Menu ✖

Mode Gelap
NAY NBC Tetap Konsisten di Dunia Breakdance, Cetak Generasi Muda Berprestasi Penulis Lima Wilayah Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa Indonesia-Gayo KMP Portlink III Disiapkan ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni Pelindo Dukung Penanganan Bencana Melalui Fasilitasi Pengiriman Kontainer Pelayanan Kesehatan di NTT Perkuat Sinergi dengan Mitra, Pelindo Regional 2 Pulihkan Keuangan Negara Rp170 Miliar 27 Lapak di Pasar Kelapa Dua Ditertibkan, Pemkab Fakfak Tegakkan Aturan dan Kembalikan Fungsi Kawasan

PERON

Ada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Volume Penumpang KA dari Daop 1 Jakarta Naik 16 Persen

badge-check


 Ada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Volume Penumpang KA dari Daop 1 Jakarta Naik 16 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat peningkatan volume pelanggan kereta api di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi mobilitas masyarakat.

Hingga Ahad, 6 September 2026, pukul 15.30 WIB, sebanyak 35.446 pelanggan tercatat berangkat menggunakan kereta api dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Meskipun masih berupa data sementara, jumlah tersebut telah melampaui total volume pelanggan pada Ahad, 30 Agustus 2026, yang mencapai 30.556 pelanggan.

Dengan demikian, hingga pukul 15.30 WIB telah terjadi penambahan sebanyak 4.890 pelanggan atau meningkat 16 persen dibandingkan Minggu sebelumnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan angka tersebut masih berpotensi bertambah karena masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang belum diberangkatkan hingga berakhirnya operasional pada pukul 24.00 WIB.

“Data sementara hingga pukul 15.30 WIB telah melampaui total volume pelanggan pada Minggu sebelumnya sebesar 16 persen. Jumlah ini masih akan bertambah karena perjalanan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta berlangsung hingga malam hari,” ujar Franoto.

Menurut Franoto, peningkatan tersebut tercatat seiring kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau yang menjadi perhatian masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang tetap harus bepergian.

Di tengah potensi penyebaran abu vulkanik, pelanggan juga disarankan menggunakan masker berstandar N95 atau KF94, memakai kacamata pelindung, serta menutup rapat barang bawaan, termasuk makanan dan minuman. Pelanggan diminta mengikuti informasi resmi dan mematuhi arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.

KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta kenyamanan seluruh pelanggan.(fahmi)

Baca Lainnya

KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban

22 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Whoosh Dukung Sport Tourism, Permudah Pelari Bandung ke Jakarta

22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

KAI Angkut 50,75 Juta Ton Barang hingga September 2026, Angkutan Nonbatu Bara Tumbuh

22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Hemat Biaya hingga Tekan Polusi, Commuter Line Jabodetabek Layani 349 Juta Pengguna

22 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Menembus Bukit Sejak Zaman Kolonial, Ini 10 Terowongan Kereta Api Tertua

22 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Hingga September, Penumpang Transjakarta-MRT-LRT Jakarta Tembus 368,4 Juta

22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

KAI Layani 394 Juta Pelanggan, Integrasi Kereta dan Transportasi Kota Makin Luas

22 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Kereta Api Terhubung dengan LRT, BRT hingga Bandara, Ini Data Pelanggan KAI Group

21 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Sebaran Angkutan Barang KAI di Jawa dan Sumatra Tembus 9,15 Juta Ton

21 Oktober 2026 - 11:19 WIB

3 Tahun Beroperasi, Whoosh Kini Sepenuhnya Ditangani SDM Indonesia melalui Keberhasilan Transfer Pengetahuan

21 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Trending di PERON