Menu

Mode Gelap
KKP Imbau Nelayan Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Hindari Radius 3 Kilometer Cerita Bupati Madina Jumpa Mantan: Ada Bibik-bisik Soal Bandara, Pelabuhan dan BUMD? KAI Tambah Kapasitas Perjalanan KA untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Pelanggan Kisah Perempuan Gaza: Dari Persiapan Perkawinan ke Medan Pertempuran  PELNI Pastikan Operasional Kapal Tetap Terjaga di tengah Erupsi GAK 4 Layanan Penerbangan Sudah Beralih ke Bandara Kertajati, Dampak Abu Vulkanik GAK

PERON

KAI Terapkan B50, Konsumsi BBM Kereta Capai 172,2 Juta Liter hingga Agustus 2026

badge-check


 KAI Terapkan B50, Konsumsi BBM Kereta Capai 172,2 Juta Liter hingga Agustus 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat efisiensi operasional melalui pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah implementasi bahan bakar campuran biodiesel B50 pada sarana kereta api berbahan bakar diesel yang dioperasikan KAI.

Penerapan B50 mulai dilakukan sejak 1 Juli 2026 pada operasional KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI. Program tersebut menjadi bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan efisiensi energi operasional sekaligus mendukung pengurangan emisi sektor transportasi.

Sepanjang Januari–Agustus 2026, layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI melayani 40.379.062 pelanggan. Pada periode yang sama, konsumsi BBM operasional tercatat sebesar 172.228.585 liter.

Berdasarkan perhitungan estimasi, konsumsi BBM operasional tersebut setara dengan sekitar 4,27 liter per pelanggan KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI selama Januari–Agustus 2026. Angka tersebut menggambarkan intensitas penggunaan energi operasional terhadap jumlah pelanggan yang dilayani dalam periode tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, efisiensi energi menjadi bagian dari pengembangan operasional KAI untuk menghadirkan layanan kereta api yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

“Kereta api memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. KAI terus melakukan berbagai inovasi operasional agar layanan semakin efisien, termasuk melalui pemanfaatan bahan bakar yang mendukung pengurangan emisi,” ujar Anne.

Dalam 55 hari pertama implementasi B50 sejak 1 Juli hingga 24 Agustus 2026, penggunaan bahan bakar campuran biodiesel pada operasional kereta api yang dikelola KAI diperkirakan menghasilkan pengurangan emisi sekitar 9.000 ton CO₂e.

Secara nasional, implementasi program B50 menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan energi berbasis sumber daya domestik sekaligus mendukung penurunan emisi karbon. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), penerapan B50 diproyeksikan mampu menurunkan emisi sekitar 44,46 juta ton CO₂ secara nasional.

Upaya efisiensi energi KAI juga dilakukan melalui berbagai program operasional lainnya. Pada 2025, konsumsi energi KAI tercatat turun dari 11.945.467 GJ menjadi 10.107.302 GJ, atau berkurang 15,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut diikuti dengan penurunan intensitas energi per pelanggan sebesar 22 persen.

Selain efisiensi energi, KAI terus mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 92 lokasi dengan total kapasitas mencapai 4.430,65 kWp. Pemanfaatan PLTS tersebut berkontribusi terhadap pengurangan emisi lebih dari 5.000 ton CO₂ per tahun.

Anne menambahkan, transformasi energi menjadi bagian dari upaya KAI dalam menjaga keberlanjutan layanan transportasi berbasis rel.

“KAI terus memperkuat inovasi melalui efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, dan peningkatan kualitas operasional. Langkah ini dilakukan agar layanan kereta api semakin berkualitas sekaligus mendukung perjalanan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Anne.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KAI Tambah Kapasitas Perjalanan KA untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Pelanggan

7 September 2026 - 16:03 WIB

Meningkat, Arus Kedatangan KAJJ ke Jakarta Capai 37.389

7 September 2026 - 13:17 WIB

Ada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Volume Penumpang KA dari Daop 1 Jakarta Naik 16 Persen

6 September 2026 - 17:56 WIB

Abu Vulkanik GAK Terpantau di Sejumlah Stasiun, Operasional Commuter Line Tetap Normal

6 September 2026 - 16:00 WIB

Dampak Aktivitas Anak Krakatau, KAI Tambah Perjalanan KA Arah Jakarta

6 September 2026 - 14:45 WIB

KAI Pastikan Operasional Kereta Api Tetap Aman di Tengah Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026 - 14:35 WIB

Antisipasi Paparan Abu Vulkanik, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Jaga Kesehatan dan Patuhi Arahan Petugas

6 September 2026 - 14:10 WIB

KAI Daop 1 Pantau Jalur Kereta di Tengah Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau: Perjalanan Aman

6 September 2026 - 08:35 WIB

KAI Group Layani 351 Juta Pelanggan, 90 Persen di Antaranya Gunakan Layanan PSO dan Perintis

6 September 2026 - 05:14 WIB

21.911 Wisman Naik Kereta di Sumatra hingga Agustus 2026, Medan Jadi yang Terbanyak

5 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di PERON