

Pengguna juga diminta tetap waspada, mengutamakan keselamatan, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kesehatan selama beraktivitas.

“KAI Commuter akan terus memantau perkembangan untuk pemberlakuan operasional pelayanan perjalanan Commuter Line dengan tetap memprioritaskan keselamatan dan keamanan pengguna dan perjalanan Commuter Line,” kata Karina.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terbaru mengenai operasional Commuter Line melalui kanal resmi KAI Commuter.

“KAI Commuter juga mengimbau untuk selalu memantau informasi terkait operasional Commuter Line secara berkala melalui media sosial resmi @commuterline atau aplikasi C-Access,” tandasnya.(fahmi)

 

Baca Lainnya

Dampak Aktivitas Anak Krakatau, KAI Tambah Perjalanan KA Arah Jakarta

6 September 2026 - 14:45 WIB

KAI Pastikan Operasional Kereta Api Tetap Aman di Tengah Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026 - 14:35 WIB

Antisipasi Paparan Abu Vulkanik, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Jaga Kesehatan dan Patuhi Arahan Petugas

6 September 2026 - 14:10 WIB

KAI Daop 1 Pantau Jalur Kereta di Tengah Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau: Perjalanan Aman

6 September 2026 - 08:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Status Aktivitas Level III

6 September 2026 - 06:09 WIB

KAI Group Layani 351 Juta Pelanggan, 90 Persen di Antaranya Gunakan Layanan PSO dan Perintis

6 September 2026 - 05:14 WIB

21.911 Wisman Naik Kereta di Sumatra hingga Agustus 2026, Medan Jadi yang Terbanyak

5 September 2026 - 18:16 WIB

KAI Perkuat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru, Siapkan Travelator dan Fasilitas Akses

5 September 2026 - 17:12 WIB

Sepekan, TPA Putri Cempo Surakarta 3 Kali Terbakar

5 September 2026 - 15:31 WIB

498.232 Turis Mancanegara Naik Kereta Api hingga Agustus 2026, Yogyakarta Jadi Favorit

5 September 2026 - 12:13 WIB

Trending di PERON