Menu ✖

Mode Gelap
NAY NBC Tetap Konsisten di Dunia Breakdance, Cetak Generasi Muda Berprestasi Penulis Lima Wilayah Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa Indonesia-Gayo KMP Portlink III Disiapkan ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni Pelindo Dukung Penanganan Bencana Melalui Fasilitasi Pengiriman Kontainer Pelayanan Kesehatan di NTT Perkuat Sinergi dengan Mitra, Pelindo Regional 2 Pulihkan Keuangan Negara Rp170 Miliar 27 Lapak di Pasar Kelapa Dua Ditertibkan, Pemkab Fakfak Tegakkan Aturan dan Kembalikan Fungsi Kawasan

SENI BUDAYA

Penulis Lima Wilayah Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa Indonesia-Gayo

badge-check


 Penulis Lima Wilayah Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa Indonesia-Gayo Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON: Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam setahun terakhir memicu respons keprihatinan sekaligus keteragaran dari kalangan penulis dan sastrawan di Dataran Tinggi Gayo.

Sejumlah penulis dari lima wilayah Gayo mengekpresikan kesaksian mereka dalam bentuk buku antologi puisi dua bahasa. Penulis dari lima wilayah Gayo tersebut adalah berasal dari Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Lokop Serbejadi.

Buku yang akan diterbitkan oleh The Gayo Institute (TGI) tersebut sedang dalam proses pengajuan Internasional Standard Book Number (ISBN), merupakan rangkuman ekspresi duka, kritik ekologis sekaligus ketegaran masyarakat.

Buku antologi puisi yang berjudul “Gayo Teger” ini ditulis oleh para penulis yang berasal dari lima wilayah Gayo direncanakan akan terbit dengan dwi bahasa, yaitu Bhasa Indonesia dan Bahasa Gayo.

Inisiator Salman Yoga S di Takengon, mengatakan buku ini lahir dari keresahan melihat banjir bandang, longsor, dan perubahan iklim ekstrem yang terjadi di kawasan Gayo dan Aceh secara umum.

“Kami tidak hanya melihat ini sebagai bencana alam, tapi bencana kemanusiaan dan kebijakan. Hutan digunduli, Danau Lut Tawar mendangkal, sungai-sungai meluap. Ketika berita hanya jadi angka korban, kami memilih menulis puisi agar optimisme masyarakat muncul sebagai bentuk ketegaran jiwa dalam menghadapi bencana,” ujar Salman, Jumat, 23 Oktober 2026.

Dalam kurun November 2025 hingga bulan Oktober 2026, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat lebih dari 70-an kejadian banjir dan longsor di wilayah tengah Aceh, dengan ribuan rumah terimbas dan ratusan hektar lahan kopi Gayo dan persawahan terdampak langsung, belum lagi jalan dan sarana publik lainnya seperti jalan masjid dan lain-lain.

Buku antologi puisi setebal 226 halaman ini berisi karya dari 39 orang penulis, bahkan ada yang ditulis oleh anak yang masih duduk di bangku MtSN. Layout ditangani oleh Ansar Salihin, Cover buku oleh Rasnaldy dan ilustrasi gambar oleh Khairun Lisik.

Diantara penulis dimaksud diantaranya adalah: Ansar Salihin, Angga Prasetiya, Ardhiansyah Putra bin Alfian KZ, Awaluddin Ishak, Awfia Nafisa, Elda Yani, Eni Penalamni, Fathiya Rahma, Fauraria Valentine, Fitria Panjang, Habas Rangga, Hakimiadi Rawe.

Juga ada nama Hamidah, Ine Salvani Renggali, Irfan Syahrial, Ivana Zara Zeta RJ, Jasa Purnama, Junaidi Ari Delung, Kasad, Lasma Farida, Lindayanti, Mailida Melsaja, Marhamah Ismail Masna Fitri, Misdalena, Nanda Winar Sagita, Oriza Sativa, Purnamawan K. Ruslan, Rifka Anggraini, Rasnadi Nasry, Riza Amri, Robi Sugara, Sabariah Musnaini Munthe, Yuni Sari, Yusrizal, Zainal Abidin, Zuhra Ruhmi.

Buku pertama dalam sejarah yang menghimpun penulis dari lima wilayah Gayo ini direncanakan akan diluncurkan pada bulan Novermber 2026 di beberapa tempat dan kota.*** (Jasa/SY)

Baca Lainnya

NAY NBC Tetap Konsisten di Dunia Breakdance, Cetak Generasi Muda Berprestasi

23 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Setelah Vakum Sejak 2010, Dewan Kesenian Aceh Tengah Diupayakan Aktif Kembali

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Apresiasi Semarak Kebudayaan Kabupaten Bogor, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 12:56 WIB

BPW Oi DKI Jakarta Gelar JAKARTA Oi NGUMPUL (JOiN 2) 2026 di Kota Tua

21 Oktober 2026 - 08:51 WIB

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Brotherhood of SANFFEST, Sineas Mancanegara Berbagi Ilmu Film di Sejumlah Daerah

19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

15 Tahun Sastra Bulan Purnama, Merawat Persahabatan dan Menghidupkan Puisi di Era Digital

18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Seluruh Academia Sabet Tiga Standing Ovation, Persaingan Top 12 D’Academy 8 Kian Ketat

17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dari Panggung Spanyol, Anak-Anak Indonesia Suarakan Perdamaian Dunia, Teater Tanah Air Borong Empat Penghargaan

17 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota

16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Trending di SENI BUDAYA